
Su Zu mengabaikan ayahnya juga ketiga Gege nya selama satu bulan, dia terus menghindar ketika mereka berusaha untuk menemui dia dan meminta maaf. Jika mereka ingin menemuinya, dia akan pergi ke gelang dimensinya atau ke markas atau ketempat lainnya yang pasti dia tak mau menemui mereka dulu karena dia harus menguatkan hatinya.
keluarganya sendiri sudah amat sangat menyesali perbuatan mereka selama ini, gadis kecil yang seharusnya mendapatkan kasih sayang dari mereka malah mereka siksa lahir batinnya. Mereke amat sangat menyesal, meskipun perasaan itu tak begitu dirasakan oleh pangeran Lin karena dia selalu menyayangi Su Zu meskipun dari jauh karena terhalang oleh ibunya.
Saat ini pangeran Lin sedang berada dikediaman Su Zu dan mereka sedang berpelukan sambil berbincang, hingga akhirnya Su Zu terlelap dalam pelukan hangat itu. Meskipun itu bukan pelukan Abang nya Deny, tapi dia sadar bahwa pangeran Lin adalah abang nya disini.
Pangeran Lin yang melihat Su Zu tertidur hanya tersenyum kecil dan membawa Su Zu keranjang kemudian menidurkan nya, saat akan pergi tangannya ditahan dan dia kembali duduk. Setelah dia duduk Su Zu bergerak dan tidur dipangkuan nya, pangeran Lin mengelus kepala Su Zu dengan lembut dan membuat tidur Su Zu semakin nyenyak.
Tiba-tiba kedua pangeran yang lain dan Raja Tang masuk dan melihat Su Zu yang tidur dengan nyenyak dipangkuan pangeran Lin, ada rasa iri dan sakit dirasakan oleh pangeran mahkota Jin. Seharusnya dia yang ada di posisi pangeran Lin sekarang dan memanjakan adiknya itu, tapi dia sadar bahwa selama ini sikapnya kurang baik pada adiknya itu bahkan tak pernah memperdulikannya.
"Lin'er ada apa dengan Zu'er" kata Raja Tang
"Dia hanya mengantuk ayah, mungkin kelelahan" kata pangeran Lin
"Lalu sedang apa Gege disini" kata pangeran Lue
"Hanya menemui Zu'er dan mencoba berbicara dengannya" kata pangeran Lin
"Bicara apa" kata Raja Tang
"Mengenai ayahanda, Gege juga Lue'er. Aku sudah berbicara bahwa kalian sudah menyesal dan ingin meminta maaf, dia juga akan memaafkan kalian" kata pangeran Lin
"Benarkah" kata pangeran Lue senang
"Heummm" kata pangeran Lin
"Lalu kenapa selama ini dia tidak menemui kami, bahkan kamu" kata pangeran mahkota Jin
"Itu karena dia masih bingung harus bersikap seperti apa, dan dia butuh waktu untuk menguatkan hatinya" kata pangeran Lin
"Eummm maafkan ayah Zu'er, selama ini ayah tak mempedulikan mu. Bahkan saat kau pergi ke pengasingan ayah tak pernah mengunjungi mu, dan saat kau pulang juga ayah tak pernah menemui mu" lirih Raja Tang
"Sudahlah ayah kita disini sudah menyesal dan pasti akan memperbaiki apa yang sudah kita lakukan, dan kita pasti akan menyayangi mei-mei melebihi apapun" kata pangeran mahkota Jin
Akhirnya diruangan itu hanya ada keheningan, mereka sibuk dengan pemikiran mereka masing-masing dan juga sibuk dengan mimpinya ya siapa lagi kalau bukan Su Zu. Para pangeran dan Raja Tang memilih untuk duduk dan menunggu Su Zu bangun, saat mereka akan duduk mereka bingung harus duduk dimana
"Lin dimana kita bisa duduk" kata Raja Tang
"Disana ayah" kata pangeran Lin menunjuk ke arah sofa
"Itu apa" kata pangeran Lue
"Aku juga tak tahu Lue'er tapi aku dan Zu'er sering duduk disana" kata pangeran Lin
__ADS_1
"Baiklah" kata Raja Tang kemudian berjalan dan duduk begitupun dengan pangeran Jin dan Lue
"Ini sangat nyaman" kata Raja Tang
"Ayah benar ini benar-benar nyaman" kata pangeran Lue
"Iya begitulah, kediaman Zu'er dipenuhi dengan hal-hal aneh tapi sangat berguna dan nyaman. Lihatlah kasur ini sangat luas dan sangat empuk, juga ini katanya ini selimut tapi sangat tebal. Jika musim dingin seperti nya kita takan kedinginan, dan banyak lagi hal yang menarik di kediaman Zu'er" kata pangeran Lin
"Benarkah" kata pangeran Lue
"Eummmm" kata pangeran Lin
"Permisi yang mulia raja, pangeran. Apa yang mulia dan para pangeran ingin sesuatu" kata Nu Nu
"Apa kau bisa siapkan makanan yang sering aku makan ketika disini, eummm juga beberapa makanan yang sering Zu'er makan" kata pangeran Lin
"Eummm baik pangeran" kata Nu Nu kemudian pergi
"Apa kau sering makan bersama Zu'er" kata pangeran mahkota Jin
"Setelah kepulangan ku, aku mengajarinya beladiri jadi aku sering kesini." Kata pangeran Lin berbohong
Setelah keheningan selama 1 jam akhirnya Nu Nu datang dengan membawa makanan, bukan hanya satu tapi Nu Nu bolak balik untuk membawakan makan bagi para pangeran dan juga Raja.
