Time Travel Kiyara

Time Travel Kiyara
seseorang dari masa lalu


__ADS_3

Disisi Su Zu dia sedang berada di gazebo sambil menunggu suruhannya untuk membereskan kediamannya, dia menunggu sambil makan besar (cumi, gurita, lobster, kerang, udang, dan nasi tiram yang diberi bumbu pedas manis). Setelah semua makanan habis, kediamannya pun sudah selesai dibersihkan dan yang ditugaskan untuk membersihkannya sudah kembali (anggota BL). Dia memilih untuk tetap duduk disana sambil bermain gitar, dia menyanyikan lagu yang menurut dia menggambarkan perasaan nya.


Lesti - Kulepas Dengan Ikhlas


Selamat ku ucapkan padamu


Wahai engkau orang yang paling aku sayang


Kulepas dirimu dengan ikhlas


Semoga tuhan jagakan dirimu dan dia


Kudatang memberikan selamat


Walau langkah kaki gamang


Untuk aku kamu datang


Semoga dirimu bahagia


Dulu kita pernah berbagi rasa


Tapi kini hanya teman biasa


Dulu kita bisa berencana


Tapi tuhan yang menakdirkannya


Hidup terus berjalan


Engkau telah ku relakan


Pada tuhan semua


Kupasrah kan


Tanpa dia sadari ada seseorang yang mendengar kan nyanyiannya dan suara petikan gitar, dia sangat hapal cara bermain gitar ini dan lagu ini bukankah ini lagu yang sedang booming di dunia modern sebelum kematiannya. Dia terus mencari sumber suara dan berhenti disebuah kediaman yang tidak terlalu luas, dia masuk dan mendapati seseorang yang sedang memegang gitar di gazebo. Dia memilih untuk kembali ke kediaman yang disiapkan untuk nya daripada mengganggu orang itu, padahal orang yang menurutnya terganggu karena kehadirannya sudah mengetahui kehadirannya sebelum dia memasuki kediaman nya itu.


Orang itu kembali kekediaman nya kemudian duduk dan memikirkan apa sebenarnya yang terjadi,


"Siapa dia, apa dia sama sepertiku berpindah dimensi atau ada hal lainnya atau mungkin kebetulan. Tapi itu lebih tak mungkin karena bahasanya berbeda, lagipula gitar itu mana mungkin disini sudah ada alat musik itu yang ada disini hanya guqin dan alat lainnya sedangkan gitar. Siapa sebenarnya dia, apa dia mis Kiya itu tapi jika benar kemungkinan terbesar dia adalah Kiyara. Apa mungkin dia memang ada disini juga, aku harus mencari tahu nanti karena tak mau mengganggu acara ulangtahun nya sekarang." Katanya bermonolog


Kembali ke sisi Su Zu, dia merasakan ada seseorang yang mendekat kemudian pergi lagi dia memilih mengabaikan itu da melanjutkan menyanyi setelah selesai dia membayangkan bahwa Sendy sudah menikah dan cinta mereka takan bersatu karena dunia mereka sudah berbeda. Setelah itu dia memilih untuk masuk dan mandi, setelah berpakaian dia memilih untuk tidur. Keesokan harinya acara dimulai, seperti biasanya semua anggota kerajaan dan tamu berkumpul di aula kerajaan. Semua kerajaan yang bertetangga dengan kerajaan Tang diundang dan semua pangeran juga putri wajib hadir karena selain acara ulangtahun Su Zu, acara kali ini merupakan acara pencarian pasangan untuk pangeran mahkota dan pangeran ke 3 (karena pangeran ke 2 sudah memiliki kekasih).


Semua orang sudah menunggu di aula, hanya tinggal Su Zu yang masih di perjalanan. Dia harus menyiapkan semuanya sendiri karena tidak mau mengganggu atau merepotkan anggotanya, dia berdandan seadanya dan menggunakan hanfu berwarna merah muda bercampur putih. Dia terlihat sangat anggun apalagi dengan adanya mahkota di kepalanya dan beberapa perhiasan yang menghiasi leher dan kepalanya, dia tidak menggunakan cadar karena semua orang sudah tahu wajahnya yang cantik. Dia berjalan sangat anggun hingga sampai di pintu aula, dan prajurit yang bertugas mengumumkan kedatangan mengumumkan kedatangannya


"Yang mulia putri keempat, putri Xie Su Zu memasuki ruangan" teriak prajurit


Saat melangkahkan kakinya kedalam aula, semua mata tertuju padanya. Ada yang menatapnya dengan kagum dan ada yang iri,


"Salam ayahanda, salam Gege dan jiejie, juga salam pada semua yang hadir disini" kata Su Zu


"Duduk ditempat mu Zu'er" kata Raja Tang


"Baik ayah* kata Su Zu kemudian berjalan dan duduk dikursi nya


"Baiklah, Zhen mengumpulkan kalian disini bukan hanya untuk acara ulangtahun putri keempat saja melainkan acara untuk pengangkatan putra mahkota dan putri mahkota juga acara pencarian pasangan bagi pangeran pertama dan ketiga" kata Raja Tang


