
Semua persiapan sudah siap dan 2 hari lagi merupakan hari ulangtahun Raja Tang, pihak kerajaan lain sudah ada diperjalanan dan sudah ada yang sampai di ibukota kerajaan Tang dan mereka akan menginap semalam di penginapan sebelum besok pergi ke kerajaan untuk perayaan.
skip
Hari ini adalah hari dimana pihak kerajaan kecil maupun besar datang ke kerajaan Tang, seluruh anggota kerajaan sudah berdiri didekat gerbang untuk menyambut para tamu dari kerajaan lain. Setelah menunggu cukup lama satu persatu pihak sari kerajaan tetangga hadir memenuhi undangan, dan setelah semua kerajaan hadir mereka diberikan kediaman untuk sementara waktu (sampai acara selesai). Mereka istirahat sebelum besok acaranya dimulai, Su Zu tidak ikut penyambutan karena dilarang oleh putri Yu Lu karena dia tak boleh mempermalukan yang mulia Raja dan Su Zu dengan senang hati mengikuti perintah itu toh tak ada untungnya juga dia menyambut pihak kerajaan lain.
Keesokan harinya acara ulang tahun pun dimulai, semua tamu sudah berkumpul di aula kerajaan dan tinggal pihak kerajaan Tang yang belum hadir.
Disisi utara kerajaan Tang tepatnya dikediaman lotus, sang putri masih sibuk dengan mimpinya dan pelayan setianya pun tidak berani membangunkan Junjunan nya karena tahu resikonya. Akhirnya dia menunggu saja bangunnya sang tuan putri, meskipun dia tidak tahu kapan putri itu akan bangun. Sedangkan disisi aula kerajaan, seluruh anggota kerajaan dan para pejabat kerajaan juga pihak dari kerajaan sudah berkumpul dan hanya ad satu kursi lagi yang kosong yaitu kursi milik putri Xie Su Zu yang pemilik nya baru saja membuka mata setelah tidur nyenyak nya.
"Putri pesta ulang tahun yang mulia sudah akan dimulai dan putri baru bangun" kata Nu Nu
"Sudahlah jiejie lagipula hadir ataupun tidaknya diriku itu takan merubah apapun, jadi tenang saja" kata Su Zu
"Kau ini" kata Nu Nu
"Sudahlah jiejie, siapkan aku air aku akan mandi sebelum pergi ke perayaan itu" kata Su Zu dan Nu Nu langsung melakukan perintahnya tanpa protes
Setelah selesai mandi dan berpakaian dia pergi ke aula untuk mengikuti acara ulang tahun ayahanda tercinta nya itu meskipun dia malas, setelah sampai di aula penjaga yang bertugas mengumumkan setiap kedatangan lun mengumumkan kedatangannya
"Yang mulia putri mahkota Xie Su Zu memasuki aula" kata penjaga itu
Su Zu masuk dengan jalan yang cukup lambat, dia melihat banyak pasang mata yang melirik kearahnya sambil saling berbisik mencemooh nya tapi dia hanya acuh saja dan terus berjalan untuk duduk di kursinya tapi sebelum itu dia memberikan salam pada ayahnya
"Salam yang mulia Raja Tang, semoga hidup seribu tahun" kata Su Zu
"Terima kasih" jawaban Raja Tang dengan malas dan itu membuat orang-orang semakin mencemoohnya tapi dia mengabaikan itu dan memilih berjalan ke kursinya
"Baiklah acara kita mulai, dan acara pertama adalah acara pertunjukan bakat. Para putri dan pangeran wajib mengikuti acara ini, dan untuk para anak dari pejabat juga boleh mengikuti acara ini" kata Kasim
"Maaf yang mulia bolehkah saya mengungkapkan sesuatu sebelum acara bakat dimulai" kata pangeran mahkota kerajaan Wang (Wang Dong Ye)
"Ada apa pangeran Wang" kata Raja Tang
"Saya ingin memutuskan hubungan pertunangan saya dengan putri mahkota Xie Su Zu" kata pangeran mahkota kerajaan Wang
"Kenapa" kata raja Tang
"Karena hamba tidak mencintainya dan hamba mencintai putri pertama yang mulia" kata pangeran mahkota kerajaan Wang
"Baiklah jika itu keinginan pangeran Wang, putri Xie Su Zu majulah" kata Raja Tang, Su Zu maju dan berdiri tidak jauh dari pangeran mahkota kerajaan Wang