"Apa ini makanan yang sering Zu'er makan" kata Raja Tang
"Iya yang mulia, Putri Su Zu makan makanan ini jika putri menginginkan nya. Tapi jika putri menginginkan makanan lain maka hamba akan membuat makanan lain sesuai keinginan putri" kata Nu Nu
"Baiklah" kata Raja Tang
Nu Nu memilih untuk pergi, dan setelah kepergian Nu Nu pangeran Lin membuat Su Zu tidur dengan benar dan dia ikut duduk bersama yang lain. Dia melihat bahwa Raja dan Gege juga Lue'er tidak menyentuh makanannya sama sekali
"Kenapa" kata pangeran Lin
"Apa ini tidak beracun" kata Raja Tang
"Tidak ayah, ini makanan yang sering aku makan saat ada dikediaman ini. Tapi bukan hanya ini tapi yang lainnya juga, sekarang cobalah ini sangat enak" kata pangeran Lin kemudian dia mengambil nasi dan lauknya
Makanan yang dihidangkan okeh Nu Nu adalah nasi putih, ikan salmon goreng, ikan bakar, sate ayam, sup ayam, olahan ikan laut (cumi, udang, lobster, dan kerang) dan jus dari buah segar.
"Cobalah, ini sangat lezat" kata pangeran Lin,
Para pangeran juga Raja Tang mencoba mengambilnya dan memakannya. Saat makanan itu masuk ke mulut mereka, mereka terdiam dan merasakan rasa dari makanan ini. Makanan yang lebih enak dari masakan para koki kerajaan, bagaimana tidak orang masakan para koki hanya daging yang diberikan garam ya pasti rasanya kadang hambar kadang asin dan tidak ada rasa lain. Akhirnya mereka makan dengan lahap, semua masakan yang Nu Nu masak habis padahal itu bisa untuk 6-7 orang tali dihabiskan oleh 4 orang saja ya meskipun dia sudah memperkirakan itu.
__ADS_1
"Masakan ini sangat enak, tapi kenapa mei-mei tidak gemuk" kata pangeran Lue
"Ya karena dia rajin berlatih" kata pangeran Lin
"Nu Nu" panggil pangeran Lin
"Iya pangeran" kata Nu Nu
"Tolong bereskan ini dan siapkan cemilan yah" kata pangeran Lin
"Baik pangeran" kata Nu Nu kemudian mengerjakan yang ditugaskan oleh pangeran Lin
Saat para pangeran dan Raja sedang asik menikmati hidangan dihadapan mereka Su Zu bangun
"Euunghhhh" suara Su Zu mengalihkan semua perhatian para pangeran dan Raja
"Zu'er" kata pangeran Lin
"Gege" kata Su Zu
"Eummm ayah, Gege" kata Su Zu saat melihat ada orang lain di kamarnya
"Zu'er, maafkan......" Belum selesai Raja Tang bicara sudah dipotong oleh Su Zu
"Sudahlah semuanya sudah terjadi dan sudah selesai, aku juga sudah memaafkan kalian" kata Su Zu
"Tapi kami" kata pangeran Lue ragu
"Sudahlah Gege aku juga tak bisa menyalahkan kalian, justru aku harus minta maaf pada Gege Lue dan Gege Lin karena kejadian ini ibunda Gege dihukum" kata Su Zu
"Sudahlah itu bukan kesalahan mu itu juga salah ibunda, meskipun Gege cukup sedih karena kepergian ibunda tapi itu sudah hukuman yang setimpal dengan perbuatan yang ibunda lakukan" kata pangeran Lue dan diangguki pangeran Lin
"Kemarilah Zu Zu ingin kalian peluk" kata Su Zu
Mereka berempat pun mendekati Su Zu dan memeluknya,
"Kalian harus janji yah jika bertemu Zu'er harus memeluk Zu'er" kata Su Zu
"Iya Zu'er" kata mereka
Dan akhirnya merekapun mengobrol hangat seperti sebuah keluarga sesungguhnya, mereka mengobrol hingga waktu makan malam tiba, merekapun makan bersama dikediaman Su Zu ditambah dengan Nu Nu yang ikut makan bersama. Setelah selesai mereka kembali ke kediaman mereka masing-masing.
...***Maaf author baru up, sebenarnya tadi malam author mau up tapi karena dari pagi sampe malem ada acara jadi author ketiduran Karena cape mohon maaf yah....
__ADS_1
...Jangan lupa like, komen dan vote yah biar author semangat untuk terus cari inspirasi***...