
Lanjut
"Heummm aku akan menemui Zhao" Kata Su Zu kemudian pergi ke sekte dimana Zhao berada
Dia menunjukkan giok tanda dia anggota BL dan setelah diijinkan dia langsung pergi keruangan Zhao,
Tok
Tok
Tok
"Abang" kata Su Zu
"Sebentar" Jawab dari dalam tapi suaranya seperti suara perempuan
Pintu terbuka dan menunjukkan seseorang, seorang wanita. Wajah yang dimiliki wanita itu adalah wajah yang pernah menemaninya selama beberapa tahun, orang itu yang membuat dia bisa kembali pulang.
DEG
"Kau siapa" kata Su Zu ragu
"Aku Ye Ma, tunangannya pangeran Zhao" Kata orang itu
DEG
"Ye Ma, apa Zhao ada" Kata Su Zu berusaha menghilangkan kegugupan nya
"Eummm ada dia sedang sakit" Kata Ye Ma murung
"Bolehkah aku masuk dan melihat kondisinya" Kata Su Zu ragu
"Tentu saja" kata Ye Ma
Su Zu masuk dan mendapati pangeran Han Chen Zhao sedang berbaring diranjangnya
"Kau sakit pangeran" kata Su Zu
"Ki... Kiya" Kata pangeran Han Chen Zhao terkejut
"Eummm aku ingin melihat kondisimu, ternyata kau baik-baik saja karena ada tunangan mu yang merawatmu dengan baik" kata Su Zu berusaha senyum
"A.... A... Apa yang kau maksud" kata pangeran Han Chen Zhao gugup
"Tidak ada, aku kesini untuk memberitahu bahwa pertunangan kita sudah berakhir. Aku sudah berbicara pada ibunda dan ayahanda Han bahwa kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi, dan untuk kejadian kemarin kita lupakan saja lagipula itu hal yang biasa terjadi bukan dikehidupan kita yang dulu. Anggap saja itu adalah pergaulan Bebas saat aku berada diluar negeri, jadi jangan dipikirkan" kata Su Zu panjang lebar
"Tidak... tidak Kiya, kau tidak bisa melakukan ini padaku" kata pangeran Han Chen Zhao berusaha duduk
__ADS_1
"pangeran jangan memaksakan diri pangeran untuk duduk, pangeran masih sakit" kata Ye Ma
"Tunangan mu benar pangeran, jangan dipaksakan" kata Su Zu sambil tersenyum miris
"Aku hanya ingin menyampaikan ini dan melihat kondisi mu, jika sudah ada yang merawatmu aku akan kembali ke dumahku" kata Su Zu
"Tidak boleh, ala kau tidak mau berbicara padaku tolong dengarkan penjelasan ku dulu" kata pangeran Han Chen Zhao berusaha meyakinkan Su Zu
"tidak ada yang harus kamu jelaskan, kalo begitu aku akan kembali" kata Su Zu kemudian pergi
"Tunggu kiya" kata pangeran Han Chen Zhao
Tapi Su Zu terlanjur pergi keluar dan berteleportasi ke kamarnya
"Apa yang terjadi yang mulia" kata Shali saat melihat tuannya muncul sambil menangis
"Hikkss hikkss Shali, dia hiks tunangannya hiks" kata Su Zu memeluk Shali
"Tunangannya ada bersama dia disana" kata Shali membalas pelukan
"Iya hikss" kata Su Zu sambil menangis
"Sudahlah yang mulia jangan tangisi dia, mungkin ini pilihannya. Lagipula wanita yang menjadi pilihannya itu tidak lebih baik dari yang mulia, Shali yakin yang mulia akan mendapatkan pengganti yang lebih baik lagi" kata Shali
"Tapi Shali" kata Su Zu menangis
Setelah cukup lama menangis akhirnya Su Zu tertidur karena kelelahan
"Kenapa orang sekuat yang mulia kalah oleh yang namanya cinta" kata Shali pelan
"Kamu belum merasakannya dan belum tahu bagaimana rasanya jadi diamlah" kata Mandala
"Apa kau pernah merasakannya" kata Shali menyelidik
