To Be Champs

To Be Champs
ep 23


__ADS_3

zaki berteriak gol seketika stadion yang sunyi itu riuh dengan ucapan gol dari mulut mereka .


mereka tak percaya dengan apa yang mereka lihat, apa lagi mereka baru saja melihat unpan seakurat misil dan dengan jarak hampir seluruh lapangan .


para agen nampak sumringah melihat itu, dari mereka yang tidak mengharapkan apapun disana , mereka disana melihat umpan yang benar benar kelas dunia.


namaku linda akerman , aku adalag seorang agen pemula dan cita citaku menjadi seorang agen sepakbola terkenal yang dapat menemukan bakat bakat luar biasa . aku ingin menjadi seperti ayahku yang menjadi agen sepakbola terkenal di negaraku iatalia. kukira aku akan dibawa oleh ayahku ke negara negara yang memiliki banyak bakat seperti brazil atau inggris aku malah dibawa ke negara asia yang sangat asing ini.


aku bahkan tak tahu jika indonesia adalah sebuah negara , karena yang aku dengar hanya bali yakni tempat liburan yang menurutku sebuah negara.


benar benar sial aku berada disini, aku kira aku akan langsung ke negara sepakbola, tapi aku malah berakhir di negara antah berantah ini.


"aku tarik lagi kata kataku ayah" ucap linda yang terkesima melihat umpan seakurat misil itu. "ayah bilang juga apa , bakat bisa berada dimana saja sayang" ucap ayahnya yang bernama akerman.


"..... ehem maksudku mungkin saja hanya kebetulan terkena angin" linda mengoreksi kata katanya


ayahnya hanya tersenyum padanya sembari menulis sesuatu di kertas yang ia bawa.


di lapangan sempat terjadi keributan yang mana , tim kuning megalami masalah internal. " apa ini salahku?" ujar seorang pemain yang berada di belakang . "tentu kau bodoh seharusnya kau diam dibelakang karena kemampuanmu yang payah itu" ujar dani yang kesal . mereka terlihat kacau sekali saling menyalahkan satu sama lain.


situasi yang berbanding terbalik dengan tim merah . dimana mereka terlihat memuju umpan zaki yang seakurat musil itu. " hebat kawan"


"ya hebat" ucaporang orang di tim merah.


khan yang merasa ada yang keliru pun menunjuk zaki untuk berada di sayap kanan depan menggantikan pria yang tadi. "bagaimana menurutmu?" ia menanyakan pada si pria . dengan desikit malu ia mengiyakan keputusannya itu .


       karena waktu yang diberikan di masing masing babak 25 menit, mereka semua kembali ke posisi masing masing . zaki pun pindah posisi ke depan . ia berpapasan langsung dengan dani yang masih kesal dan suasana hatinya yang kacau.

__ADS_1


"apa yang kau lihat sialan" sinis dengan nada mengancam pada zaki. adam yang berada di belakang nampaknya benar benar tak suka dengan sikap dani yang semena mena . dan sikapnya yang menjengkelkan .


"ayo wasit tiup pluitnya" kesal pada wasit yang akan meniup pluit


priiiiiitttttt


pluit kembali ditiup , dan si dani mengoper ke adam yang dekat dengannya . adam yang mendapatkan bola senang bukan main . namun tanpa aba aba si dani langsung berlari ke arahnya dan dengan segera merebut bola dari kaki timnya sendiri. dia menyenggol badannya hingga terjatuh. " arggh" adam terjatuh .


sedangkan dani berlari ke depan untuk menyamakan kedudukan .


"hei oper kebelakang ". anggota tim kuning mengejarnya yang membawa bola. "kalian sialan . biar aku saja yang maju dan kalian diam dan lihat seorang maestro bermain" kesal dengan anggota timnya.


"kau tak apa dam" zaki menjulurkan tangannya ke adam yang terjatuh. "yah terima kasih zak" adam berdiri dan terlihat kesaldengan sikap yang dilakukan dani padanya. matanya memerah dan tangannya mengepal.


     zaki melihatnya dia . mengalihkan pandangan segera setelah dani melewati satu persatu tim merah . ia berpikir bagaimana cara menjegalnya. karena dani ini cukup hebat . melihat sesuatu dipanel zaki berlari kebelakang meninggalkan adam . " hahahah kalian hanya cecunguk tak berguna" ujar dani sembari menggocek satu persatu tim merah.


