
20 hari kemudian, hari ini adalah hari dimana setiap peserta yang akan mengikuti tes untuk mendaftarkan diri mereka kepanitia yang sudah ada di pusat kota. Su Zu pergi untuk mendaftar, dia sudah sampai di pusat kota dan dia ikut mengantri. Awalnya Nu Nu juga Su Zu ajak tapi Nu Nu menolak karena berpikir untuk membantu organisasi saja daripada belajar di akademi, ya lagipula tingkat kultivasi nya sudah tinggi. Setelah mengantri selama 1 jam lebih akhirnya sekarang adalah giliran dia,
"Buka cadar" kata salah satu tetua karena melihat Su Zu memakai cadar, Su Zu mengikuti perintah salah satu tetua itu
"Maaf putri" kata mereka
"Tidak apa tetua" kata Su Zu
"Baiklah putri, sekarang alirkan energi putri pada bola ini" kata salah satu tetua dan Su Zu mengikuti nya (tapi tidak mengalirkan terlalu banyak energi karena tak mau terbongkar identitas aslinya sebagai Miss kiya)
"Tahap perunggu 7" kata tetua yang menguji
"Baiklah putri ini token identitas putri, untuk pengujian nya akan diadakan lusa jadi putri bisa kembali lagi lusa" kata salah satu tetua
"Baik tetua, tapi bisakah panggil aku dengan namaku saja aku tak suka dipanggil putri" kata Su Zu
"Tapi putri" kata salah satu tetua
"Boleh yah tetua" kata Su Zu
"Baiklah Su Zu" kata salah satu tetua ragu
"Terimakasih tetua" kata Su Zu kemudian pergi
Skip hari ini adalah hari dimana pengujian untuk murid baru dimulai, semua murid yang sudah mendaftar dan mendapatkan token kembali berkumpul di tempat yang sudah ditentukan. Acara pun dimulai
"Baiklah saya tetua Pao salah satu tetua dari sekte atas awan, untuk pengujian penerimaan murid baru tahun ini kami para tetua sepakat akan melakukan pengujian dengan menggunakan manik roh yang disebar di hutan. Dan tugas kalian adalah mengumpulkan manik roh ini, siapa yang mendapatkan manik roh akan mendapatkan surat penerimaan dari sekte. Jika menerima lebih dari 1 sekte maka kalian bisa memilih sekte manapun itu, waktu kalian 1 hari." Kata tetua Pao
"Baik tetua" kata mereka semua
Kemudian sebuah portal terbuka dan ternyata pencarian manik roh diadakan dihutan kabut, Su Zu hanya tersenyum melihat pemandangan ini. Su Zu kemudian berjalan dan bertemu dengan singa berekor api,
"Hey" kata Su Zu
"Ratu" kata nya
__ADS_1
"Bolehkah aku minta tolong" kata Su Zu
"Sangat boleh ratu" kata nya
"Aku sedang mengikuti tes untuk masuk ke akademi, tes ini aku diharuskan mengumpulkan manik roh jadi bisakah kau suruh semua hewan yang ada disini untuk mencari kan aku manik roh itu" kata Su Zu
"Sesuai keinginan yang mulia ratu" kata nya kemudian pergi dan mengabari semua hewan untuk melakukan tugas yang Su Zu berikan
Su Zu memilih untuk duduk di bawah pohon yang cukup rindang sambil memakan buah, ketika menunggu datang hewan kecil yang membawakan dia manik roh. Su Zu membagi setiap hewan yang memberikan manik roh mendapatkan 1 pil untuk mereka makan agar kekuatan mereka bertambah dan tentunya mereka sangat senang dan semakin bersemangat mencarikan Su Zu manik roh.
Disisi para tetua yang sedang memantau jalannya pertandingan, mereka dikejutkan dengan jumlah manik roh yang dikumpulkan oleh 1 orang itu. Dari sekitar 10.000 manik roh yang disebar, orang itu mengumpulkan sekitar 300 manik roh (karena memang tersebar luas dan acara baru berlangsung sekitar 3 jam).
"Su Zu, bukankah itu putri keempat Raja Tang" kata salah satu tetua
"Bagaimana bisa mereka melakukan ini" kata tetua yang lain
"Entahlah" kata tetua lain lagi
Akhirnya mereka memerhatikan perhitungan manik roh dibatu yang memang digunakan untuk itu (menunjukkan nama dan jumlah manik roh) dengan keheningan, meskipun dihati mereka bertanya-tanya apa yang terjadi.
Skip
Mereka sudah berkumpul di pusat kota kerajaan Tang, dan sudah menyerahkan manik roh yang mereka kumpulkan pada panitia. Bagi yang tidak mendapatkan manik roh, mereka langsung kembali karena mereka dianggap gagal.
