
toooooot!!!!!
tesl lari dimulai..
zaki berjanji dalam dirinya sendiri untuk tak menggunakansistem di tes ini, dia dengan sengaja untuk tak mengaktifkan sistem dan berlari dengan kakinya sendiri.
ia melakukan itu bukan karena menganggap yang lain lebih lemah darinya , ia justru selalu menganggap oranglain lebih baik dari dirinya , agar dia menjadi lebih baik dari yang lain. zaki hanya ingin menang dengan caranya . dengan cara jantan .
hanya mengandalkan pikirannya sendiri dan kakinya sendiri.
ia kini berlari di posisi pertama , sembari mengatur nafas zaki dengan fokus berlari sekuat tenaga . dan meninggalkan yang lainnya di belakang. zaki mengatur nafasnya.
jordi yang berada di posisi ke 8 , dengan cepat menyusulnya dan hingga berada di belakang badannya. ia menggunakan kekuatan kakinya untuk menopang tubuh besarnya, ia dengan ego dan kekesalannya pada zaki ia dengan cepat melewati lawannya . ia tak peduli lawannya terjatuh karenanya atau sengaja ia jatuhkan . yang jordi inginkan hanya menang dan memuaskan egonya.
waktu sudah 18 menit , mereka berdua berada di urutan paling atas , zaki berada di posisi pertama dan jordi di posisi kedua mereka berdua nampak masih menggebu gebu, walaupun keringat mengucur deras dari badan mereka . mereka berdua nampak menikmatinya .
lalu saat jordi semakin dekat dengan zaki , pikiran nya mulai menghasutnya untuk melukai zaki dengan mengarah kakinya.
kakinya tepat berada didepan wajahnya , ia berusaha mungkin untuk menang sebagai pria sejati , namun egonya selalu melawannya . dan saat taimingnya pas kakinya bergerak dengan sendirinya ke arah kaki zaki. kakinya mengarah tepat ke bagian paling berbahaya .
" oh tidakkkkk!" di pinggir lapangan adam berteriak melihat kaki zaki yang akan di lukai oleh pria besar itu.
namun entah kekuatan dari mana zaki berhasil menghindari takel berbahaya yang mengarah pada kakinya . dan dengan mata terbuka ia melesat seperti mempunyai energi tambahan. 'mereka lebih baik dariku untuk itu aku harus lebih baik lagi untuk mengalahkan mereka' kata kata itu berulang ulang dalam kepalanya seperti loop tak berhenti.
dan akibat apa yang ia perbuat ia terjatuh karena tak dapat mengimbangkan tubuhnya....
"ah sial!" terjatuh dan terkilir.
__ADS_1
kakinya terkilir dan membuat peserta lain menyusulnya , ia berusaha berdiri namun tak mampu.
jordi menyesali dirinya sendiri karena lebih mempercayai egonya akan menang.
di bayangan kepalanya ia melihat orang orang menyorakinya karena kalah, bahkan ayah dan ibunya sendiri. ia terus didorong oleh egonya dan tak dapat melawannya, dan menjadikannya orang yang berbeda.
mencapai garis finish ia tak merayakan dirinya sendiri, ia melihat apakah jordi baik baik saja , entah kenapa ia merasa ada yang salah , untuk itu langkah kakinya kembali ke belakang untuk.......
"aku kalah , aku kalah tidak tidak tidak ........ jangan jangan ini salahmu jordi, bukan itu salahmu!" ia nampak syok karena flashback itu yang membuat pikirannya tak stabil, ia berbicara pada dirinya sendiri . seakan dia ada dua dan mereka berdua saling menyalahkan .
plak!!
suara tamparan
zaki terlihat menampar wajah pria besar itu , melihat itu orang orang kaget , karena keberanian zaki melakukan itu.
"apa kau hanya akan menyalahkan dirimu saat orang orang berusaha tanpa penyesalan. apa ini lelaki sejati itu?" .menatapnya dengan serius .
