
Setelah sampai dikediamannya dia menidurkan bayi itu di kasurnya kemudian dia pergi untuk mencari peralatan bayi di Gelang dimensi nya, setelah mendapatkan apa yang dibutuhkan Su Zu keluar
"Apa yang yang mulia bawa itu" kata Shali
"Perlengkapan bayi" kata Su Zu
"Yang mulia benar-benar ingin merawatnya, kenapa??" Kata Shali heran
"Tentu saja, lagipula aku suka anak kecil" kata Su Zu
Ya meskipun dia dingin terhadap dunia luar, tapi dia sering menghabiskan waktunya untuk melihat keseharian anak-anak panti asuhan
"Tapi bagaimana dengan orangtuanya" kata Shali
"Aku akan menyuruh anggotaku untuk mencari asal usulnya" kata Su Zu
"Baiklah" kata Shali
"Ouh iya tolong isikan bak itu dengan air hangat, aku ingin memandikannya" kata Su Zu
"Baik yang mulia" kata Shali kemudian pergi menjalankan apa yang Su Zu perintahkan
"Kau mandi dulu yah" kata Su Zu sambil membuka baju bayi itu
Bayi yang Su Zu temukan berusia sekitar 5 bulan, jadi sudah cukup besar juga.
"Yang mulia ini airnya" kata Shali
"Terimakasih" kata Su Zu kemudian membawa bayi itu untuk dimandikan
Su Zu memandikan bayi itu dengan sangat hati-hati dan telaten, Setelah selesai dimandikan Su Zu membawa bayi itu kembali ke kasurnya untuk dikenakan pakaian. Sebelum menggunakan pakaiannya, Su Zu membalurkan minyak kayu putih dan bedak ditubuh anak itu.
Setelah itu dia menidurkan bayinya, dan dia memilih untuk mengobrol bersama Shali
"Kira-kira dia bayi punya siapa" kata Shali
"Kenapa kau menanyakan itu" kata Su Zu
"Ya hamba takut orangtuanya mencarinya" kata Shali
"Kau benar, mungkin saja orangtuanya sedang dalan bahaya oleh karena itu dia menyimpan bayi itu disana agar bayi ini selamat" kata Su Zu
"Itu mungkin saja" kata Shali
Shali dan Su Zu memilih untuk menikmati cemilan yang memang selalu Su Zu sediakan.
"Salam yang mulia" kata seseorang yang tiba-tiba muncul
"Kau sudah kembali Mandala" kata Su Zu, ya orang yang baru datang itu Mandala
"Iya yang mulia, hamba sudah selesai mencari informasi mengenai benua Shin" kata Mandala
"Mana" kata Su Zu dan Mandala memberikan sebuah gulungan kertas
"Semuanya ada disana" kata Mandala dan Su Zu membaca gulungan itu dengan serius
"Jadi terjadi kekacauan dan keretakan di dimensi lain karena kalian aku tarik" kata Su Zu
"Iya yang mulia" kata Mandala
__ADS_1
"Jika ingin memperbaiki semuanya maka aku harus turun tangan" kata Su Zu
"Tapi yang mulia" kata Shali
"Tidak ada tapi-tapian ini sudah jadi tugasku" kata Su Zu
"Tapi aku masih sedikit tidak paham" kata Su Zu
"Apa yang yang mulia tidak pahami" kata Mandala
"Kata ibuku aku pencipta, tapi kenapa saat aku menciptakan aku malah menghancurkan" kata Su Zu
"Itu sudah menjadi takdir, yang mulia mungkin memang pencipta tapi bukan berarti semua yang yang mulia ciptakan tidak memberikan kerugian bagi yang mulia. Setiap hal yang yang mulia lakukan akan meminta pertanggungjawaban, dan mungkin ini konsekuensinya" kata Mandala
"Kau benar, aku tidak berpikir sampai kesitu" kata Su Zu
"Jadi apa yang akan yang mulia lakukan sekarang" kata Shali
"Kita akan pergi di dimensi yang sedang kacau dan memperbaiki semuanya" kata Su Zu
"Baiklah yang mulia" kata Manda dan Shali
"Tapi kau cari dulu identitas anak itu baru kita kembalikan dia dan pergi menyelesaikan semuanya" kata Su Zu
"Baik yang mulia" kata Mandala kemudian pergi
"Kau jaga bayi itu, aku akan pergi dulu menemui Gege ku" kata Su Zu
"Baik yang mulia" kata Shali
Su Zu pergi bukan menemui Gege Jin atau Gege nya yang lain, tapi Gege yang dia maksud adalah tunangannya pangeran Han Chen Zhao. Dia sudah sampai di kamar pangeran Han Chen Zhao dan memilih untuk tidur karena pangeran Han Chen Zhao Yun sedang mengikuti pelajaran yang diberikan oleh tetua.
