Time Travel Kiyara

Time Travel Kiyara
Rencana kedua berjalan


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana Kiya akan melihat pekerjaan yang dilakukan oleh Agra, setelah cukup lama dia membiarkan Agra menikmati kemewahan karena pekerjaan yang diberikan oleh Kiya, akhirnya Kiya memutuskan untuk melihat pekerjaan dan langkah seperti apa yang harus dia lakukan kedepannya.


Saat ini dia sudah di perjalanan, dia menyetir sambil memikirkan langkah selanjutnya yang harus dia ambil. Banyak rencana yang harus dijalankan, banyak pula masalah yang harus dia selesaikan. Membayangkannya saja sudah melelahkan apalagi harus menjalankan semuanya, pasti sangat-sangat melelahkan dan menyakitkan. Tapi demi keadilan dia harus melakukannya,


Saat ini dia sudah sampai di salah satu gedung pencakar langit, sebuah perusahaan yang memiliki bangunan yang menjulang tinggi dengan banyak lantai adalah perusahaan milik tuan Agra yang sekarang sedang memiliki kerja sama dengannya. Ya meskipun dia memiliki kekayaan yang amat sangat banyak namun dia tidak mau meremehkan kerja kerasa seseorang, karena dia juga pernah merasakan berada di titik terendah kehidupan.


Dia masuk dan menemui resepsionis kemudian menanyakan ruangan Agra, tapi karena dia tidak membuat janji terlebih dahulu membuat dia cukup kesulitan untuk masuk. Tapi bukan Kiya namanya jika tidak memiliki jalan keluar, dia tidak mau repot akhirnya memilih untuk duduk di ruang tunggu dan menghubungi Agra untuk menjemputnya di bawah.


Setelah menunggu selama beberapa menit, akhirnya Agra keluar dan menemuinya. Kemudian mereka berjalan masuk menuju ke ruangan Agra,


"Tuan Agra" kata Kiya saat mereka sudah di dalam ruangan


"Iya nona" kata Agra


"Bagaimana dengan tander yang saya berikan" kata Kiya


"Semuanya sedang saya kerjakan dan berjalan dengan baik nona" kata Agra


"Tidak ada hambatan dalam pengerjaan" kata Kiya


"Tidak ada nona" kata Agra


"Boleh saya lihat laporannya" kata Kiya


"Maaf nona laporannya belum saya minta dari sekertaris saya" kata Agra berusaha untuk tenang


"Benarkah?? Baiklah kalo begitu, nanti jika sewaktu-waktu saya kembali menemui anda, saya mau laporan itu sudah ada di tangan anda" kata Kiya

__ADS_1


"Baik nona" kata Agra


Merekapun akhirnya membicarakan masalah pekerjaan, setelah Kiya merasa bosan dan percakapan mereka dianggap sudah selesai akhirnya Kiya memilih untuk pamit dan pulang.


Kiya keluar dari kantor itu dan mengendarai mobilnya menuju ke markas MOON untuk menemui Rosa, dia merasa harus mendapatkan kabar dan informasi dari gadis itu.


"Ros" panggil Kiya saat sudah sampai di ruang kerja Rosa


"Iya nona" kata Rosa


"Bagaimana perkembangannya" kata Kiya sambil mendudukan dirinya di sofa yang ada disana


"Semuanya berjalan sesuai rencana nona" kata Rosa


"Baguslah, setelah ini tinggal kita lakukan langkah kedua" kata Kiya


"Tentu saja" kata Kiya dengan sebuah smirk andalannya


"Bagiku dia sudah terlalu lama merasakan kenikmatan dari hasil kebaikan yang aku berikan, jadi sudah waktunya" kata Kiya lagi


"Baiklah nona" kata Rosa


"Kalau begitu aku pulang dulu Ros" kata Kiya kemudian pergi


Dia mengendarai mobilnya dan pergi ke sebuah restoran untuk mengisi perutnya yang sudah berdemo minta diisi, setelah selesai dengan urusan perutnya dia memilih untuk berkeliling.


Kesisi Keluarga Tn. Tama dan teman-teman Kiya

__ADS_1


Mereka masih kebingungan dengan Kiya yang tiba-tiba menghilang, mereka terus mencoba mencari petunjuk mengenai kepergian Kiya. Meskipun teman-temannya baru mengenal dia sebentar tapi rasa perduli mereka tidak bisa di ragukan, begitupun dengan rasa khawatir yang di rasakan oleh Lio dkk.


Mereka juga menyuruh orang untuk mencari keberadaan Kiya, bahkan keluarga Tn. Tama menyuruh Mafia Kiya untuk mencari keberadaan Kiya karena mereka sangat mengkhawatirkan keadaan Kiya. Mereka benar-benar merasa kehilangan karena Kiya tidak ada di sisi mereka, ya meskipun Kiya bukanlah sosok yang bisa menghangatkan suasana, tapi dia salah satu orang yang tingkat kepeduliannya paling tinggi jadi mereka sangat menyayangi dia.


Meskipun mereka mengerahkan banyak orang untuk mencari keberadaan Kiya tapi mereka tetap tidak bisa menemukan Kiya bahkan mereka tidak bisa menemukan petunjuk mengenai kepergian Kiya, mereka ingin mencoba untuk tenang tapi tetap saja kepikiran.


saat ini keluarga Tn Tama beserta sahabat-sahabatnya Lio sedang berada dan berkumpul diruang keluarga keluarga Tn. Tama.


"Daddy apa sudah ada kabar dari princess nya Lio" kata Lio


"Belum ada kak, Kiya belum mengabari Daddy sama sekali" kata Tn. Tama


"Mommy khawatir sama keadaan putri kita dad, Daddy harus mengerahkan semua orang kepercayaan Daddy untuk mencari Kiya" kata Ny. Tama tegas namun terdapat jejak kekhawatiran dalam perkataannya


"Daddy sudah melakukannya sejak lama mom, Daddy sudah menyuruh semua orang kepercayaan Daddy bahkan Daddy menyuruh kepolisian juga orang-orang yang memiliki kemampuan tinggi untuk mencari keberadaan putri kita tapi hasilnya nihil. Kiya seperti menghilang di telan bumi" kata Tn. Tama


"Kakak juga sahabat-sahabat kakak juga sudah berusaha untuk mencari princess namun hasilnya tetap sama, princess tidak bisa kakak temukan" kata Lio


"yang bisa kita lakukan sekarang adalah berdoa agar dia sehat dan baik-baik saja, juga secepatnya pulang" kata Tn. Tama


Kalian juga pasti tau bagaimana keadaan dan kekhawatiran teman-teman Kiya juga Lio, meskipun Kiya tidak begitu lama kenal dengan mereka tapi karena kebaikan Kiya mereka sangat menyayangi Kiya.


...***Hai guys maaf yah author jarang update, akhir-akhir ini mood author buat nulis jelek. jadi inspirasi nya gak keluar deh, maaf yah. ...


tapi jangan lupa dukungannya biar author semangat lagi nulisnya ok,


jangan lupa like komen dan vote yah

__ADS_1


terimakasih, bye-bye semua. sampai ketemu di chapter berikutnya***


__ADS_2