
Ketika keluar ternyata diluar sudah malam, ya seperti saat pertama kali mereka meninggalkan paviliun ini. Mereka sudah menghilang sekitar 3 bulan lebih dan kembali dengan pisik yang lebih baik bahkan sempurna dan pondasi juga keahlian yang tidak boleh diremehkan, setelah itu mereka istirahat dulu sebelum besok memulai untuk bergotong royong membuat rumah makan agar cepat selesai.
Keesokan harinya mereka semua yang ada di kediaman keluarga Fang (anak buah Kiya) melakukan kegiatan yang biasanya mereka lakukan ketika berada di pelatihan, ya mereka akan berlari kemudian push up dan lainnya kemudian melatih sedikit kemampuan mereka. Setelah selesai mereka akan makan bersama makanan buatan tim 5, dan itu sengaja makan dibawah (tanpa meja) karena memang seperti itu yang di suruh oleh Kiya agar kebersamaan nya semakin erat. Setelah selesai sarapan mereka membereskan kediaman mereka kemudian beristirahat sejenak, tak lama Kiya datang dan mengajak mereka untuk bergotong royong seperti yamg sudah direncanakan tadi malam. Mereka sudah sampai di pusat kota dan di lahan yang Kiya beli, sekarang mereka semua dan kelima spirit beast milik Kiya mulai bergotong royong membuat kedai makan dan itu selesai dalam waktu satu hari saja karena dikerjakan bersama-sama. Lahan yang awalnya kosong kini sudah terisi oleh bangunan berlantai 4 yang sangat indah dan mewah, setelah itu selesai mereka Istirahat sambil memakan cemilan yang dibuatkan oleh Tim 5 sebelum pulang karena hari memang sudah malam. Awalnya memang rumah makan itu akan di bangun oleh Fox dan spirit beast yang lainnya tapi Kiya berubah pikiran, kiya menyuruh Fox dan yang lain membantunya untuk mengajari mereka. meskipun saat anggota nya berkultivasi Fox dan yang lain hanya diam dan memperhatikan apa ada kesalahan dan Kiya juga sengaja untuk mencari alasan kenapa rumah makan baru dibangun.
Mereka sekarang sudah sampai di paviliun mereka masing-masing dan mereka Istirahat karena besok adalah awal dari perjuangan mereka, dan mereka harus menyiapkan pisik mereka.
Keesokan paginya Tim 5 sudah bangun lebih dulu dan bersiap kemudian berangkat ke rumah makan untuk membereskan semuanya (kursi, bahan dan sebagainya), setelah itu mulai memasak menu yang akan terjangkau oleh semua kalangan (harga 1 koin perak yaitu sate ayam untuk 1 tusuk). Kemudian menu kedua yaitu ikan bakar dan menu ketiga nasi goreng, alasan mereka menyiapkan itu tanpa ada pesanan karena untuk hari pertama mereka akan membagikan nya secara gratis ya hitung-hitung promosi. Setelah berkutat di dapur sekitar 4 jam akhirnya semua masakan selesai juga (karena banyak yang membantu), dan mereka membuka toko kemudian menuliskan bahwa hari ini toko memberikan makanan gratis sebagai bahan percobaan dan jika enak mereka bisa kembali lagi besok. Dan baru saja dibuka sudah banyak peminatnya dan mereka hanya diberikan 1 kesempatan untuk merasakan itu karena agar semua kebagian, hingga sore hari kedai makanan disibukan dengan pengunjung yang mencicipi itu dan membuat mereka hampir saja kewalahan jika tidak menyiapkan stok di cincin penyimpanan. Bahkan pihak kerajaan mengutus salah satu Kasim untuk memberikan contoh makanan itu kepada pihak kerajaan, dan Kiya menyuruhnya mereka untuk memenuhinya saja karena itu akan menguntungkan untuk kedepannya.
Setelah sampai di paviliun mereka mandi kemudian berkumpul di halaman, seperti saat di dimensi kalung setiap sore Kiya akan memberikan mereka arahan. Tak lama Kiya datang bersama yang lain dan mulai memberikan arahan seperti biasanya, setelah selesai dia berniat untuk pergi tapi Fang 15 menahannya
__ADS_1
"Ada apa" kata Kiya
"Maaf Miss tadi sebelum kami pulang dari rumah makan kami melihat anak kecil berumur 7 tahun memandang ke arah kami, dan ketika aku tanya dia ingin makan. Aku memberi dia makan, setelah itu dia berterima kasih dan lari. Karena aku penasaran aku mengikutinya dan ternyata dia membagi makanan itu dengan bocah 3 tahun, aku menemui dan menambah makanan mereka juga memberikan koin untuk hidup mereka. Eummm lalu apa anak itu akan dibiarkan Miss" kata Fang 15
"Begini, Kita bisa saja membantu nya tapi aku lebih memilih untuk tidak membantunya seorang saja dan tidak secara langsung. Aku akan membuat sebuah rumah yang nanti di tempati oleh anak-anak yang tak memiliki orang tua, akan ada yang membimbing mereka untuk tumbuh dengan baik. Karena aku bingung jika harus mengurus mereka, dan kalian kan harus mengerjakan tugas jadi tak ada yang memerhatikan mereka" kata Kiya
"Baik Miss" kata Fang 15
"Baik Miss" kata Fang 15
__ADS_1
"Baiklah masak lah nanti malam kalian harus makan bukan, dan untuk keuangan kau bisa memintanya pada Fang 1 karena dia pengurus utamanya" kata Kiya
"Baik Miss" kata Fang 15
"Baiklah aku pulang dulu, bye" kata kiya sambil pergi (mereka sudah paham dengan ucapan Kiya yang menurut mereka aneh karena Kiya sering menggunakannya saat melatih merekadi dimensi)
"Bye Miss" kata mereka semua
...^^^Jangan lupa like, komen dan vote yah biar author semangat mencari inspirasi untuk melanjutkan ceritanya. Love you semuanya bye😊😊^^^...
__ADS_1