Time Travel Kiyara

Time Travel Kiyara
Ikut Abang


__ADS_3

Saat ini Kiya sedang berada di kamarnya, dia masih tidur padahal jam sudah menunjukkan waktunya sarapan. Seorang wanita cantik saat ini tengah mengetuk pintu kamar Kiya, pasalnya seluruh anggota keluarga sudah menunggu di ruang makan


Tok


Tok


Tok


"Kiya sayang, bangun nak kita sarapan" kata Ny. Tama tapi tidak ada jawaban dari dalam


"Dia masih tidur" kata Ny. Tama


Ny. Tama mencoba membuka pintu dan ternyata tidak dikunci, dia masuk dan mendapati Kiya masih tidur.


"Sayang bangun yuk" kata Ny. Tama sambil mengelus kepala Kiya


"Eungghhhh iya mom sebentar lagi" kata Kiya yang masih memejamkan matanya


"Ayo sayang yang lain udah nungguin kamu di meja makan" kata Ny. Tama


"Iya mom, Iya mandi dulu yah" kata Kiya sambil merubah posisinya menjadi duduk tapi matanya masih terpejam


"Jangan lama-lama, yang lain udah nunggu" kata Ny. Tama


"Iya mom" kata Kiya kemudian pergi untuk mandi tapi matanya masih terpejam dan alhasil dia menabrak tembok


Jedugg


"Awwss siapa sih yang taro tembok disini" kata Kiya kesal


"Tembok gak salah, kamunya aja yang jalan gak liat-liat" kata Ny. Tama


"Udah mommy turun aja nanti Kiya juga turun kok" kata Kiya


"Yaudah mommy duluan yah" kata Ny. Tama


"Iya mom" kata Kiya kemudian masuk kamar mandi dan Ny. Tama keluar dari kamar Kiya


Ny. Tama menemui suami dan anaknya yang sudah menunggu di meja makan, dia duduk di kursi sebelah suaminya.


"Mana Kiya mom" kata Lio


"Lagi mandi" kata Ny. Tama


"Baru bangun??" Kata Lio


"Iya" kata Ny. Tama


"Yaudah tunggu bentar lagi biar sarapan sama-sama" kata Tn. Tama


"Iya Dad" kata Ny. Tama dan Lio


Tak lama Kiya pun turun dengan baju santainya, lagipula ini weekend jadi mereka tidak akan kemana-mana.


"Pagi semuanya" kata Kiya


"Pagi" kata mereka bersamaan


Merekapun mulai sarapan, dan setelah sarapan mereka memilih untuk duduk di ruang keluarga untuk sekedar mengobrol seperti biasanya. Elayiduran disamping Lio dan paha Lio dijadikan bantal, dan Lio dengan senang hati mengelus kepala Kiya.


"Ya" kata Tn. Tama


"Ya dad" kata Kiya


"Kamu gak mau gituh bebas, maen sama teman sebaya kamu" kata Tn. Tama


"Kenapa emangnya dad" kata Kiya bingung


"Ya abang kamu juga masih sekolah masa kamu diam dirumah?? Emang gak bosen" kata Tn. Tama


"Bosen gak bosen sih dad, lagian kan sering bantuin Daddy juga jadi gak terlalu bosen" kata Kiya


"Ya kamu masih remaja Kiya jangan terlalu memforsir diri kamu soal kerjaan, nikmati masa remaja kamu sayang" kata Ny. Tama


"Iya mom nanti aja kalo abang udah SMA aku ikut SMA" kata Kiya


"Masa adeknya sekelas sama abangnya" kata Lio


"Lagian beda beberapa bulan doang bang" kata Kiya


"Iya deh iya" kata Lio


"Bang" kata Kiya


"Apa" kata Lio yang pokus pada acara yang di tonton

__ADS_1


"Jalan yuk, mumpung weekend" kata Kiya manja


"Kemana" kata Lio


"Kemana aja kek" kata Kiya


"Gak ahk bentar lagi abang mau jalan ama temen" kata Lio


"Yaudah ikut yah" kata Kiya senang


"Enggak deh enggak" kata Lio


"Abang iih pengen ikut" kata Kiya merengek


"Gak boleh, temen abang cowok semua" kata Lio


"Yaiyalah cowok, kalo cewek Abang cwok apaan" kata Kiya


"Yah ikut yah" kata Kiya manja


"Udah bang ajak aja adeknya kasian juga dia bosen dirumah" kata Ny. Tama


"Tapi mom" kata Lio


"Yaudah iya boleh" kata Lio mengalah


"Yey" kata Kiya kemudian pergi ke kamarnya dengan berjalan sambil meloncat-loncat seperti anak kecil.


ya didepan keluarga nya dia ingin menjadi putri kecil yang dimanja, tapi didepan dunia dia adalah penguasa.


"Tuh kan adeknya seneng banget" kata Ny. Tama


"Iya mom, abang kira dia gak bakalan seseneng itu karena abang ajak. Kalo tau gituh, abang bakalan sering ajak adek jalan" kata Lio


"Makanya sering-sering ngobrol sama dia, dia sayang banget tau sama Abang" kata Ny. Tama


"Iya mom, yaudah Abang ganti baju dulu" kata Lio kemudian pergi


"Makasih yah mom" kata Tn. Tama pada istrinya itu


"Buat apa dad" kata Ny. Tama


"Ya udah sayang sama Kiya juga perduli sama dia" kata Tn. Tama


"Apaansih kitakan keluarga jadi harus gitu Dad" kata Ny. Tama


Tak lama Kiya turun lebih dulu dan duduk bersama dengan kedua orangtuanya itu, sambil membenarkan pakaian yang dia kenakan.


