
masih dengan negosiasi tadi pria botak yang bernama Robert pun lantas memarahi temannya itu.
"apa kau bodoh , tidak semua orang bisa bahasa Inggris"
Jude yang sadar lantas berusaha untuk menggunakan bahasa Indonesia yang ia pelajari , namun dia sangat kesulitan mengucapkan kata katanya dan yang ia pelajari hanya kata kata ucapan seperti ingin memesan terimakasih dan selamat jalan.
Zaki tertawa dan lantas menggunakan bahasa Inggris yang sudah ia kuasai di kehidupannya dulu.
"pffftt aku bisa bahasa Inggris tuan, jadi santai saja"
mendengar itu mereka pun mulai mengobrol, di warung kopi yang tadi yang sepertinya mereka akan segera tutup.
dan selama percakapan mereka, mereka berdua begitu terkejut dengan kedewasaan Zaki dan aksen Inggris yang luar biasa, "ngomong ngomong dimana kau belajar bahasa Inggris?". tanya Robert
"di rumah dengan menggunakan beberapa buku dan internet "
sementara mereka mengobrol, ibu warung yang tengah membereskan dagangannya bingung dengan apa yang mereka katakan dan membuatnya bertanya pada pelanggan di sampingnya.
"itu bahasa daerah mana ya?"
"oh itu Inggris Bu"
obrolan yang mereka bicarakan rupanya menyangkut sepakbola dan kemampuan Zaki yang luar biasa tadi, bahkan Robert patt memuji aksi Zaki tadi , lalu Jude yang tengah menuliskan alamat tempat di lakukanlah event itu mengatakan pada Zaki untuk mendapatkan persetujuan orang tuanya.
Zaki terdiam
Robert patt yang melihat itu lantas menyikut tubuh temannya itu.
"ahhhh bagaimana dengan pertandingan piala Eropa tadi malam?" Robert mengalihkan pembicaraan
"...... ya yah hebat aku tak menyangka Liverpool bisa dikalahkan oleh real Madrid"
"he hehe yah Ancelotti memiliki keajaibannya sendiri"
setelah melihat jam di warung itu Zaki izin untuk pamit, karena dia sudah terlambat untuk pulang.
melihat itu mereka memasukan kartu pengenal mereka di celana Zaki agar dia tidak lupa dengan event nya.
"baiklah, sampai jumpa lagi kawan"
zaki berlari dengan terburu buru untuk pulang ke panti.
Robert patt dan Jude terlihat sangat tertarik untuk membawanya ke Belgia , karena sudah lama tidak ada pemain muda yang berbakat yang lahir di akademi klub mereka .
"kau tahu kita harus mendapatkan tanda tangannya, apapun caranya nanti" Robert serius
"yahhh , kurasa takdir kita menemukan emas di tumpukan tanah "
......................
Zaki sampai di panti dengan tubuh penuh keringat , ia berusaha untuk tidak membuat suara agar tidak terdengar oleh siapapun.
__ADS_1
*ayo Zaki tidak ada siapapun di sini
pasti selam*-
saat ia tengah mengendap ngendap salah seorang anak paling muda di panti memergokinya dan mendekatinya dengan suara imutnya.
"hehehehe ka Zaki , kak Zaki puwang!"
"ahhh sudahlah"
Zaki pasrah dan menunggu hingga kak rose tiba.
Duk Duk Duk
terdengar langkah kakinya terhentak keras , dan yang pasti dia marah.
saat sudah sampai dan akan langsung memarahinya, ia melihat gadis bayi imut itu dan sementara memalingkan wajahnya untuk menyuruhnya pergi .
