To Be Champs

To Be Champs
ep 17


__ADS_3

hari yang yang ditunggu pun tiba


Zaki yang sudah berkemas dan sudah berpamitan dengan adik adik serta yang lainnya.


Jasmine bahkan memberikan wadah makan untuk perjalanan nya , serta Andre dan teman temannya yang sedih karena Zaki akan pergi, Andre bahkan merajuk saat Zaki akan pergi .


cangcimen, kopi ,koran!!!!


suasana stasiun kereta api yang sudah lama Zaki tak rasakan.


ia masuk ke kereta untuk pergi ke Jakarta, dia meninggalkan kota tempat ia lahir itu tempat dimana semuanya dimulai dan berakhir dan bermulai kembali , kesempatan kedua kali ini dia tidak akan pernah melewatkannya lagi.


sementara itu di panti


saat semua anak anak tengah keluar untuk sekolah dan bermain, rose yang tengah menyapu dikagetkan dengan suara ketukan pintu .


"siapa itu ya?"


ia berhenti dan berhenti menyapu untuk melihat siapa yang berada di luar . "sebentar"


ketika ia membuka pintu seorang tukang pos berada di depan pintu itu, ia diberikan sebuah amplop tanpa alamat pengirimnya. rose pun bertanya dengan heran.


"dari siapa ya pak?"


"maaf Bu si pengirim tidak ingin diketahui namanya, oh ya tanda tangan dulu Bu"


setelah menerima amplop itu rose yang kembali masuk membuka isi amplop itu . suara hatinya terdengar jelas di rumah yang sunyi itu.


nood nood nood

__ADS_1


ia membuka lem amplop itu perlahan dan mulai membaca sebuah surat yang berada di dalam amplop.


dari wajahnya ia terlihat kaget saat melihat nama perusahaan di atas surat itu.


karena nama perusahaan itu adalah nama perusahaan yang memiliki tanah panti asuhan itu, rose tahu betul jika mereka mengirimkan surat pasti ada sesuatu yang merepotkan terjadi.


ia membaca perlahan-lahan, yang serius mulai berubah dan ketika ia selesai membaca , ia mengecek kembali apakah yang ia baca itu benar atau tidak, "temuan masalah sudah clear dan panti anda kini sudah berganti nama menjadi nama anda "


ia terus mengulanginya hingga ia tahu bahwa yang ia baca benar benar nyata dan bukan hanyalan matanya saja.


rose tentu saja senang , namun ia penasaran dan menebak siapa yang melunasi semua permasalahan yang ia tampung selama bertahun tahun itu, karena setahunya hanya dia saja yang tahu setelah pemilik sebelumnya.


surat itu pasti sudah sampai, aku ingin tahu seperti apa ekspresi wajah kak rose saat membacanya.


kereta yang berjalan selama setengah jam membuat Zaki mengantuk dan membuat matanya perlahan lahan tertutup, suara roda kereta yang ia dengar serta pemandangan diluar membuat sikap alaminya membuatnya tertidur di kereta.


di dalam kepalanya kini tak ada beban lagi, dan ia ingin melakukan hal yang belum pernah ia lakukan sebelumnya, ia hanya berharap semuanya sesuai dengan kemampuannya.


kereta berhenti....... zaki turun dan pergi untuk menuju ketempat dilaksanakannya seleksi itu.


saat ia sampai di tempat tunggu ia menunggu seseorang untuk menjemputnya, "kuharap dia masih ingat" sembari menggendong tas dan koper ia melihat kekanan dan kekiri menenggu seseorang. lalu sekitar 5 menit menunggu mobil hitam sedan berhenti didepannya.


di dalam mobil keluar seseorang berjas , ia menghampirinya. " anda zaki?" tanya pria berjas rapi itu


"ya itu aku" tanyanya heran. dia lantas langsung membukakan pintu belakangnya dan membawa koper dan tasnya untuk dimasukkan ke bagasi, "tak apa pak biar aku saja!" zaki membawa koper dan tasnya ke bagasi.


si sopir hanya bisa diam tak berkata apa apa, saat zaki sudah masuk kedalam mobil yang ia lakukan hanya melihat kejendela dan melihat lihat suasana kota jakarta seperti dulu. ia masih ingat saat pertama datang ke sini zaki harus berjalan kaki hingga ia menemukan transportasi dan sesampainya ditempat seleksi ia malah tidak lulus.


