
bagaimana aku bisa di sini
lihat tempat ini bukanlah hanya ada putih? tunggu dahulu seharusnya aku mabuk kan?
Zaki memukul mukanya sendiri, namun tak terjadi apa pun
dia memukul lebih keras namun yang dia rasakan hanya rasa sakit, "agh sial!"
lalu seseorang di belakang menepuk pundaknya
" tuan bahasamu itu agak kasar, mengapa kau heran ? kau sendiri yang menyodorkan dirimu"
orang dengan jas hitam serta muka tanda tanya itu membuat Zaki kaget tidak kepalang
"A Astaga aaaaaaa hantu tanda tanya!!!" Zaki berteriak seperti wanita
"ya ampun kawan , suaramu itu seperti wanita , dan kau sebut aku apa hantu tanda tanya? itu nama yang jelek "
Zaki yang takut terus mundur namun pria itu terus berada di depannya, bahkan setelah berlari kencang dia masih dikejar pria itu hingga Zaki merasa lelah dan menghentikan langkah kakinya.
"hahahaha apa ini kau baru berlari dan kau lelah?, kau adalah atlet atau apalah itu kan?, pantas saja kau disebut yang terlemah"
Zaki tidak merespon kata kata pria itu dan lantas menunjukkan sikap siap bertarung dengan mengepalkan tangannya di depan muka pria itu.
pria dengan tanda tanya itu melihatnya dan mulai melakukan hal yang membuat Zaki tercengang, yakni membuat dirinya menjadi jutaan kali lebih banyak.
dia terjatuh ke lantai dan lantas bertanya pada pria itu, "hey apakah aku mati!!!"
"oh tentu kau mati kawan, apa kau mau lihat caramu mati?"
"ap- ti tidak us-"
"terlambat"
lalu pria tadi menunjukkan tayangan kematian Zaki yang ternyata setelah dia menangis petir menyambarnya sebanyak 2 kali dan disinilah dia.
"apa? aku masih tak percaya kepadaku"
tanyanya
"oooh percaya sangat percaya jadi tolong jangan tunjukan lagi!!"
setelah menunjukkan itu mereka berbincang lama sekali yang membuat semua ini menjadi jelas.
"jadi kau adalah dewa atau semacamnya?"
"mungkin, namun aku sudah ada sebelum materi pertama ada, bahkan sebelum alam semesta ada aku sudah ada di ruangan putih ini dan bebas melakukan apa pun mari kita lihat seberapa banyak kesedihan yang kamu tampung sendiri ".
dia melihat ke mata Zaki dan.....
dia terkejut melihat itu yakni banyak kesedihan dan kebencian yang dia tampung sendirian bahkan saat pertama dia lahir dia sudah hidup dalam kebencian.
"kau akan mendapatkan kesempatan kedua !"
mendengar pria itu yang mengatakan itu secara mendadak lantas membuat Zaki bingung
"kurasa begitu, namun apakah tidak apa bagaimana jika timeline ku dan diriku yang lain menjadi berantakan?"
"astaga kau berpikir sejauh itu, .... tentu tidak karena waktu dan takdir adalah diriku aku cerminan dari semua emosi dan pikiran,"
__ADS_1
ada satu hal yang membuat Zaki terkejut, yakni dia bisa melakukan apa pun di ruangan putih ini dia bisa membuat, melaburkan, dan menciptakan apa pun yang dia mau , mulai dari hewan dan dunia yang baru ketika bosan.
setelah kira kira 2 jam di dunia nyata atau sekitar 20000 tahun di sana pria tanda tanya itu mulai mendekati tubuh Zaki dan seketika terdengar suara petir yang membuat tubuh Zaki perlahan lahan seperti meleleh.
"mengapa ini? hey tanda tanya? apa ini"
"hey mengapa ? mengapa? "
"HAHAHAHAHHAHAH HAHAHAHA ITU TADI 20.000 TAHUN PALING MENYENANGKAN, KESEMPATAN INI HANYA HADIAH DARIKU, SELEBIHNYA ITU ADA DI TANGANMU SEMOGA BERUNTUNG"
pria itu tersenyum dan tertawa
Zaki yang mendengar 20.000 tahun dia pun menyadari jika jarak antara dunia ini dan dunia nyata amat jauh yang membuatnya mulai berpikir.
apakah ini masih nyata atau khayalan, jika ini nyata maka aku akan berterima kasih namun jika ini mimpi biarkan aku tetap tertidur
.
