To Be Champs

To Be Champs
ep 56


__ADS_3

setelah rapat, yang berakhir dengan bertahannya hugo dan bergantinyabeberapa aturan , zaki yang pulang diberi telepon dari virgo yang mengirimnya setidaknya lebih dari 25 juta serta apartemen di dekat dengan lokasi pelatihan , zaki tentu tak menolak semua itu karena itu berasal dari hogo yang memberinya sebagai rasa terimakasih pada zaki . untuk itu dia memberitahu robert dan luke bahwa ia akan pergi hari itu juga agar tak terlalu menyusahkan mereka.


     "apa maksudmu zaki menyusahkan kami oh ayolah nak . kau telah merubah setiap orang disini dan membuat suasana menjadi lebih berwarna" luke yang tak masalah dengan hal tersebut .


"yah kukira aku akan terus bermain catur terus setiap malam , tapi apa boleh buat" robert yang merasa kecewa dengan kabar itu.


   begitu juga para pelayan yang sudah menjadi temannya yang pasti akan merasa kehilangan. untuk itu dia yang mendengar berita itu langsung memberitahu yang lainya tentang kepergian zaki.


sebenarnya zaki juga tak ingin melakukan ini , namun ia juga tahu ini adalah langkah yang tepat sebagai awal karirnya . dan dia tidak ingin terus berada di rumah yang bukan rumahnya , dia merasa ada yang aneh dengan itu. 'yah apa boleh buat ,uang ini cukup untuk 2 minggu kedepan di negara ini, di indonesia mungkin butuh 1 tahun menghabiskan uang sebanyak ini sendiri .  apakah aku harus memulai menghasilkan uang , kebetulan aku ingat semua yang terjadi ' zaki sudah menyusun semuanya dengan rapi dan rencananya berjalan lancar sesuai keinginanya .


    mulai dari ketidak sengajaan yang ia buat, berubah menjadi keberuntungan baginya dan juga hugo yang bertahan membuat keuntungannya bertambah dan dia tak memprediksi hal yang terjadi itu.


level sepakbola yang meningkat sangat jauh dan beberapa usaha yang harus ia lakukan , zaki sengaja mendahului meningkatkan kemampuanya sebelum ia memulai tujuan yang selalu inginkan dulu. yakni.


   menjadi pemain sepakbola hebat dengan bisnis yang melimpah dan uang yang menggunung, secara zaki menyukai kertas kertas itu . tidak ada yang lebih ia sukai selain uang didunia ini.


untuk keluarganya , dirinya lalu seluruh dunia.


zaki berjalan keluar dengan membawa koper yang ia bawa , luke berada di belakangnya ia berjalan dengan tangan dibelakangnya , ia berjalan elegan , entah apa yang membuatnya begitu. dengan suasana sore yang berwarna orange , zaki berjalan membuka pintu besar di hadapannya . saat ia membuka pintunya, pria dengan mata kecoklatan dan kulit sawo matang itu terkejut dengan apa yang terjadi.

__ADS_1


"semoga perjalanan anda menyenangkan " bersamaan , para pelayan menundukkan kepala mereka bersamaan , "terima kasih atas waktumu" kata mereka.


tanpa bisa berkata apa apa zaki hanya dapat terkejut dibuat mereka . zaki hanya bisa terpenung melihat mereka.


"kalian , ...... tapi aku a aku tak melakukan apapun pada kalian kita hanya sebentar bertemu" kata zaki sedikit lemas.


   seke yang mendengar itu berjalan mendekatinya dan dengan kepalan ditangannya ia meninju wajah pria itu. "sialan" katanya. semua orang terkejut bahkan kepala pelayan dibuat akan pingsan . apapun yang dia lakukan zeke sudah membuat tamu terhormat tuan mereka merasakan bogem tepat diwajahnya. zaki tak bersuara sedikit pun dia juga tak terkejut dengan apa yang menimpanya . "itu tadi sakit! sialan ".


"tentu sakit , apa yang kau katakan menyakiti hatiku , kau adalah satu satunya temanku disini , semua orang disini sangat kuno , sampai kau muncul , kau selalu ada bermain dan mengobrol denganku , dan kau juga membuat kami mengetahui satu sama lain , kau bilang tak melakukan apapun 8 hari ini huuhhh" zeke memeluk zaki.


diikuti pelayan yang lain memeluknya .


menghapus air mata nya ....


"ehem" robert


mereka semua melepas pelukannya , karena zaki sudah ditunggu oleh supir yang masih belum tahu namanya siapa. "baiklah sepertinya aku harus pergi, terima kasih hana,ajenifer,lauren,kau juga pak bob,michel zeke , oh ya jessica kau juga cantik" menyalami mereka semua dan menyalami jessica dan membuatnya malu.


  "ya ampun anak muda" kepala pelayan

__ADS_1


.


.


     setelah pergi dari perjalanan , zaki akhirnya sampai di apartemen diamond yang merupakan bangunan yang lumayan , tak mewah dan tak juga kumuh standar lah. namun menurut zaki suasana disini begitu sunyi. apa mungkin karena sore hari atau mungkin suasanya memang senyaman ini. zaki naik ke lantai 5 dan di kamar nomor 99. "silahkan anda bisa masuk, oh ya karena ini bayar perbulan jadi kau harus membayar perbulannya 17500 franc belgia bef. baiklah aku pergi dulu" kata wanita pemilik apartemen itu yang baik hati mengantarnya ke kamarnya.


   zaki melihatnya pergi. 'astaga pantatnya gede' zaki melihat nya"astaga blrrr baiknya aku masuk".


ia masuk ke dalam ruangan yang cukup besar itu , ia berkeliling, ternyata ada kamarmandinya serta dapurnya yang tak terlalu besar , melihat  itu ia yang terbiasa dengan ini malahan senang karena pelayanan yang sangat nyaman dan suasana yang sunyi. "kekekeke ini yang aku mau eh tunggu dulu" zaki teringat sesuatu.


   "uang belgia ke rupiah berapa ya, aku belum cek " zaki membuka hpnya untuk melihat kurs uang . yang mana 100 franc belgia sama dengan 4000 rupiah indonesia , zaki pun menghitung dengan biaya yang akan dia bayar untuk bayar bulanan. "baiklah 17500 ke rupiah ...."


   "apa apaan 7 juta perbulan kau pasti bercanda ya ampun mahal sekali , jika dilihat dari jumlah rekeningku 25 juta france belgia oh"


  zaki tersenyum karena memiliki uang yang senilai ratusan juta rupiah untuk itu ia sepertinya memikirkan suatu hal yang akan dia lakukan . namun sebelum itu. zaki mencium bajunya"ya ampun bau naga , aku belum mandi"


dia mencium bau luar biasa dari badannya lalu ia teringat dengan sikap agennya yang menjauhinya.


    "aku sekarang mengerti kenapa mereka menjauh"

__ADS_1


__ADS_2