"Pangeran dari kerajaan Wang memutuskan hubungan pertunangan nya dengan mu, apa kau menerimanya" kata Raja Tang
"Saya menerimanya yang mulia" kata Su Zu dan itu menimbulkan ricuh di seisi aula karena mereka tahu bahwa putri Xie Su Zu sangat mencintai pangeran mahkota kerajaan Wang tapi sekarang dia menyetujui pemutusan hubungan ini
"Baguslah jika dia tahu diri" batin putri Yu Lu
"Dengan ini Zhen umumkan bahwa pertunangan antara pangeran mahkota kerajaan Wang dengan putri Xie Su Zu resmi dibatalkan" kata Raja Tang
"Terimakasih yang mulia" kata pangeran mahkota kerajaan Wang kemudian dia kembali ke kursinya begitupun dengan Su Zu
__ADS_1
"Putri dia bodoh telah melepaskan mu" kata Nu Nu
"Biarkan saja jiejie" kata Su Zu
"Dia tidak tahu bahwa mei-mei sangat cantik juga berbakat, tapi baguslah itu berarti dia bisa mendapatkan pendamping yang lebih baik" batin pangeran Lin
"Kenapa putri Xie Su Zu menggunakan perhiasan yang aku berikan pada Kiya, apa mereka itu adalah satu orang yang sama" batin pangeran Han Chen Zhao
Setelah itu barulah acara pertunjukan bakat dimulai, ada yang menunjukkan keahlian bermain pedang, bernyanyi, berpuisi, memainkan alat musik, menari dan lainnya. Sekarang adalah giliran putri pertama yaitu putri Tang Yu Lu, putri itu menampilkan bakatnya dalam menari yang katanya tarian itu paling indah di seluruh benua. Setelah tariannya selesai putri Yu Lu memberikan salam pada Raja Tang
"Salam yang mulia, semoga tarian saya memuaskan yang mulia" kata putri Yu Lu
"Tentu saja putriku, tarian mu sangat indah" kata Raja Tang
"Tapi tarian hamba tidak seindah tarian mei-mei Zu" kata putri Yu Lu dan itu kembali sukses membuat seisi aula geger mendengar pernyataan itu bagaimana tidak putri yang dikabarkan bodoh dan sampah bisa menari lebih indah dari tarian orang paling cantik di benua Chi ini
"Benarkah" kata Raja Tang ragu
"Benar yang mulia" kata putri Yu Lu
"Bolehkah Zhen melihat nya putri" kata Raja Tang ragu
"Kau ingin mempermalukan ku, terlalu cepat 1000 tahun bagimu untuk melakukan ini" batin Su Zu
"Tentu saja yang mulia, tapi tunggu sebentar hamba akan mengganti pakaian hamba karena pakaian ini tidak cocok untuk menari" kata Su Zu
"Baiklah" kata Raja Tang kemudian Su Zu pergi dan mengganti hanfunya, dia pergi cukup lama dan menimbulkan kembali cemoohan terhadapnya. Rakyat berpikir bahwa Su Zu kabur karena tak bisa menari bahkan malu menunjukkan kembali dirinya di aula, tapi ketika aula ramai dengan omongan mereka mengenai putri Xie Su Zu yang kabur, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dan mereka menengok keasal suara dan mendapati dewi yang sedang berjalan dengan anggun menuju ke tengah aula dan itu membuat aula kembali ricuh mempertanyakan siapa dewi itu
"Maaf membuat kalian menunggu lama, saya harus mengecilkan sedikit hanfu ini karena terlalu besar" suara itu sangat amat lembut dan membuat mereka semua terbuai
"Apa yang mulia lupa dengan seseorang yang mulia suruh untuk menari" kata Su Zu
"Zu'er" kata pangeran Lin
"Iya Gege" kata Su Zu
"Apa kau putri Su Zu" kata Raja Tang ragu
"Tebakan yang tepat" kata Su Zu dan membuat aula kembali ricuh karena melihat bahwa dewi yang ada dihadapan mereka adalah putri yang dikabarkan buruk rupa dan sampah
"Bagaimana ****** itu bisa lebih cantik dariku" batin putri Yu Lu
"Apa benar dia mei-mei Su Zu, tapi kenapa bisa secantik ini" batin pangeran Jin dan Lue