"Iiihh abang mana sih?? Aku aja yang cewek udah, lah dia lama" kata Kiya


"Sabar Ya" kata Ny. Tama


"Lama mom kayak cewek aja, tapi aku cewek enggak gtu deh perasaan" kata Kiya


"Apaan tuh muka" kata Lio yang turun tangga


"Lama" kata Kiya cemberut


"Kamu yang kecepetan" kata Lio


"Nyenyenyenye, udha yuk" kata Kiya


"Iya ayuk" kata Lio


"Mom Dad Kiya pergi dulu yah" kata Kiya


"Lio juga yah" kata Lio


"Jangan malem-malem pulangnya" kata Ny. Tama


"Iya mom" kata Kiya dan Lio


Merekapun pergi ke garasi untuk mengambil mobil yang akan mereka gunakan.


"Mau pake mobil siapa" kata Lio


"Terserah" kata Kiya


"Mobil kamu yah, abang pengen coba mobil yang kamu modifikasi" kata Lio


"Iya boleh" kata Kiya kemudian mengambil kuncinya ditempat kunci yang sudah disediakan dan khusus kunci dari mobil-mobil pribadi milik Kiya (jadi mereka punya loker atau lemari tempat menyimpan kunci mobil pribadi milik mereka masing-masing)


"Makasih" kata Lio senang


Lio dan Kiya memang masih dibawah umur namun jika dilihat dari postur tubuh mereka, mereka akan terlihat seperti orang dewasa dan polisi tidak akan percaya kalo mereka masih remaja oleh sebab itu mereka berani membawa mobil.

__ADS_1


Merekapun pergi ke tempat tujua, mereka berkendara cukup cepat karena teman-teman dari Lio sudah menunggu. Setelah berkendara cukup lama akhirnya mereka sampai di sebuah cafe atau tempat anak-anak muda nongkrong. Lio dan Kiya masuk ke cafe dan saat masuk ada seseorang yang melambaikan tangan pada mereka, Lio yang menyadari bahwa itu adalah temannya akhirnya menghampiri mereka dan duduk bersama.


"Lama banget Yo" kata seorang pria yang merupakan teman Lio


"Yo Yo Yo nama gue Lio," kata Lio kesal


"Ya maaf" kata orang itu


"Sama siapa lo" kata seorang yang lain


"Adek gue, kenalin Kiyara" kata Lio mengenalkan Kiya


"Kiya" kata Kiya


"Adek sama abang sama ya" kata salah satunya lagi


"Lu ngajak nongkrong tuh ngajak ngumpul apa mau ngomongin gue" kata Lio


"Udah!" Kata seseorang lagi


Jadi Lio itu sahabatan berenam, mereka itu dari orang-orang yang cukup berada tapi sederhana. Ya meskipun mereka anak dari pengusaha kaya, tapi mereka tidak pernah memandang harta untuk berteman. Mereka berteman dengan siapapun, bahkan salah satu dari mereka hanya orang biasa bukan anak dari pengusaha.


"Kenalin gue Kevin" kata salat satu teman Lio


"Gue Keynan" kata salat satunya lagi


"Gue Fadil" kata satunya lagi


"Gue Daffa" kata Satunya, dan yang satunya hanya diam sepertinya orang itu orang yang sipatnya gak beda jauh sama Lio


"Kalo yang itu biar abang yang kenalin, dia Al nama lengkapnya Aldi" kata Lio


"Ok, Kiya" kata Kiya kemudian memilih untuk duduk


Kiya pun memesan makanannya, dan sambil menunggu dia memasang earphone dan mendengarkan musik tanpa memperdulikan mereka yang ada disana yang sedang melihat tingkahnya.


"Dia seriusan adek lo itu" kata Kevin


"Iya" kata Lio


"Yang anak bokap tiri lo itukan??" kata Kevin


"Iya" kata Lio


"Kayaknya lo deket banget sama dia akhir-akhir ini" kata Daffa


"Kenapa emang" kata Lio


"Gak biasanya lo sedeket itu sama cewek" kata Daffa


"Dia beda bego" kata Lio


"Tapi cewek kan" kata Daffa


"Yaiyalah bego, gue di pesenin belom nih" kata Lio


"Udah" kata Keynan


"Makasih" kata Lio kemudian memainkan HP nya karena menunggu makanan


Tak lama makanan Lio dkk dan Kiya datang, kemudian mereka menikmati makanan mereka. Kiya sibuk makan juga memainkan ponselnya sedangkan Lio makan sambil ngobrol, setelah selesai makan mereka duduk sebentar sebelum pergi ke tempat tujuan mereka.


"Mau kemana lagi bang" kata Kiya


"Mau ke basecamp" kata Lio


"Ouhh gue balik aja ya" kata Kiya


"Kenapa" kata Lio


"Gak enak aja" kata Kiya


"Gak papa, lagian ada anggota cewek ko" kata Fadil


"Seriusan" kata Kiya


"Iya" kata Fadil


"Yaudah gue ikut" kata Kiya


"Yuk" kata Daffa


Merekapun pergi ke basecamp tempat dimana Lio dkk sering berkumpul, letak basecamp mereka tidak jauh dari cafe tempat mereka nongkrong tadi. Ya cafe itu tempat teman-teman Lio berkumpul, bahkan mereka sudah mengetahui siapa saja pegawai disana. Pegawai disana juga sudah mengetahui siapa saja anggota dari BST (Blood Sweat and Tears), selain mereka sering datang ke cafe itu mereka juga baik dan tidak membuat kekacauan seperti geng atau kelompok lain.


Hai guys author comeback nih

__ADS_1


Maaf yah baru up, soalnya author lagi ujian terakhir.


Makasih buat yang udah setia nunggu dan support, jangan lupa like komen dan vote yahh


__ADS_2