"Kenapa dia tidak menghubungi ku jika dia mau kemari, bahkan dia tidak terganggu oleh suara pintu yang kubuka, biasanya mendengar helaan napas ku saja dia bangun" kata pangeran Han Chen Zhao
"Mungkin dia sangat lelah jadi biarkan saja, aku akan mandi dulu" kata pangeran Han Chen Zhao
Pangeran Han Chen Zhao pun memilih untuk mandi kemudian berpakaian, setelah itu dia ikut berbaring di samping Su Zu. Dia terus memperhatikan wajah cantik Su Zu yang damai dikala tidur, dia benar-benar terpesona oleh kecantikan wanita yang saat ini berada dihadapannya
"Bagaimana aku Tidak mencintaimu, kau sesempurna ini Kiya" kata pangeran Han Chen Zhao sambil mengelus pipi Su Zu
"Kau hanya milikku" kata pangeran Han Chen Zhao kemudian memeluk Su Zu
"eunggghh" Su Zu bangun
"Abang" kata Su Zu
"heummmm kau sudah bangun, tumben sekali kau nyenyak tidur biasanya mendengar suara sedikit saja kau bangun" kata Su Zu
"Tadi aku menggunakan ilmuku untuk membuat aku tidak mendengar suara yang bisa mengganggu tidurku" kata Su Zu
"Begitu kah?? Ahk pantas saja" kata pangeran Han Chen Zhao
"Abang sudah selesai mengikuti pelajaran" kata Su Zu
"Sudah itu sebabnya Abang ada disini" kata pangeran Han Chen Zhao
"Ahk baiklah" kata Su Zu
"Ada apa?? apa ada hal penting" kata pangeran Han Chen Zhao
__ADS_1
"Iya bang, sangat penting" kata Su Zu
"Apa itu" kata pangeran Han Chen Zhao sambil melepaskan pelukannya
"Aku akan pergi" kata Su Zu to the points
"pergi kemana??" kata pangeran Han Chen Zhao bingung
"Kedimensi lain, banyak masalah disana" kata Su Zu serius
"Apa kau harus turun tangan sendiri, apa tidak ada yang bisa menggantikan mu" kata pangeran Han Chen Zhao
"mungkin tidak bang, tapi aku janji aku akan secepatnya kembali" kata Su Zu
"Tapi, kita baru saja bersama lagi" kata pangeran Han Chen Zhao lesu
"Ayolah aku akan sebentar, aku janji aku akan kembali secepatnya" kata Su Zu
"tapi" kata pangeran Han Chen Zhao
"Demi kebaikan semuanya bang" kata Su Zu
"Baiklah" kata pangeran Han Chen Zhao mengalah
"terimakasih bang" kata Su Zu kemudian mengecup singkat pipi pangeran Han Chen Zhao
"Kalo begitu aku akan pergi, sampai berjumpa nanti bang" kata Su Zu kemudian dia menghilang dan muncul dikamar
"yang mulia" kata Shali saat melihat Su Zu
"Ada apa ini" kata Su Zu
"Entah, dia tidak mau bersama ku" kata Shali
"Yasudah, disini sudah ada aku bukan jadi biarkan dia bersamaku" kata Su Zu
"Baik yang mulia" kata Shali kemudian dia mundur
"Kau sudah sangat pandai rupanya" kata Su Zu kemudian ikut berbaring disamping bayi itu fan menyanyikan lagu tidur untuk bayi itu
Setelah bayi itu tidur, Su Zu dan Shali pergi untuk makan karena hari sudah malam dan sudah saatnya makan malam. Setelah selesai makan malam Su Zu dan Shali mengobrol di kursi yang ada dikamar Su Zu
"Yang mulia apa info dari Mandala sudah yang mulia baca semua" kata Shali
"Sudah dan aku sudah memahaminya" kata Su Zu
"Lalu apa yang akan yang mulia lakukan" kata Su Zu
"Aku akan membereskan kekacauan dimensi Hitam Putih baru membereskan masalah dibenua Shin" kata Su Zu
"kenapa dimensi Hitam Putih terlebih dahulu, kenapa tidak benua Shin terlebih dahulu" kata Shali
"Pusat kekacauan adalah dimensi Hitam Putih, jika di dimensi itu membaik maka benua Shin akan dengan mudah kita perbaiki" kata Su Zu
"Baiklah yang mulia" Kata Shali kemudian mereka mengobrol biasa
Hai guys author comeback nih
Jangan lupa like komen dan vote yah
__ADS_1
Author sayang kalian bye