"ka-. ............... astaga imutnya"
sembari mencubit pipi nya
melihat itu Zaki mengendap endap untuk pergi namun saat ia membalikan badannya terasa tubuhnya merinding.
dan saat ia membalikan badannya lagi ia melihat wanita dengan rambut sedikit kemerahan itu menatapnya dengan tajam.
untuk itu jaki berjalan mundur dan duduk di sofa tengah ruangan itu.
glek
ia menelan ludahnya dan terduduk lesu
"tadi sebelum pergi kakak bilang apa, kau harus kembali sesuai janjinya, dan kau menyetujui janji itu , dan sekarang kau sudah mengingkari janji untuk itu kau dihukum untuk membersihkan piring,baju dan celana semua penghuni panti asuhan!!!!"
Zaki yang terduduk lesu hanya bisa mengangguk karena , ini juga kesalahannya yang lupa akan hal ini.
'mungkin sebaiknya aku membeli jam'
sore itu ia habiskan untuk melakukan hukumannya, dimulai dari mencuci piring dan dilanjutkan baju dan celana.
dia sepertinya tak kelelahan dengan pekerjaan itu dan hanya menarik nafasnya beberapa saat.
untung di kehidupan ku sebelumnya aku pernah bekerja sebagai pekerja serabutan jadi ini tak masalah
setelah mencuci semua baju itu Zaki mulai mencuci bajunya dan celananya di kamar mandi itu sendiri.
setelah membuka bajunya ia melihat tubuhnya sangat kurus dan tidak memiliki otot sama sekali yang membuatnya berfikir untuk berolahraga lainnya selain berlari .
saat ia sedang membuka celananya, kartu itu terjatuh ke dalam air ....
awalnya dia tidak tahu kartu apa itu , namun saat ia membalikan dibalik kartu itu , ia terkejut dan panik dan berusaha untuk mengeringkan kartu itu, segala usaha telah ia lakukan namun dia tidak bisa mengeringkannya dan malah merusaknya karena saking paniknya.
__ADS_1
"astaga , sekarang apa yang harus kulakukan"
Ting
layar muncul dengan menampilkan gambar yang sama persis seperti di kartu dan membuat Zaki bernapas lega .
"astaga apa yang bisa kulakukan tanpa mu sistem"
.
beberapa hari setelah itu di kamar Zaki
88
89
90
....
Zaki terlihat sedang push up di kamarnya, otot mulai terlihat di tangan dan dadanya, bahkan perutnya sudah muncul sedikit six pack.
99
100
hushh
Zaki menghembuskan nafasnya dan mulai memakai bajunya untuk berangkat ke sekolah , karena ini adalah hari ia pertama ia di ekskul sepak bola.
"baik aku melihat misinya"
...[nama : Zaki, posisi: RW,ST, kemampuan: eye of eagle, tembakan: 50 , kecepatan: 40>60, skill: 4, operan: 50>60, akurasi umpan: 80>85, pisik:20> 40, dribble: 30> 41]...
"lihat misi"
[misi dapatkan tubuh atletismu, lakukan 100/100 push up√, 50/50 sit up√, lari 5 kilo meter√, 50 pull up✓]
[misi selesai, hadiah berhasil didapatkan]
[skill DRIBBLE MASTERS, saat menggunakan skill anda mendapatkan peningkatan dribble sebesar 60%, waktu penggunaan 2 menit]
akhirnya selesai setelah seminggu, sial benar benar sulit melakukan push up saat pertama kali menggunakan tubuh ini, namun aku berhasil mendapatkan hadiahnya, ada sekitar 2 bulan sebelum event jadi baiknya aku terus menaikan misi , oh ya bagaimana dengan saham yang aku tanam di perusahaan ITU.
Zaki mengecek handphone yang retak retak
"ha ha siapa sangka , aku berhasil melipat gandakan uang 100 ribu ku menjadi 5 juta "
Zaki yang membutuhkan uang untuk membayar tagihan di panti , rupanya ia masih mengingat tentang koin yang akan terus naik di masa depan bahkan terus naik , Dev coin begitu mereka menyebutkan.
setelah mandi dan memakan sarapan Zaki pergi ke sekolah untuk memulai hari harinya.
__ADS_1