
di kursi , zaki duduk di paling pojok kursi , ia menyilangkan tangannya sembari melihat orang orang yang ia kenal di masa depan.
'ada 401 peserta , mungkin saja aku mengubah masa depanku disini' menatap ke lapangan
lalu seorang disampingnya yang terlihat gugup dan terus menggerakan kakinya menepuk pundaknya, ia nampak gugup hingga berbicara saja susah. " ...... h he hei n namaku adam" . menjulurkan tangannya yang gemetar.zaki yang melamun menoleh dan langsung menjulukan tangannya untuk bersalaman.
"aku zaki" dengan tenang menjawabnya.
melihatnya yang begitu tenang ia bertanya padanya , mengapa zaki bisa setenang itu.
"oh aku tak tahu, namun yang kutahu aku selalu percaya pada diriku sendiri" jawabnya dengan tersenyum.
pria keriting dengan kulit sawo matang itu, nampak senang karena ada yang mau mengajaknya mengobrol , dia yang berada disampingnya mengatakan asalnya yang dari timur . dan terus mengoceh tentang bisnis keluarganya yang menjadi nelayan dan hal hal ditimur padanya.
orang orang didekat mereka mulai tak nyaman saat dia terus mengoceh , namun zaki tak begitu ia malah nyamung mengobrol dengannya dan membuatnya nyaman.
[nama : adam maliki]
[umur: 16]
[asak : mimika]
[kemampuan : B]
[operan 65, umpan trobosan: 55, dribble: 40, kecepatan : 70 , kontrol: 50 , pisik/stamina: 80]
saat tengah mengobrol sistem dengan secara langsung menganalisis kemampuannya , dan membuat shadow sedikit kaget karena kemampuannya yang diatas peserta yang lain. namun ia tak mengetahui ada namanya di masa depan .
'posisi nya bisa disemua sisi bagian tengah, gila ini benar benar gila. namun dimasa depan tak ada yang bernama adam maliki' zaki heran menatapnya
__ADS_1
"apa ada masalah zaki?" dengan tatapan tak nyaman tertuju padanya, zaki dengan segera menyangkalnya agar dia tak merasa tak nyaman. "tidak, hanya saja aku kepikiran sesuatu, heheheh eh bagaimana soal bisnis ayahmu tadi?". mengalihkan pembicaraan.
di kursi bawah, jordi terlihat melihatnya dengan serius. ia nampak tak suka pada zaki
itu pasti karena zaki menatapnya dan seperti meledeknya , hal itu membuatnya kesal.
'sial , untung aku dapat ngeles . aku masih penasaran pria ini megapa tak ada di masa depan?' zaki mengobrol
ia mengalihkan pandangan untuk melihat lihatkebawah sembari menunggu pengumuman, disana ia melihat jordi yang melihatnya dengan sinis, ia tersenyum lagi dan seperti menunggu hal itu , 'bagus pria otot ayo kesal , dan akan kubuat karirmu hancur!!!' zaki tertawa zahat dalam pikirannya.
suara pengeras suara tiba tiba membuat mereka terdiam. mereka nampak ragu,bergetar dan menghayal tentang masa depan mereka, banyak yang mempertaruhkan kehidupan mereka agar tak gagal . mereka terus berpikir bagaimana caranya mereka lolos pada seleksi agar mereka bisa merubah hidup mereka.
mereka yang mengikuti seleksi berusaha merubah hidup mereka dan keluarga mereka menjadi lebih baik. dan jika gagal mereka tak tahu harus bagaimana mereka selanjutnya . karena mereka sudah terlalu tergantung pada sepakbola dan bermimpi menjadi pemain terbaik dan merubah hidup mereka.
" selamat pagi dan selamat telah mendaftar di seleksi garuda ini, disini saya tanpa basa basi akan mengatakan hal hal apa saja yang dapat membuat kau lulus seleksi ........... pertama kalian akan diberikan tes fisik yang mana ada 2 tes fisik pertama tes lari yang akan kalian lakukan . yakni mengelilingi stadion dengan waktu yang ditentukan . tes ke 2 ada tes baru yang diadakan panitia yakni tes ketahanan tubuh yang mencakup push up, sit up dan yang lain"
para peserta nampak gugup dan mengobrol satu sama lain, aku mungkin harus melihat si adam ini mengapa ia tak lolos atau tak ada di masa depanku.
apa mungkin aku yang menyebabkan terjadinya perubahan masa depan.
zaki melamun dan memikirkan hal hal yang seharusnya tak perlu ia pikirkan . "hayoooo" adam mengagetkannya yang tengah melamun, zaki nampak terkejut dan membuatnya tertawa .
"hahahahahah lihat kau terkejut" adam puas mengerjainya
adam yang tadi gugup , kini bisa tersenyum dan tertawa , dia benar benar nyaman saat dekat dengan zaki .
bukan dalam pengertian yang lain , melainkan nyaman dalam pengertian pertemanan .
tes pertama dimulai, yang mana tes ini dimuali dari nomor urut yang tercantum di tag nama yang telah menempel di dada mereka masing masing , dan masing masing tes akan dimulai dari 1 sampai 40 dengan waktu yang diberikan 20 menit.
__ADS_1
dan nomor zaki.......
"kau ke 400" adam kaget melihat nomor urut zaki yang berada di nomor terakhir , sedangkan dirinya di nomor ke 28, yang membuatnya mendapat giliran pertama.
..............................
ini sudah nomor ke 380 ada banyak sekali yang tak lolos di tes pertama ini.
alasannya bukan karena waktunya, namun posisi mereka , rupanya hanya 5 orang dari 40 orang yang dapat dinyatakan lolos . dan ukuran lapangan yang besar membuat beberapa peserta nyaris pingsan .
dan adam , dia lolos ke tes selanjutnya tanpa halangan, ia bahkan baru berkeringat saat waktunya akan habis . padahal cuacanya benar benar panas sekitar jam 11:00 dan dia nampak tak mengalami kendala sedikitpun.
dan posisinya berlari di nomor 1 hingga waktu berakhir.
"aku memang tak bisa meremehkan oranng timur" zaki mengucapkan selamat pada adam yang tengah beristirahat.
"hahaaaaha kau juga harus bisa zaki!" ucapnya menyemangati zaki.
'nomor urut 81 hingga 401 silahkan berbaris' suara microfon memanggilnya yang merupakan peserta ke 400
zaki berbaris di posisinya dan saat ia tengah bersiap suara seorang mengagetkannya. "aku akan mematahkan kakimu!" . zaki jelas tahu betul suara siapa itu.
di sampingnya jordi dengan nomor urut 401 menatapnya dengan gembira. ia nampaknya menunggu momen ini.
lalu saat aba aba , zaki memalingkan pandangannya dari jordi dan mengatakan kata kata yang membuatnya tambah panas dan emosi yang memuncak'
"kau bukan apa apa selain otak otot , kau akan berada di posisi terakhir!" jawab zaki menyindirnya . terlihat wajahnya yang memereah seperti apel .
"SIAP ....... MULAI!!!!!!!!!!!"
__ADS_1