Time Travel Kiyara

Time Travel Kiyara
Berkeliling


__ADS_3

Mereka sedang berjalan-jalan di istana dan tanpa sengaja bertemu dengan selir agung dan putri Yu Lu,


"Salam selir agung, salam putri mahkota Yu Lu" kata Nu Nu sopan


"Heummm "jawab keduanya


"Kau kenapa tak memberikan salam padaku dan pada ibunda selir agung" kata putri Yu Lu


"Apa harus" kata Su Zu


"Harus!" Kata putri Yu Lu tegas


"Ouhhhh" kata Su Zu acuh


"Apa kau lupa tata Krama mu hah, bila kau lupa apa kau harus memanggilkan guru untuk mu belajar mengenai tata Krama" kata putri Yu Lu


"Panggil kan saja dan suruh shifu itu untuk mengajari kau tata Krama" kata Su Zu

__ADS_1


"Kau sudah berani rupanya gadis bodoh, untuk keberanian mu itu maka aku akan memberikan mu hukuman. Pelayan ambilkan cambuk" kata selir Du Yue


Dan pelayan memberikan selir agung cambuk yang sepertinya memang sering dia bawa


"Ini agar kau ingat bahwa kau tak bisa seenaknya berprilaku padaku" kata selir Du Yue


Cambuk itu mengenai tubuh Su Zu bagian kaki tangan juga tubuhnya, tapi Su Zu tak bergeming sedikitpun karena memang itu tak terlalu sakit untuk nya. Saat cambukan keenam akan dilayangkan Padanya, Su Zu memilih untuk menahan cambuk itu


"Apa sudah puas atau masih ingin meneruskannya lagi, jika kau berpikir bahwa ini sakit kau salah karena ini tidak sakit sama sekali. Kau selalu berpikir dirimu yang pantas dihargai karena jabatanmu, tapi bagiku jabatanmu bukanlah apa-apa. Kau tak pernah merasakan cambuk mu sendiri bukan, maka hari ini kau beruntung karena akan merasakan bagaimana cambuk mu ini mengenai kulit mulus mu itu" kata Su Zu kemudian menarik cambuk dari tangan selir agung dan membuat selir agung jatuh tersungkur


Su Zu memberikan 10 cambukan pada punggung selir agung dan membuat luka yang cukup dalam karena dia menggunakan Qi yang cukup besar,


"Kau.... Beraninya kau membuat ibundaku terluka, kan ku habisi kau" kata putri Yu Lu berlari menyerang Su Zu


2 cambukan mengenai kaki kiri dan kaki kanan putri Yu Lu membuat dia menggaduh kesakitan dan susah untuk berdiri, Su Zu tersenyum miring melihat itu


"Ini hanya peringatan untuk kalian agar tak berani mengganggu ku lagi, jika kalian masih berani kalian akan mendapatkan lebih dari yang kalian dapatkan sekarang" kata Su Zu kemudian pergi diikuti Nu Nu dan melanjutkan acara berkeliling istana

__ADS_1


Saat berkeliling dia bertemu dengan Raja Tang yang sedang berjalan bersama kasim kepercayaan nya, Su Zu yang melihat itu hanya mengabaikan dan terus berjalan


"Berhenti, apa kau tak memiliki sopan santun hingga kau tak mengucapkan salam pada ku raja sekaligus ayahmu" kata Raja Tang


"Apa itu diperlukan olehmu yang mulia, apa itu penting sampai kau repot-repot menghentikan langkahku hanya untuk menyuruhku memberikan salam" kata Su Zu dingin tanpa berbalik


"Apa kau lupa pada tatakrama mu putri sehingga kau berani berbicara dengan nada itu pada Zhen" kata Raja Tang


"Apa peduli mu, lagipula saat aku tak ada di sinipun kau tak memperdulikan apapun yang menyangkut diriku jadi jangan berpura-pura untuk memperdulikan aku" kata Su Zu kemudian pergi


"Apa selama ini aku salah kasim Wey, tapi dia membuatku kehilangan istri tercinta ku" kata Raja Tang


"Menurut hamba raja memang tak seharusnya memperlakukan putri ke 4 seperti itu karena ya ini bukan sepenuhnya kesalahan putri ke 4, bukankah saat itu putri ke 4 tidak memahami apapun jadi raja tak bisa sepenuhnya menyalahkan putri ke 4" kata Kasim


"Tapi..... Sudahlah sekarang ayo kita lanjutkan perjalanan" kata Raja Tang


"Mari yang mulia" kata kasim

__ADS_1


__ADS_2