"Yang mulia apa pangeran kedua tidak mencari pendamping" kata salah satu tamu


"Dia sudah memiliki pilihan nya sendiri, jadi dia tidak memerlukan ini" kata Raja Tang


"Baiklah kita mulai acara penobatan nya" kata Raja Tang


"Yang mulia siapa yang akan diangkat menjadi putri mahkota" kata salah satu tamu


"Putri pertama, putri Tang Yu Lu" kata Raja Tang


"Bukankah dia putri dari selir" kata perdana menteri


"Lalu apa masalah nya" kata Su Zu dingin

__ADS_1


"Seorang putri mahkota biasanya anak dari permaisuri" kata perdana menteri


"Lalu jika dia anak selir apa bedanya, dia tetap anak ayahku. Jangan pernah perdebatkan masalah ini jika kalian tidak mau terkena imbasnya, aku peringatkan siapapun yang berani mengusik gelar jiejie ku akan berhadapan denganku" kata Su Zu tegas dan mengeluarkan aura nya


"Zu'er aura mu" kata pangeran Lin


"Maaf" kata Su Zu dan menarik kembali auranya


"Terimakasih Zu'er" kata putri Yu Lu


"untuk apa jiejie, itu tidak diperlukan" kata Su Zu


Aula kagum dengan sifat Su Zu yang pemaaf meskipun dulu dia sering disakiti bahkan tidak dipedulikan, mereka benar-benar mengagumi sosok Su Zu.


Acara penobatan pun selesai, dan putri Yu Lu sudah resmi jadi putri mahkota begitupun dengan pangeran Jin. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pertunjukan bakat untuk mencari pendamping bagi pangeran mahkota dan pangeran ke 3, juga pertunjukan untuk mendapatkan hadiah dari Su Zu. Akhirnya ada kedua pangeran itu mendapatkan 1 pasangan, pangeran pertama mendapatkan pasangan dari keluarga panglima Jin sedangkan pangeran ke4 mendapatkan dari keluarga jendral Yue.


"Baiklah sekarang adalah pemberian hadiah untuk putri ke 4" kata kasim


Para putri dan pangeran juga semua tamu memberikan hadiah pada Su Zu, ada yang memberikan hanfu ada yang memberikan perhiasan dan lainnya. Setelah acara itu selesai semua orang termasuk Su Zu bubar dan kembali ke kediamannya masing-masing, saat di jalan langkahnya terhenti karena ada seseorang yang menarik tangannya.


"Ada apa" kata Su Zu


"Kau orang yang aku temui di hutan kegelapan" kata orang itu yang ternyata pangeran Han Chen Zhao


"Iya, lalu" kata Su Zu


"Tidak ada, hanya menyapa saja" kata pangeran Han Chen Zhao


"Ouh yasudah kalau begitu, aku akan kembali ke kediaman ku" kata Su Zu sambil berjalan


"Aku mau bertanya boleh" kata pangeran Han Chen Zhao sambil mengikuti langkah Su Zu


"Apa" kata Su Zu sambil terus berjalan


"Apa kau yang menyanyikan lagu itu dan memainkan gitar" kata pangeran Han Chen Zhao


"Bagaimana kau tahu alat itu bernama gitar" kata Su Zu terkejut sambil menghentikan langkahnya


"Bolehkah kita bicarakan ini dikediaman mu, disini banyak orang" kata pangeran Han Chen Zhao serius


Kemudian mereka berjalan bersama ke kediaman Su Zu, saat sampai mereka duduk di gazebo.


"Darimana kau tahu bahwa benda itu bernama gitar" kata Su Zu serius


"Apa kau dari dunia modern juga" kata pangeran Han Chen Zhao juga tak kalah serius


"Juga, apa maksud mu" kata Su Zu dingin


"Apa kau bertransmigrasi seperti ku" kata pangeran Han Chen Zhao serius


"Transmigrasi, maksud nya coba jelaskan secara rinci" kata Su Zu serius


"Apa kau mati kemudian menempati tubuh putri Xie Su Zu" kata pangeran Han Chen Zhao


"Bagaimana kau tahu" kata Su Zu terkejut


"Apa kau Kiya" kata pangeran Han Chen Zhao dengan mata yang mulai berkaca-kaca


"Iya aku Miss Kiya" kata Su Zu


"Kiyara" kata pangeran Han Chen Zhao


DEG


"Siapa kau" kata Su Zu terkejut


"Apa kau lupa pada aroma tubuh ini Queen" kata pangeran Han Chen Zhao dan Su Zu menghirup udara disekitarnya memastikan aroma tubuh seseorang yang ada dihadapannya


