
saat peluit dihentikan robert dan luke dengan segera bergegas pergi ke arah zaki yang keluar . mereka begitu terburu buru.
disaat yang bersamaan sir alex yang melihat mereka dengan segera menyusulnya . dia seperti tak ingin ikan besar yang ia pancing lepas. sementara robert dan luke tak ingin berlian yang sudah mereka jaga dicuri. ketiga orang itu saling memperebutkan satu orang yang menurut mereka adalah bakat yang hanya datang 100 tahun sekali itu.
"suudah kubilang kau tak perlu meragukannya kan robert" luke menyalahkan nya. pria pelontos itu hanya bisa diam dan mengingat omongannya kemarin sore yang mungkin saja dapat merubah pikirannya.. "sial"
seorang agen wanita yang melihat mereka begitu panik lantas keheranan apalagi melihat seorang legenda juga sama paniknya dan mengikuti mereka. tidak ada yang sadar persaingan mereka namun wanita itu sadar dan lantas perlahan mengikuti mereka."hey aku ingin menghirup udara segar " ucapnya pada asistennya yang mengenakan payung dibelakangnya.
"baik nyonya" ia mengikuti wanita dengan rambut merah itu
pertandingan dilapangan kembali dilakukan kali ini tim hijau vs biru . pertandingan itu membuat agen lainnya lengah dan menganggap pasti akan ada emas lag yang dapat mereka dapatkan. namun mereka tak tahu semua emas sudah berada di luar dan yang mereka saksikan kali ini hanyalah perunggu dan baru saja yang tak ada harganya.
........................................................................................................................................................................................
di parkiran luar adam dan arthur yang sudah sampai melihat ke arah zaki yang tengah menikmati minuman yang menyegarkan yang telah dibelikan khan.
arthur yang tak mengetahui mereka akan bertemu zaki lantas dengan kesal menunjuk karena hal yang terjadi tadi dilapangan, " oooh rupanya kau sialan, hey dengarkan aku , kau sengaja mempermainkan kami. apakau pikir itu lucu hey dengarkan aku sedang bicara sialan". ucapnya kesal .
__ADS_1
mendengar nya yang tiba tiba marah marah khan berdiri , dan menatapnya . "apa maksudmu , berbicara dan mengganggunya yang tengah istirahat jagoan", mereka saling menatap dengan kesal. tinggi mereka yang berbedajauh membuat khan harus menenggakkan kepalanya sedangkan arthur harus menundukan kepalanya . "hey mahluk kecil pergi sana aku tak memiliki urusan denganmu" ucapnya meremehkan khan.
"apa katamu sialan, apa karena badanmu lebih besar membuatku takut!!" saling kesal . "huuuuh" zaki berdiri , adam melihat kearahnya.
"**berhenti kalian!" **ucap zaki dengan nada tinggi
[skill aktif]
seketika mereka berhenti , dan entah kenapa mereka tak ingin melanjutkan cekcok mereka, mulut mereka dan pikiran mereka entah mengapa menyuruhnya harus menuruti kata kata pria itu. "terima kasih kalian , atas pengertiannya, dan apa yang membawamu ke sini adam" zaki menatapnya dengan serius.
adam dengan tangan yang mengepal dan perasaan marah memulai pembicaraannya."aku .... aku .. aku kesini ingin mengatakan , dan penasaran mengapa , mengapa kau dapat membuatku begini, mengapa kau membuat mentalku hancur, mengapa kau seperti melihatku dengan tatapan kecewa apa sebenarnya maumu, aku tak peduli denganku lagi , namun orang orang yang berjuang sama denganku itu karir mmereka bisa saja tamat apa maumu?" serius dan tegas menanyakan pada zaki.