"Bukan urusanmu" kata Mandala kemudian pergi
Tak lama terdengar keributan dari luar kamar Su Zu, Shali yang penasaran memilih untuk keluar. Saat keluar Shali melihat kalo Mandala sedang menahan seseorang agar tidak masuk ke kamar Su Zu, Shali mendekati mereka berdua
"Siapa dia Man" kata Shali saat berada di dekat mereka
"Aku tunangan Su Zu" kata pangeran Han Chen Zhao tegas
Ya yang membuat keributan adalah pangeran Han Chen Zhao yang ingin menemui Su Zu, dia langsung berteleportasi untuk menemui Su Zu dikediamannya
"Untuk apa kau kesini, ingin menyakitinya lagi?? Lagipula sekarang dia sudah bukan tunanganmu, dia sudah menemui orangtuamu dan memutuskan pertunangan kalian" kata Shali sinis
"Tapi aku sudah menunggunya lama" teriak pangeran Han Chen Zhao
__ADS_1
"Mana yang dinamakan menunggu?? Kau berjanji akan menunggu dia tapi kau malah memiliki tunangan lain, apa ini yang dinamakan menunggu" kata Shali marah
"Itu bukan keinginan ku tapi orangtuaku" kata pangeran Han Chen Zhao lirih
"Bukankah kau bisa menolaknya, kenapa kau mengingkari janjimu pada yanh mulia dan membuat yang mulia menangis, Man usir dia dari sini aku muak" kata Shali kemudian pergi
"Pergi" kata Mandala tegas
"Tidak" kata pangeran Han Chen Zhao tegas
BUGH
Pangeran Han Chen Zhao terhempas beberapa meter karena pukulan Mandala, kalian ingat dia sedang sakit dan karena kemampuan milik pangeran Han Chen Zhao dan milik Mandala cukup jauh jaraknya.
"Aku sudah mengingatkan" kata Mandala dingin
"Aku ingin menemuinya, kenapa kalian melarang ku?? Kalian siapa? Kalian tidak punya hak untuk melarang ku menemui dia, dia tunangan ku" kata pangeran Han Chen Zhao marah sambil menahan rasa sakit yang dia rasakan
"Tuanku sudah bukan tunanganmu lagi, paham" kata Mandala kemudian pergi
"Apa yang sebenarnya terjadi padamu sayang hingga kau menyuruh mereka menghalangi ku untuk menemui mu, aku ingin menjelaskan semuanya kenapa sangat sulit" batin pangeran Han Chen Zhao menangis
"Aku akan berusaha untuk mendapatkan dirimu lagi, aku tidak akan menyerah" kata pangeran Han Chen Zhao kemudian berjalan untuk masuk ke rumah Su Zu
BUGH
Pangeran Han Chen Zhao kembali terhempas dan membentur tembok, seperti ada perisai yang menghalangi kediaman Su Zu
"Awwwssss apa ini, kenapa aku tidak bisa masuk" kata pangeran Han Chen Zhao meringis
"Kau tidak akan berhasil sekuat apapun kau mencoba, sekarang pergilah dan renungkan kesalahanmu" kata Mandala dari dalam
"Tapi aku ingin menemui dia, aku ingin menjelaskan ini padanya" kata pangeran Han Chen Zhao marah
"Aku mohon biarkan aku menemui dia dan berbicara, aku tidak bisa kehilangan dia lagi" kata pangeran Han Chen Zhao memohon
"Omong kosong pergilah dia tidak membutuhkan seseorang yang hanya bisa berbicara tanpa membuktikan" kata Shali marah
"Aku bilang pergi" kata Shali lagi
Pangeran Han Chen Zhao pun memilih untuk pergi, tapi dia bukan menyerah melainkan dia mencari cara bagaimana dia bisa memiliki Su Zu kembali.
**Hai author comeback nih
Author luangin waktu buat kalian yang nunggu kelanjutannya, karena author tau menunggu tidak enak.
Jadi jangan lupa like komen dan vote yah biar author semangat buat terus update**.
__ADS_1