Time Travel Kiyara

Time Travel Kiyara
Kamar


__ADS_3

lanjut


Saat Kiya berkeliling dia masuk ke salah satu ruangan yang paling pojok, ruangan yang tidak terlalu besar namun sangat nyaman namun memiliki fasilitas yang sama dengan kamar yang lain (kamar mandi, walk in closet, dan furniture lainnya) . Kemarin dia masuk kesini hanya saja dia tidak terlalu memperhatikannya maka dari itu dia kembali ke kamar itu, dia masuk dan merasa kalau ruangan ini sangat nyaman. Ruangan yang sederhana namun benar-benar nyaman, warna dari cat diruangan ini benar-benar seleranya. Berwarna abu-abu dengan desain dan peletakan barang-barang yang sangat rapi juga letak ruangan-ruangan yang benar-benar nyaman


Dia terus berkeliling hingga dia menyadari ada sesuatu dengan rak buku yang ada di ruangan itu, rak buku yang sepertinya bisa bergeser. Kenapa dia berpikir begitu?? Karena dia memiliki rak seperti itu di kehidupan pertama dan keduanya, ya memang ada hal yang akan dengan mudah dikenali dari rak rahasia. Dari bentuk dan cara menyimpannya, intinya Kiya mengetahui bahwa rak itu merupakan rak khusus.


Kiya mendekati rak itu dan dia melihat detail dari rak itu, Kiya terus memperhatikan rak itu hingga dia menyadari ada sesuatu di rak itu. Dia menarik sebuah buku yang berukuran cukup besar dan berada tidak jauh dari jangkauan lengan pendeknya, buku yang sepertinya memiliki ±1000 halaman itu dengan mudah ditarik. Tapi buku itu tidak bisa Kiya bawa karena saat buku di tarik rak itu bergeser,


"Tidak sederhana" kata Kiya


Kiya masuk ke sebuah ruangan yang berada di belakang rak itu, ternyata dibelakang rak itu memiliki ruangan yang sangat luas bahkan mungkin luasnya sama dengan kamar utama. Kiya berkeliling ruangan itu dan tidak mendapati apa-apa, benar-benar hanya ruangan kosong yang hanya diisi dengan sebuah meja belajar yang cukup besar dan lemari besar.


Dia mendekati meja belajar itu dan membuka tempat penyimpanan buku disana, dan isinya kosong. Kemudian dia mendekati lemari yang sangat besar bahkan lemari itu memenuhi tembok bagian Utara, dia membuka satu persatu pintunya (apa sih namanya?) dan mendapati sebuah brankas. Dia melihat ada sebuah kunci di dekat brangkas itu, sepertinya kunci dari brankas itu.


Dia mengambilnya dan membuka brangkas itu, ternyata isinya kosong. Tidak ada apapun disana, benar-benar kosong.


"Benar-benar ruangan yang kosong, tapi aku bisa menggunakannya untuk menyimpan barang-barang berharga dan rahasia dari Daddy" kata Kiya sambil tersenyum devil


Kemudian dia membawa brankas itu keluar dari ruangan itu, dia duduk di kasur empuknya kemudian dia mengeluarkan beberapa batang emas dan juga berlian bukan hanya itu dia juga memasukkan cukup banyak koin yang didapatkan saat dizaman kuno ke brankas itu. Alasannya apa?? Karena uang kuno juga bisa ditukarkan dengan uang, apalagi ini koin jaman yang sudah sangat kuno mungkin nilai tukarnya akan sangat besar. Dan dengan ini Kiya dan Tn. Tama bisa hidup dengan cukup dan bisa membantu orang-orang yang membutuhkan.


Setelah selesai mengisi itu, Kiya keluar dengan pura-pura berlari. Dia memeluk brankas dan membawa sebuah kunci, dia langsung masuk ke kamar Daddy nya tapi Daddy nya tidak ada. Dia baru ingat kalau Daddy nya berada dibawah saat tadi dia ijin untuk berkeliling, dia menuruni tangga dengan santai, ya dia baru ingat kalau Daddy nya sudah mengetahui siapa dirinya.


"Daddy" kata Kiya


"Disini sayang" kata Tn. Tama


"Daddy aku membawa ini" kata Kiya


"Apa itu" kata Tn. Tama


"Harta untuk kita" kata Kiya


"Coba sini" kata Tn. Tama


Kiya mendekati Tn. Tama dan memberikan brankas pada Tn. Tama, kemudian membuka brankas itu.


