
Masih di situasi yang sama
Acara dilanjutkan dan menyisakan sekitar 30 orang, setelah acara dilanjutkan dan caranya sama seperti sebelumnya yaitu menggunakan no urut.
Du Zu dan anggota yang masuk ke babak selanjutnya berjalan mengambil nomor urut kemudian mereka kembali duduk dan menunggu giliran mereka.
"Mei-mei kau mendapat no urut berapa" kata pangeran Lin
"Aku mendapat nomor urut terakhir" kata Su Zu
__ADS_1
"baiklah" kata pangeran Lin kemudian mereka kembali diam dan menyaksikan pertarungan yang cukup sengit.
setelah menunggu cukup lama akhirnya satu persatu dari sekte bunga Lily yang lolos maju dan sanggup mengalahkan pihak lawan (meski tidak semua anggota), dan menyisakan beberapa orang saja tapi yang mendominasi pertandingan adalah sekte bunga Lily dan membuat para tetua yang hadir cukup heran karena kejadian ini. Bagaimana tidak, sebuah sekte yang sedang mengalami kemunduran karena ketuanya sakit justru mengalahkan murid dari terua dan ketua yang sehat dan lebih besar dari sektr Bunga Lily tapu mereka berpikir bahwa ini hanya kebetulan.
Setelah pertandingan itu selesai dan menyisakan sekitar 6 orang akhirnya mereka kembali di pertemukan di arena secara bersama untuk melihat siapa yang unggul, mereka yang lolos adalah 3 dari Bunga Lily, 2 dari Atas awan dan 1 dari 5 warna.
pertarungan sengit pun terjadi, banyak serangan yang dikeluarkan oleh masing-masing pihak tapi itu tak membuat Su Zu kelelahan hingga akhirnya pertandingan selesai dan menyisakan Su Zu, pangeran Lin dan pangeran Han Chen Zhao yang terluka cukup parah. Setelah itu acara pertandingan selesai dan akan dilanjutkan besok dengan pertandingan alchemis, setelah itu semua orang bubar dan kembali ke penginapan.
Disisi Su Zu
__ADS_1
Kini dia sedang termenung dan sangat merindukan keluarga yang didunia modern, akhirnya dia memutuskan untuk memantau mereka seperti sebelumnya. Sebenarnya dia mencoba untuk melupakan keluarga nya didunia modern, dan selama ini dia sengaja menyibukkan dirinya dan tidak memantau keluarga nya dulu karena tidak mau larut dalam kesedihan karena berpisah dengan keluarganya itu.
Dia masuk ke kamarnya dan mengoperasikan laptop nya dan melihat apa yang sedang ke 3 orang yang paling dia sayangi sedang apa, dia melihat abangnya telah menikah begitupun dengan daddy-nya yang sudah memiliki ibu baru untuk nya dan abangnya. Mereka terlihat bahagia namun juga terlihat ada kesedihan disana, mungkin karena dia tidak ada. Dan disisi Sendy dia tengah sibuk dengan banyaknya misi di mafia NA, dia begitu pokus dan terlihat sangat tampan.
"Aku sangat merindukan kalian, aku benar-benar rindu. seandainya waktu bisa kuputar aku mungkin akan kembali kesana. Daddy semoga Daddy bahagia bersama mommy baruku, semoga abang dan istri abang juga bahagia. doa'ku menyertai kalian, aku berharap bisa bertemu lagi dengan kalian dikehidupanku yang sekarang ataupun dikehidupanku selanjutnya.
Aku sudah mendapatkan kasih sayang dari keluarga ku yang sekarang, jadi kalian tidak perlu khawatir soal keadaan ku disini karena semuanya sudah dalam kendali ku. Aku hanya sedikit tidak enak karena membuat jiejie ku kehilangan ibu mereka, tapi itu juga bukan kesalahan ku karena itu adalah penegakan hukum. lagipula aku juga merasakannya, aku kehilangan sosok ibu di kedua kehidupan ku.
Daddy pernah bilang bukan bahwa aku harus banyak bicara dan tidak dingin, jika saja Daddy dan abang ada disini kalian pasti akan bosan mendengar celotehan ku. aku tidak mau keluarga ku merasa diacuhkan seperti kalian dulu, makanya sekarang aku menjadi banyak bicara bahwa aku seperti bocah yang baru belajar bicara". kata Su Zu sambil memandangi layar yang menunjukkan aktivitas keluarga dan orang tersayang nya Setelah mengobati rasa rindu nya, dia memilih keluar kemudian dia tidur.
__ADS_1
...***Hai bertemu lagi dengan author, terimakasih buat dukungan kalian selama ini buat author. author harap dukungan kalian akan selalu sama dan bertambah tanpa berkurang, author merasa senang jika kalian senang dan suka terhadap cerita yang author buat. ...
Jangan lupa like komen dan vote yah bye-bye❤️***