"Ternyata itu benar kau Kiya, bagaimana mungkin seorang yang dikabarkan sampah dan buruk rupa bisa masuk kelapisan ke7 hutan kegelapan. Berarti kau bukan orang sembarangan putri Xie Su Zu, apa mungkin kau adalah Miss Kiya yang sedang menggemparkan seluruh benua karena kekuasaan mu" batin pangeran Han Chen Zhao
"Bukankah dia adalah orang yang aku temui dengan pangeran di hutan kegelapan waktu itu, tapi mana mungkin bukankah putri Su Zu tak bisa berkultivasi dan dirumorkan sampah" batin jendral Ju (jendral sekaligus teman pangeran Han Chen Zhao)
Dan banyak lagi orang yang membatin karena merasa heran dengan perubahan putri Xie Su Zu, bahkan ada yang secara terang-terangan menanyakan itu pada Su Zu
"Cukup. Sekarang kau bisa tunjukkan bakatmu" kata Raja Tang
__ADS_1
"Baik yang mulia" kata Su Zu
Kemudian dia menari dengan sangat indah, lalu mengambil pedang dari prajurit yang berada tidak jauh darinya dan melanjutkan tariannya menggunakan pedang itu. Itu membuat seisi aula kembali ricuh karena melihat pemandangan indah itu, setelah selesai menari dia memberikan kembali pedang nya pada prajurit dan berterimakasih juga meminta maaf kemudian dia memberikan salam dan kembali duduk di kursinya
"Baiklah sekarang adalah waktunya pemberian hadiah bagi yang mulia Raja Tang" kata Kasim
Semua orang yang hadir memberikan hadiah kepada yang mulia Raja, ada yang memberikan pil yang dibeli dari balai obat Fang, ada juga yang memberikan kain, pedang dan banyak lagi. Tinggal Su Zu yang bekum maju untuk memberikan hadiah pada raja Tang
"Putri apa putri tidak ingin memberikan hadiah pada yang mulia" kata Kasim
"Haruskah" kata Su Zu
"Harus putri" kata Kasim
"Baiklah, sebentar" kata Su Zu kemudian berpikir apa yang akan dia berikan
"Apa kau tak memiliki barang berharga yang bisa kau berikan pada yang mulia sehingga kau lama sekali berpikir" kata Putri Yu Lu
"Bagaimana mungkin dia memiliki barang berharga jiejie," kata putri Lu Lu
"Ya bahkan hidupnya pun tidak berharga" kata putri Ai Lu
"Eummm berisik sekali, begini saja daripada aku bingung lebih baik sebutkan saja apa yang mulia inginkan dan aku akan mencoba mewujudkannya" kata Su Zu
"Jangan bercanda" kata pangeran mahkota Jin meremehkan
"Bahkan hanya untuk satu buah batu roh pun kau takan sanggup" kata pangeran Lue
"Jaga ucapan kalian" kata pangeran Lin
"Susah Gege biarkan saja, yang mulia silahkan ingin meminta apa" kata Su Zu
"Heummm baiklah, seluruh benua juga tahu tingkat kultivasi ku berhenti di tingkat emas tahap akhir. Jika memang kau ingin memberikanku hadiah, mungkin kau bisa memberikan aku pil atau bahan herbal untuk menaikkan tingkat praktik ku" kata raja Tang
"Untuk itu aku sudah menitipkannya di hadiah milik Gege Lin, hadiah lain" kata Su Zu
"Benarkah" kata Raja Tang berusaha menahan keterkejutannya sambil menatap pangeran Lin dan dibalas anggukan dan itu sukses Kembali mengundang kericuhan
"Aku minta 20 batu roh" kata Raja Tang
"Hanya itu" kata Su Zu
"Iya" kata Raja Tang
"Baiklah" kata Su Zu kemudian melambaikan tangannya dan muncul sebuah kantung ditangannya yang berisi 20 batu roh
"Ini" kata Su Zu kemudian berjalan dan menyerahkan itu pada raja Tang kemudian dia duduk kembali
Raja Tang membuka kantung itu dan terkejut melihat isinya, karena isinya adalah 20 batu roh dari hewan yang berada di tingkat tinggi
"Ini" kata Raja Tang terkejut
__ADS_1
"Heummm itu diberikan Miss Kiya waktu itu, dan ya aku tidak tahu kegunaannya jadi untuk yang mulia saja" kata Su Zu berbohong karena jika tidak begitu dai tidak tahu harus beralasan apa
"Baiklah terimakasih atas hadiahnya dan silahkan nikmati hidangannya," kata Raja Tang