'untung aku masih mengingat nomor pak robert kalau tidak bisa terlambat aku sampai ke sana'

__ADS_1


tempat seleksi yang diadakan kali ini adalah stadion paling bersejarah di indonesia yakni stadion glora bung karno, dimana stadion itu pernah memainkan pertndingan pertandingan besar didalamnya, ya walaupun tak ada sejarah sepakbola yang terukir di stadion itu namun rakyat indonesia harus bangga karena stadion itu sangat dikenal di seluruh asia terutama asia tenggara .


mobil berhenti , zaki turun dengan sedirinya , ia melihat ke arah stadion yang megah itu.


sembari menghirup nafasnya ia mengatakan tekdanya dihadapan stadion buatan orang paling berpengaruh indonesia itu.


'baiklah ayo kita buat sejarah!' melihat ke atas stadion dengan bangga. pak luke yang telah menunggunya di parkiran , dengan segera menghampirinya yang tengah linglung mencarinya ia dengan berlari bergerak menuju zaki. dia benar benar menginginkan pria itu hingga ia rela melakukan semua itu.


"hah hah hah , akhirnya kau disini Zaki!" terengah engah


zaki yang melihat perjuangannya itu hanya tersenyum sembari menyapa dan menanyakan kabarnya untuk memulai obrolan , " oh pak law bagaimana kabar anda dimana pak robert" tanyanya sembari membawa koper dibelakang badannya. mereka mengobrol menuju ruangan pendaftaran dan tempat berkumpulnya para peserta.


mereka mengobrol sangat akrab hingga memancing perhatian beberapa orang, " siapa dia? mengapa dia bisa seakrab itu dengan agen ". tanya seorang berkepala pelontos yang tengah menunggu di kursi stadion. seorang pria besar dengan topi kebelakang menjawabnya dari kursi stadion belakang .


tampat mereka berkumpul di timur stadion .....


"heh palingan juga orang sok cari perhatian, hiraukan dia . palingan dia gagal dan menangis setelah seleksi hahahahahahah" katanya meremehkan, wajahnya benar benar menyebalkan.


mendengar tertawaannya yang besar para peserta mulai menggosipkannya , dan sepertinya mereka sangat mengenal orang besar itu " hey bukannya dia jordi dari akademi persija?' berbisik bisik .


"apa kenapa monster itu da disini" ujar orang orang berbisik.


di bawah zaki yang baru datang menoleh ke arah tribun dan melihat wajah wajah yang familiar. ia melihat ke arah jordi yang tertawa dan meihatnya " jadi kau juga disini rookie" ujar zaki tersenyum. ia jelas sangat mengenal jordi dan tahu dengan jelas sikapnya.


bagaimana mungkin aku bisa lupa pada mu pria gendut,dia adalah rookie paling menyebalkan di liga , kekerasan dan ketidaksopanannya dilapangan dan diluar lapangan adalah hal biasa yang sering dia lakukan , sangat arogan dan menganggap dirinyalah yang terbaik, pria besar itu memiliki ego yang luarbiasa besar sama besarnya dengan badannya, dia akan melakukan segala hal untuk terus menang jika ada yang lebih hebat darinya ia akan melakukan hal licik dilapangan. si sialan itu pernah hampir meematahkan kaki seorang striker yang menjadi top skor hanya karena menyalip angka golnya.


dia adalah orang tak waras.......


" ini kenakan nomormu di dada, dan naik ke atas untuk menunggu pengumuman " pak luke yang dengan baik hati mengambilkan dan mengisi formulir pendaftaran .

__ADS_1


" baik terima kasih pak luke" zaki tersenyum


"jika kau butuh sesuatu aku ada di ruang vip " dia pergi meninggalkannya


__ADS_2