"Bang Sendy" kata Su Zu dan matanya mulai berkaca-kaca


"Iya ini abang, apa kau lupa" kata pangeran Han Chen Zhao

__ADS_1


"Abang" kata Su Zu kemudian memeluk pangeran Han Chen Zhao dengan sangat erat


"Bagaimana abang bisa ada disini dan menempati tubuh ini, apa yang terjadi bang" kata Su Zu dan dia menangis


"Biarkan seperti ini dulu, abang sangat rindu padamu. Setelah ini abang akan menjelaskan semuanya" kata pangeran Han Chen Zhao dan akhirnya mereka memilih diam dan menikmati kehangatan pelukan yang sudah lama mereka rindukan


Setelah berpelukan cukup lama akhirnya mereka melepaskan pelukannya,


"Sekarang jelaskan apa yang terjadi" kata Su Zu


"Abang terkena bom saat akan melepaskan sandra, dan abang masuk ke tubuh ini saat tubuh ini meminum racun yang tanpa wangi dan tanpa bau atau rasa saat berada di kerajaan nya. Awalnya Abang bingung tapi ingatan membuat abang sedikit bisa memahami apa yang terjadi, setelah itu abang terus berlatih hingga abang pernah melihat mu ada di kerajaan Han. Abang bertanya pada jendral Zu siapa kamu, dan dia bilang kamu Kiya orang yang pernah abang temui di hutan kegelapan. Setelah mendengar nama Kiya abang berpikir bahwa itu adalah kamu maka dari itu abang mencari informasi tentang mu, dan abang mendapatkan informasi dari jendral Zu bahwa perhiasan yang menjadi jaminan untuk abang masuk ke hutan kegelapan ada pada putri ke 4 kerajaan Tang, maka saat ada acara ini abang ikut dan ingin memastikan nya dan ternyata itu benar" kata pangeran Han Chen Zhao


"Lalu bagaimana dengan keluarga ku bang" kata Su Zu


"Anggota kita tetap akan menjaga keluarga mu, dan abang juga Daddy sudah memiliki pendamping" kata pangeran Han Chen Zhao


"Lalu Abang sendiri" kata Su Zu


"Orang yang paling abang cintai meninggal dipelukan Abang sendiri, abang hampir gila dan menjadi gila kerja hingga abang tak pernah berpikir untuk menikah hingga akhirnya abang kembali dipertemukan dengan orang yang membuat abang semangat untuk menjalani hidup" kata pangeran Han Chen Zhao sambil membawa Su Zu kepelukannya


"Apa abang belum memiliki istri didunia modern" kata Su Zu sambil membalas pelukannya


"Tak ada waktu untuk memikirkan hal itu, abang selalu memikirkan kamu karena merasa gagal menjaga berlian indah itu" kata pangeran Han Chen Zhao


"Abang selalu saja berlebihan" kata Su Zu


"Eummm bolehkah abang melamar mu" kata pangeran Han Chen Zhao sambil memegang pundak Su Zu agar sedikit menjauh dan menatap mata Su Zu lekat-lekat


"Maksud abang" kata Su Zu bingung


"Kita sudah lama mengenal satu sama lain dan hidup bersama, bolehkah di kehidupan ini abang kembali memiliki mu" kata pangeran Han Chen Zhao


"Tapi" kata Su Zu


"Kenapa kau ragu" kata pangeran Han Chen Zhao


"Apa abang sudah memiliki tunangan" kata Su Zu


"Kau tahu selama ini sipat pangeran ini yang dingin dan datar seperti mu, jadi dia belum terikat dengan siapapun" kata pangeran Han Chen Zhao


"Dulu aku memang dingin, tapi entah kenapa disini aku sangat jarang bersikap begitu" kata Su Zu


"Kenapa" kata pangeran Han Chen Zhao heran


"Entahlah, mungkin karena terlalu sering menjelaskan membuat ku hobby bicara juga karena Gege ku meminta agar aku tidak begitu" kata Su Zu


"Memang bicara bisa jadi hobby, tumben kau menurut" kata pangeran Han Chen Zhao


"Mungkin, memangnya selama ini aku tidak menurut" kata Su Zu


"Jadi apa boleh abang melamar mu" kata pangeran Han Chen Zhao


"Heummm boleh" kata Su Zu malu


"Terimakasih" kata pangeran Han Chen Zhao kemudian menarik Su Zu kedalam pelukannya


"Apa kau kembali membangun mafia" kata pangeran Han Chen Zhao


"Iya, tapi nama nya berbeda" kata Su Zu


"BL bukan" kata pangeran Han Chen Zhao


"Bagaimana kau tahu" kata Su Zu


"Kata jendral Zu ada pembunuh bayaran yang bernama Mafia BL jari aku tahu" kata pangeran Han Chen Zhao


"Ouhh ok" kata Su Zu kemudian mereka menghabiskan waktunya hingga makan malam dengan saling bertukar cerita dan bercanda.


...Hai guys author comeback....


...Jangan lupa like komen dan vote yah...

__ADS_1


...Terimakasih untuk support kalian selama ini...


...love you all😊😊😊...


__ADS_2