"ahhh ini yang kutunggu tunggu, biar aku katakan sekali saja , namun kuharap ini dapat merubah pandangan kalian . aku tak ingin menjadi pemain berbakat aku tak membutuhkan bakat, aku tak menyukai bakat dan aku yakin aku dapat mendapatkan itu semua dengan kerja keras ......**naif KALIAN NAIF AKU TAU KALIAN SAAT SAMPAI KKESINI MEGANGGAP YANG LAIINYA LEBIH BURUK DARI KALIAN , PIKIRAN BODOH TAK BERGUNA , APA KALIAN INI ANAK SD HUH SEHINGGA BERFIKIRAN BEGITU. PIKIRKANLAH TINDAKANKU , TINDAKANNMU ADAM SEMUA MERUBAH PRESPEKTIF TIM DAN MEMBUAT SEBUAH KESATUAN, KAPAN KALIAN AKAN SADAR . APA KALIAN BERPIKIR KALIAN YANG TERBAIK YANG BENAR SAJA, APA KALIAN BERFIKIR KALIAN SUDAH BEKERJA KERAS . BANYAK ORANG YANG LEBIH BEKERJA KERAS LEBIH DARI KALIAN DILUARAN SANA DAN ITUPUN BELUM CUKUP UNTUK MEMBAWA MEREKA PADA KESUKSESAN MENGAPA? KAREN PIKIRAN DAN MINDSET KALIAN YANG MASIH KUNO PIKIRKANLAH......SUDAHLAH SEPERTINYA KALIAN TIDAK AKAN PERNAH MENGERTI MAKSUDKU" . zaki pergi disaat mereka hanya dapat terdiam dengan omongan zaki yang semuanya adalah fakta yang tak dapat mereka sangkal lagi.
"oh yah aku melupakan sesuatu , semoga kalian beruntung, keberuntungan juga hal yang dibutuhkan selain kerja keras dan bakat " , zaki berjalan pergi dan disaat itu pak robert dan luke keluar dari stadion dan menemui zaki.
mereka nampak terengah engah ."zaki tunggu kami huh" luke yang sudah tak kuat berlari. robert memegangi pundak zaki. pria yang malang seharusnya dia tak perlu sampai berlari untuk menemuiku. sebaiknya aku menyuruhnya untuk mengatur nafas dulu. zaki melihatnya yang terengah engah. "mau minum" zaki memberikan air pada pria pelontos itu.
__ADS_1
"terima kasih" disusul luke dibelakangnya , mereka minum karena kecapekan , zaki tersenyum pada mereka.
setelah mereka sudah baikan luke memulai pembicaraan tentang kontraknya lagi, diikuti robert yang nampak masih meragukukan janjinya itu. "ayolah kalian , aku sudah biang aku tak akan merubah pikiranku bahkan jika ada klub lain yang berminat pun aku akan menepati janjiku". kata nya bersungguh sungguh pada kedua orang tua itu. . "astaga syukurlah hahaha kau membuatku jantungan" kata robert.
mereka mengobrol tentang pertandingan tadi yang sangat membuat orang tua itu takjub.
lalu dibelakang mereka ....
"sepertinya kalian bersenang senang" suara lelaki tua .
yang rupanya sir alex yang sudah sampai pada mereka , luke was was begitu juga robert yang nampak gelisah. pria tua itu tersenyum pada zaki di depannya. zaki membalas senyumannya itu lalu bertanya padanya. "bapak siapa ya?" dengan muka polos . luke terkejut dengan pertanyaan zaki . pria besar yang memegangi payung sir alexnampak kesal pada zaki . "hahahaha kau memang menarik anak muda , siapa namamu tadi ? zaki" mengajaknya mengobrol.
"astaga zaki apa kau tak tahu siapa dia? dia adalah mantan manager legendaris united dari inggris sir alex" ucap robert disampingnya . zaki nampak biasa saja dan hanya mengatakan " ahhhh" . karena sudah tak tahan pria besar itu berbicara pada zaki.
dia nampaksangat kesal. "apa maksudmu ahhhh, apa kau tak tahu dia dia sang legenda anak kecil. dan dia yang terbaik dari yang terbaik apa kau tak punya sopan santun padanya". dengan muka kesal . sir alex menahannya agr tak emosi. "bukan apa apa , aku benci man united aku penggemar liverpool!!" dengan bangganya.
mendengar itu jelas membuat ketiga orang itu membatu dan membuat mereka heran mengapa ia begitu berani mengatakanitu dengan bangganya di depan legendanya langsung. reaksi berbeda terlihat di wajah sir alex yang nampak senang karena sudah lama tidak ada yang seberani dia .
__ADS_1
"hahahahahah kau memang polos , oh ya maukah kau menandatangani kontrak di man united" ucap sir alex dengan spontan .
mendengar itu luke dan robert perlahan dadanya berdetak sangat kencang , ia melihat ke arah zaki untuk melihat jawabannya...........