"Baiklah sekarang adalah penentuan bagi kalian yang lolos akan diterima di akademi mana, akan dilepaskan sekitar 100 burung yang merupakan spirit beast tingkat 1 untuk membagikan pada kalian surat penerimaan. Bagi yang mendapatkan lebih dari satu bisa menentukan akan masuk ke sekte mana" kata tetua pao
Kemudian banyak burung yang terbang dan mengantarkan surat penerimaan ke setiap peserta, ada yang mendapatkan lebih dari 1 surat ada juga yang hanya mendapatkan 1 surat. Su Zu mendapatkan 3 surat penerimaan
"bagi yang mendapatkan surat penerimaan lebih dari 1 silahkan berdiri dihadapan para tetua dari sekte yang kalian pilih, dan bagi yang mendapatkan hanya 1 surat penerimaan bisa berdiri di dekat para senior kalian" kata tetua Pao
Merekapun menuruti apa yang tetua Pao katakan, kebanyakan dari mereka yang mendapatkan 2 surat(sekte 5 warna dan sekte bunga Lily) memilih untuk masuk ke sekte 5 warna. Apalagi mereka yang mendapatkan 3 surat penerimaan kebanyakan memilih sekte atas awan untuk mereka belajar, dan yang memilih sekte bunga Lily hanya sekitar 50 orang saja termasuk Su Zu dan itu membuat para tetua heran karena Su Zu mendapatkan 3 surat penerimaan tali malah memilih sekte yang sedang dibawah. Tapi mereka menghargai pilihan Su Zu dan tidak berkomentar apapun, tapi bagi tetua dari akademi bunga Lily tersenyum tipis karena dia berpikir ada yang spesial dari putri raja Tang ini
"Baiklah bagi kalian yang sudah menentukan pilihan masuk ke akademi mana bisa pergi ke akademi 2 hari lagi bersama kami para tetua, jadi bagi kalian semua silahkan siapkan kebutuhan kalian untuk diakademi" kata tetua Pao
"Baik tetua" kata mereka bersama kemudian bubar begitupun dengan Su Zu yang berteleportasi ke kediamannya
__ADS_1
Saat sudah sampai dia memilih untuk mandi dan berganti baju kemudian dia tidur, dan malamnya dia bangun kemudian dia mandi dan berpakaian setelah itu duduk di sofa
"Mei-mei bagaimana" kata Nu Nu
"Diterima jiejie" kata Su Zu
"Lalu sekte mana yang kau pilih, sekte atas awan pangeran mahkota Jin dan pangeran Lue atau sekte bunga Lily pangeran Lin" kata Nu Nu
"Sekte Gege Lin" kata Su Zu
"Kenapa" kata Nu Nu
"Karena aku merasa ada yang spesial dari sekte ini" kata Su Zu
"Benarkah" kata Nu Nu
"Iya, eumm bolehkan jiejie siapkan aku makanan" kata Su Zu
"Baiklah" kata Nu Nu kemudian pergi dan menyiapkan apa yang Su Zu minta
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya makanan siap dan mereka makan bersama, setelah selesai mereka mengobrol santai.
"Jiejie kapan akan menikah dengan Gege Ren" kata Su Zu
"Menurutmu bagusnya kapan" kata Nu Nu
"Tahun ini" kata Su Zu
"Terlalu cepat dan aku masih ingin melayani mu" kata Nu Nu
"Eumm jiejie kalo jiejie sudah menikah pun jiejie tetap akan bersamaku, nanti biar Gege Ren menjadi pengawal ku" kata Su Zu
"Baiklah jiejie akan menikah nanti setelah kau selesai belajar di akademi" kata Nu Nu
"Baiklah" kata Su Zu
__ADS_1
......***Maaf baru up yah soalnya seminggu ini author sibuk banget, sibuk ulangan sama sibuk ngurusin murid-murid yang ikut di perguruan silat author dan seminggu ini banyak acara silat yang diadain dj beberapa daerah makanya author jarang up. Makasih buat kalian yang udah setia menunggu kelanjutannya, jangan lupa jadikan favorit biar gak ketinggalan saat author update. sekali lagi author minta maaf karena jarang up, jangan bosan untuk tetap setia menunggu kelanjutannya karena author sedang mengusahakan agar ceritanya memiliki alur yang jelas.......
Jangan lupa like, komen juga vote yah biar author semangat. Meskipun author capek tapi kalo banyak yang dukung author pasti bakalan usahain buat up dan cari inspirasi, terimakasih. Salam hangat dari author bye-bye 🥰🙏🙏***