
Skip beberapa bulan kemudian
Tander yang di berikan pada Tuan Agra sudah berjalan, tander ini merupakan tander untuk pembuatan hotel (pembangunan gituh pokonya) dan Tuan Agra sudah menyuruh banyak pekerja untuk mengerjakan pekerjaan ini dan meminta agar bekerja ekstra karena ini merupakan tander yang penting baginya. Dia berpikir jika kinerjanya bagus maka nona Ara akan mengandalkan dia untuk tander-tander selanjutnya, dan dia bisa membayangkan berapa banyak keuntungan yang akan dia dapatkan.
Tapi dia tidak tahu siapa sebenarnya nona Ara itu, dia juga sudah mencoba untuk mencari informasi mengenai nona Ara namun dia tidak dapat menemukan informasi yang dia cari. Dia bingung bagaimana bisa nona Ara melindungi identitasnya sebaik ini, padahal dia seorang hacker yang cukup handal dalam hal membobol keamanan atau lainnya. Tapi kali ini dia tidak biaa membobol identitas seorang gadis kecil yang pernah ditemuinya, namun dia berpikir ulang dan menyimpulkan bahwa nona Ara adalah seorang yang sangat kaya raya yang bisa saja menggunakan uangnya untuk menyuruh seseorang melindungi identitasnya. Setelah menyimpulkan hal itu, dia tidak pernah lagi mencoba menggali informasi mengenai nona Ara. Dia justru menyibukkan dirinya dengan tander ini dan bersenang-senang, bersenang-senang dengan beberapa wanita dan minuman juga hal lainnya.
Kiya juga memiliki kesibukan tersendiri, dia lebih sering berada di rumah atau di laboratorium untuk melakukan penelitian. Dia meneliti mengenai tumbuhan dan manfaatnya jika digabungkan dengan bahan-bahan lainnya, ya dia ingin melihat apakah kemampuan membuat pil dan khasiat pil saat di zaman kuno dapat berfungsi disini atau tidak?? jika bisa dia bisa membantu para tenaga medis untuk menyembuhkan pasien yang memiliki penyakit namun belum ditemukan cara yang ampuh dan cepat untuk menyembuhkannya.
#Kesisi Kiya
Saat ini dia tengah berada di sebuah ruangan yang sepertinya sebuah laboratorium, dia sedang bersama dengan Rosa dan mereka sedang melakukan penelitian.
"Ros apa ini akan berfungsi" kata Kiya
"Nona, tanaman dan bahan yang nona campurkan sudah sesuai dengan aturan dan cara yang sudah di teliti oleh beberapa ilmuwan dan memiliki kemungkinkan yang besar akan berhasil" kata Rosa sambil memegang sebuah papan kecil di tangannya yang menunjukkan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh mereka
"Baguslah," kata Kiya
Kenapa dia bertanya padahal dia sudah tahu jawabannya?? Karena dia tidak mau terlalu menunjukkan bahwa dirinya sempurna, dia masih membutuhkan orang lain disisinya namun tidak bergantung. Itu alasannya kenapa dia sering menanyakan pendapat orang lain meskipun terkadang dia sudah mendapatkan jawabannya sendiri
"Sebenarnya apa yang akan nona lakukan" kata Rosa bertanya dengan heran
"Tidak ada Ros, hanya iseng saja" kata Kiya
"Lagipula kita sedang menjalankan rencana dan menunggu waktu yang tepat bukan, daripada berdiam diri dan tidak menghasilkan apa-apa lebih baik melakukan penelitian meskipun hasilnya tidak diketahui" kata Kiya
__ADS_1
"Baiklah nona" kata Rosa
"Ros bagaimana selanjutnya" kata Kiya
"Beberapa bulan lagi saya akan mendekati tuan Agra, saya juga mungkin tidak akan berada di sisi nona untuk menjaga nona karena menjalankan rencana ini" kata Rosa
"Apa kau akan baik-baik saja Ros, masih ada rencana lainnya yang bisa kau jalankan" kata Kiya sambil berjalan dan duduk di sofa
"Tapi nona, ini rencana yang lain tidak memiliki kemungkinan besar untuk sukses" kata Rosa
"Tapi kau tidak harus banyak berkorban Ros" kata Kiya sambil meminum segelas wine
"Tidak apa nona, lagipula keluarga nona sudah menolong saya dan merawat saya jadi ini waktunya saya balas budi" kata Rosa
"Nona jika itu orang lain tidak memungkinkan kita untuk sukses tapi jika saya, kemungkinan terbesar itu akan sukses karena saya sudah mendapatkan pelatihan dan juga sudah memahami semua rencana nona dan kemungkinan-kemungkinan lainnya" kata Rosa
"Ros jika memang kau ingin memuaskan aku dengan hasil kerjamu, laksanakan rencana lainnya jangan rencana itu" kata Kiya kemudian keluar dati laboratorium
"Tapi nona" kata Rosa sambil menyusul Kiya
"Tidak ada bantahan Ros" kata Kiya sambil terus berjalan
Dia memasuki rumah dan masuk ke kamarnya, dia mengunci pintu dan masuk ke dimensi pribadinya.