.
.
Ding!!
[syarat player telah terpenuhi]
[mati sekali dan hidup lagi]
[memulai]
0%
50%
80%
99%
100%
[proses selesai]
.
mata Zaki terpejam melihat kegelapan yang ketika dia merasakan ada sesuatu yang menyentuhnya, seketika dia bangun dan terkejut.
"astaga !!! siapa ka-"
"Kaka Zaki mengapa terkejut?"
tanya seorang anak umur 3 tahun yang membangunkannya
Zaki yang bangun lantas bertanya tanya apa yang sebenarnya terjadi , dan membuat anak kecil itu heran bukan main dengan sikap nya.
saat dia bingung tiba tiba kepalanya merasakan pusing dan membuatnya sempoyongan.
"kak mengapa?"
melihat anak yang ada di depannya mulai ketakutan Zaki berusaha mengeluarkannya dari ruangan itu, 'astaga, kepalaku sangat pusing , dan pengelihatan ku kabur sekali!, tunggu ada anak kecil di sini, baiknya aku menyuruhnya pergi sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi '
__ADS_1
apa yang terjadi kepadaku ?, ....... ini sangat pusing ......( bruk ) sial aku baru saja menjatuhkan sesuatu, agh ini menyakitkan. apa yang terjadi..... agh........ ingatan ini! tentang ku tetapi mengapa?"
tanpa sengaja Zaki terjatuh di depan cermin yang membuatnya mulai tersadar.
ketika dia tersadar , dia mulai mengangkat tubuhnya, perlahan-lahan hingga ......
Zaki yang terbangun mulai menatap cermin yang tepat persis berada di depannya. dengan mata yang masih buram, dia mulai mengucek kedua buah matanya.
"apa?................... Apaaaaaaaa!"
Zaki berteriak terkejut
dia mulai menyentuh wajahnya, dengan tergesa gesa
"i i ini tubuhku ?, ini wajahku saat umurku 15 sebelum aku masuk SSB "
(sekolah sepak bola)
dia yang panik dan bingung secara bersamaan, mulai melihat ke arah kalender yang ada di ruangan itu. "ini juga kamarku dahulu saat di panti asuhan, .... kalender! baiknya aku melihat kalender!!"
ketika melihat kalender, dia terkejut tahun yang tertulis di kalender tersebut bertuliskan 2022 , semuanya.
"ini pasti bohong, bagaimana bisa Seseorang bisa kembali ke masa lalu?,.... tidak mungkin ingatan ketika aku tersambar petir masih ada, ......"
bertanya tanya, itu yang terus Zaki lakukan hingga terpikirkan akan sesuatu.
dan mulai tersadar semua ingatan pada masa depannya tidak terhapus.
"jadi anak kecil tadi pasti ....."
Zaki mulai berlari dan menuju ruangan yang dia ingat , dengan suara hentakan yang berisik dia mendekati ruangan makan.
saat dia sampai, dia melihat orang orang yang dahulu , tak ada yang berubah bahkan , pengurus juga sama . tidak ada yang berubah semuanya orang yang dia anggap keluarga berada di hadapannya.
orang yang dahulu dia tak peduli kan karena terlalu fokus pada bola, berada di depannya.
Zaki berusaha agar tidak menangis, namun setetes air matanya jatuh yang membuat dia tersadar jika ini semua nyata, dan yang dia alami semuanya benar benar terjadi.
" kak Zaki mengapa diam di situ?"
tanya anak perempuan imut di dekatnya
lalu pengurus yang sedang menyuapi 3 anak menyadari keberadaannya, "Zaki astaga , ini jam 10 , tidur besok kau harus sekolah , hey jangan main saat makan,."
"pengawas , ibu rose ....."
Zaki berlari dan memeluknya
rose yang melihat itu terkejut, lalu menyadari jika Zaki sedang menangis dia membiarkannya memeluknya dan mengusap kedua kepalanya.
"...........sudah sudah!!! , anak lelaki tidak menangis , usap air matamu nak,"
"astaga aku menangis!"
ujarnya mengelap kedua matanya
"sudah ya pergi ke atas dan tidur sayang, besok kau harus ke sekolah dan harus mendaftar ssb, bukankah anak lelaki kita ini ingin menjadi pemain sepakbola"
tandasnya sembari tersenyum
__ADS_1
astaga mengapa aku dahulu menyianyiakan kasih sayang orang orang di sini.