"Daddy bisa tukarkan ini ke Bank" kata Kiya


"Kamu membawa banyak harta dari sana" kata Tn. Tama


"Daddy aku sudah bilang di jaman itu ada yang namanya ruang penyimpanan dan ruang itu bersamaku sampai sekarang" kata Kiya

__ADS_1


"Jadi yang kemarin juga darimu" kata Tn. Tama


"Iya, kemarin awalnya aku tidak mau Daddy tau kalo aku bukan cucu Daddy, tapi karena jika aku tidak jujur kehidupan kita akan tetap seperti ini tidak berkembang" kata Kiya


"Terserah kau sajalah" kata Tn. Tama


"Ayolah dad" kata Kiya


"Iya iya nanti kita tukarkan lagi di Bank, tapi untuk koin ini apa bisa ditukar" kata Tn. Tama


"Tentu saja dad" kata Kiya


"Nanti aja yah" kata Tn. Tama


"Iya dad lagian Sekarang udah sore" kata Kiya


"Nah pinter" kata Tn. Tama


"Dad" kata Kiya


"Heummm" kata Tn. Tama


"Mau pindah kamar yah" kata Kiya


"Suka kamar yang itu" kata Kiya merengek


"Terus kenapa kemaren milih kamar itu" kata Tn. Tama


"Ya sama, tapi lebih suka kamar yang sekarang" kata Kiya


"Yaudah kalo gituh" kata Tn. Tama


"Yey makasih dad, kalo gituh aku mau pindahin dulu barang-barang aku" kata Kiya


"Minta di bantuin Bi Rani sana" kata Tn. Tama


"Siap komandan" kata Kiya kemudian pergi


Kalian pasti heran kan kenapa Kiya sikapnya kek bocah?? ya namanya juga tinggal di badan bocah jadi mohon dimaklumi, dia juga gak mau nunjukin bahwa dia bisa melakukan apapun melebihi yang biaa dilakukan oleh remaja 15 tahun. Tapi fisiknya saat ini mengharuskan dia bersikap begitu agar tidak ada yang curiga dan punya niat untuk memanfaatkan dia, jadi paham kan??


Ok lanjut

__ADS_1


Kiya meminta bi Rani untuk membantunya pindah kamar, bi Rani tidak bertanya banyak pasalnya dia paham bahwa anak-anak masih labil dan mudah tergiur dengan suasana jadi ya dia dengan senang hati membantu anak majikannya itu. Lagipula tidak banyak juga barang yang harus dipindahkan, hanya pakaian dan juga alas kaki.


Memang Kiya belum membeli perlengkapan lainnya, lagipula dia masih kecil dan tidak terlalu membutuhkan barang-barang itu. Setelah selesai pindah kamar akhirnya Kiya memilih untuk turun dan makan malam, setelah itu dia tidur.


Keesokan harinya


Kiya bangun kemudian mandi dan berganti baju, setelah itu turun untuk sarapan. Setelah selesai sarapan Kiya menemui Daddy nya yang tidak memiliki kegiatan lain selain membaca koran di teras rumah


"Dad" kata Kiya


"BlackCard yang Kiya minta mana" kata Kiya


"Nih" kata Tn. Tama sambil memberikan kartu yang Kiya pinta


"Makasih Dad, tapi Daddy mau bareng gak sama aku?? Ya Daddy ke Bank dan aku ke Mall" kata Kiya


"Gak usah nanti aja, lagian uang uang kita pegang Sekarang gak bakalan abis besok" kata Tn. Tama


"Yaudah kalo gituh" kata Kiya


"Kiya minta anter paman Deni aja ya Dad" kata Kiya lagi


"Iya" kata Tn. Tama


"Sok sibuk" kata Kiya sambil pergi


"Dihhhhh" kata Tn. Tama


Kiya pun meminta agar paman Deni mengantarnya ke Mall, berhubung dirumah ini ada 2 mobil jadi Kiya bisa menggunakan salah satunya dan satunya lagi bisa digunakan oleh Tn. Tama dengan sopir satunya.


"Tuan putri mau kemana" kata Paman Deni


"Mau ke Mall paman, mau beli HP sama laptop" kata Kiya


"Disuruh sama Tn besar yah" kata paman Deni


"Iya paman" kata Kiya


Merekapun pergi ke Mall dan membeli laptop juga HP, selain itu Kiya juga membeli beberapa baju santai. Setelah selesai mereka pulang,


Hai guys author comeback nih

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote yah ❤️


__ADS_2