"Jika memang ini sukses, maka semua masalah ini akan secepatnya selesai" kata Kiya kemudian meminum sebuah pil dan pergi untuk berendam di air surgawi
__ADS_1
Dia merasakan sakit yang teramat sangat, dia menahan dan berusaha agar tidak berteriak. Meskipun hanya sendirian, tapi dia tetap tidak mau berteriak karena berpikir jika dia berteriak rasa sakit itu akan tetap sama bahkan bertambah, makanya dia lebih memilih menahannya.
Sampai akhirnya rasa sakit itu perlahan-lahan mereda digantikan dengan rasa nyaman yang mengalir didarah nya, dia merasakan kenyamanan yang membuatnya semakin tenggelam kedasar danau. Setelah cukup lama, dia akhirnya terbangun dan berenang keluar danau dan naik kemudian mengganti pakaiannya.
Dia melihat kecermin bagaimana kondisinya saat ini, parasnya yang semakin cantik dan kulit yang lebih putih dan mulus. Beberapa helai rambutnya berubah menjadi warna warni berselang-seling dengan rambut hitamnya, membuat dia kelihatan sangat indah. Bibirnya yang berwarna merah muda, dengan hidung kecil yang sangat mancung, warna matanya juga berubah yang awalnya normal (hitam) sekarang seperti warna galaksi jika dilihat dari dekat. Postur tubuh yang tidak berubah, namun bentuknya yang semakin berisi.
"Huh dijaman ini, kecantikan seperti ini mungkin akan menghancurkan negara bahkan dunia" kata Kiya
"Aku harus melihat apa Element ku berfungsi?? Jika benar, maka tebakanku benar bahwa dunia tidak sederhana" kata Kiya kemudian memulai memfokuskan pikirannya pada telapak tangannya
Setelah cukup lama berpokus akhirnya ditangannya muncul sebuah api kecil, namun semakin lama semakin besar dan setelah itu dia mencoba elemen-elemen lainnya dan ternyata bisa.
"Ahk benar-benar tidak sederhana, mungkin setelah urusanku selesai dengan Agra aku akan menghadapi tantangan yang lebih berbahaya" kata Kiya kemudian memilih untuk keluar
Tapi sebelum keluar dia mengambil buku yang isinya ada resep pembuatan ramuan atau pil untuk kesehatan dan lainnya, sebenarnya dia sudah menguasainya namun tetap saja dia harus mempelajarinya.
**Hai guys author comeback nih
maaf yah baru up soalnya author sibuk banget, author baru lulus dan ya lagi cari lowongan gituh. terus kemaren ada salah satu anggota keluarga author yang meninggal dunia jadi author gak sempet bikin, minta doanya buat almarhumah yah.
Author gak janji buat up tiap hari ataupun beberapa hari sekali, soalnya makin kesini makin susah cari inspirasi. belum lagi author punya kesibukan tersendiri, bener-bener tantangan buat author.
Tapi berkat doa dan dukungan kalian selama ini buat author, bikin author pengen terus berkarya dan ngasih karya yang baik buat kalian.
Jadi jangan lupa sama like, komen dan vote nya yah❤️❤️**
__ADS_1