" bodoh kau . kau bukan seorang ...." tanpa di duga bola yang ia gocekan pada pria itu sudah hilang dari kakinya .


dan berada di kaki bek itu. melihatnya yang berdiam saja zaki berteriak . " hey sadar dan oper ke teman di kananmu yang kosong " teriaknya. bersamaan dengan itu para pemain di kuning mulai mendekati bek itu.


karena tak ada pilihan ia menuruti omongan zaki dan mengoper bolanya ke seorang gelandang yang kosong.


" bagus" kata si gelandang tengah . khan yang berada di depan terlihat diam melihat zaki .....


si gelandang yang mendapatkan bola mendapati jika ia terkepung , juga tak ada di timnya yang kosong. ia nampak panik dan hampir melepaskan bolanya . dengan cepat zaki yang sudah sampai di dekatnya berteriak lagi. " umpan chip ke kanan" ia berlari


mendengar itu dia mencongkel bola ke atas

__ADS_1


        zaki yang berada ditempat yang pas berhasil mendapatkan bolanya di kakinya. namun dani yang berada di depan mulai berlari mendekatinya . diikuti oleh adam . " maafkan aku zak namun kau berada di tim yang berbeda" ujar ada yang mendekatinya.


"sialan kau orang kampung kembalikan bolanya!" dani yang melakukan seluncur yang mengarah ke kaki belakangnya. namun dengan menjepit bolanya dengan segera zaki meloncat,


ia menghindari tackle yang berbahaya itu dari dani , ia seperti kangguru . dani nampak menganga dibuatnya . namun ...... adam dari depan berlari ke arahnya dengan cepat ia melakukan sleding tackle merasa bolanya ada di kakinya ia tersenyum ke arah zaki di belakangnya.


           "bagus sekali adam!" ucap zaki yang berlari ke depan gawang tim kuning , mengejutkan anam yang terdiam karena tadi ia merasa bolanya sudah ia dapatkan dikakinya . matanya melotot tak percaya. karena ia sudah memprediksi jika kakinya sudah mendapatkan bolanya .namun dia kaget bagaimana zaki melakukannya.


'khan apa yang kau lakukan diam saja ?' zaki yang membawa bola ke depan dan melihat khan yang diam . 'han hanya terdiam membisu , entah apa yang ia pikirkan . " khan sadarlah!" mendengar suara zaki .


ia tersadar dan melihat zaki yang tengah membawa bola ia pun berlari bersamanya.


          ada 2 orang yang menjadi bek yang mengarah ke arah zaki yang memegang bola . "cegat dia" . sekilas zaki melihat ke arah khan di kiri lapangan . ia pun melihat wajahnya dan nampak mengerti dengan apa yang akan zaki lakukan. ia terus berlari saat zaki menurunkan kecepatan berlarinya. penjaga gawang yang melihat khan kosong berteriak ke arah bek yang fokus ke zaki. "hey kiri kiri!! jaga ..... sial" .


"terlambat" . bole menggelinding di bawah kaki mereka berdua . dengan kaki kirinya zaki melakukan umpan terobosan yang sangat amat cantik . bola itu melengkung ke kiri .


dan tepat ke arah kaki khan lagi yang sudah siap di posisinya . salah satu bek yang terlambat melakukan intersep hanya bisa melihat khan satu lawan satu dengan kiper.


kiper mulai memprediksi arah tendangan dari bola yang di kontrol khan di kaki kanannya . saat khan sudah masuk ek dalam kotak penalti . kiper maju dan mengira bola akan di tembak ke atas lagi , untuk itu dia loncat saat khan akan melepaskan tembakannya. namun . bola itu tak seperti prediksinya . bola itu menggelinding di bawah dua kaki nya .


.........................


bola menggelinding mengolongi kedua kaki kiper itu


"sial"


seluruh tim merah bersorak dengan gol brace khan. khan mengangkat tangannya sembari mendekati zaki yang tengah menunggunya.

__ADS_1


__ADS_2