"dia bilang, orang lain bilang atau siapapun yang mengatakan hal itu kau adalah kau kau adalah cerminan dari dirimu sendiri , aku tak peduli padamu sialan tapi aku tak suka menang seperti ini , kau lelah semua orang merasa lelah. bahkan ada yang berasal dari luar pulau apa kau pikir mereka lelah . bahkan pekerja sampah yang membersihkan tempat ini bekerja setiap hari apa mereka mengeluh tifsk!!!!...... Jadi berdiri dan buktikan nilaimu bukan sebagai pemenang namun sebagai pria.
mendengar itu seketika ia terbangun dan berlari dengan kaki yang terkilir. ia seperti digerakan oleh mulutnya zaki, entah kenapa tubuhnya kali ini tak memberontak seperti tubuhnya ketakutan dan menuruti perintah zaki.
zaki menghampiri adam di samping kanan tempat tes , di dekat tenda paniti.
seperti tak terjadi apa apa , zaki mengobrol dengan adam yang tercengang dengan perkataan zaki yang menggelegar. ia bahkan memanggilnya dengan sebutan kapten .
"ya kapten ahhahahahhaha"
__ADS_1
"diamlah " zaki yang merajuk disebut kapten
singkat waktu tes dinyatakan usai, para peserta yang dinyatakan lolos merasa senang dan yang kalah harus kembali ke rumah dengan kekecewaan . dan dengan tangan hampa .
para peserta juga diberi tempat tinggal sehari yang telah disediakan oleh panitia , dan yang disediakan oleh sponsorsip tentu saja siapa lagi jika buka perusahaan pak tua itu , entah apa yang ia rencanakan kali ini setelah membantu panti asuhan zaki .
pa robert menemui zaki untuk mengobrol , pak luke juga datang . mereka nampak sangat akrab dan sangat dekat padahal mereka baru beberapa kali bertemu, mungkin ini karena kemampuan bahasa inggris zaki yang luar biasa fasih juga zaki nampak masuk ke dalam obrolan mereka sehingga tak ada canggung sedikitpun diwajahnya. " hahahah kau benar zak " robert tertawa.
luke nampak selalu menikmati kopi dimanapun dan kapanpun , sembari menyeruprut kopi original tanpa gula ia mengobrol bersama mereka, "yah setelah seleksi ini kami akan kembali ke belgia, jadi bagaimana apa kau akan meneken kontrak nya?" tanyanya santai.
"tentu aku akan meneken kontaknya , aku bukan orang yang mengingkar janji, tapi aku hanya ingin menunjukan sesuatu yang luar biasa besok " sambil tersenyum . mendengar itu mereka berdua lega sekaligus terkejut dengan apa yang ia katakan .
mereka masih tak mempercayai mata mereka dulu, dan sekarang zaki ingin menunjukan sesuatu yang lebih lagi pada mereka . " kau orang yang mengerikan anak muda , sebenarnya apa tujuanmu".
"tentu saja aku ingin menunjukan pada orang orang agen sialan itu bahwa sepakbola indonesia yang payah ini akan memulai evolusinya" menatap kedua orang tua itu dengan serius , mereka nampak keget hingga luke yang tengah santai meminum kopi ha,pir menyemburkan kopinya .
saat itulah zaki melihat adam di jalan menuju hotel , untuk itu ia menyudahi obrolan mereka dan pergi menemuinya .
...........................
saat dia keluar dan menemui adam
robert menatap ke arah luke yang menyudahi meminum kopinya .
"jadi apa kita bisa percaya padanya?" ujar robert
"mari kita lihat besok, apakah pria itu dapat memegang omongannya apa omong kosong anak desa saja" ujarnya memandang di balik kaca ke arah zaki.
__ADS_1
zaki menyadari betul jika mereka melihatnya , ia tersenyum sembari berjalan maju menuju hotel yang dituju.
'yah akan kubuat kalian melihat , sepakbola yang sebenarnya' berjalan pergi