To Be Champs

To Be Champs
ep 3


__ADS_3

ia berangkat sekolah yang jaraknya cukup jauh dari panti , dan tahun ini adalah tahun ia kelas 3 SMP dan akan masuk ke bangku SMA.


Zaki yang berjalan merasa bernostalgia karena ketika ia akan berangkat sekolah ia akan menaiki angkot langganannya.


langkah kakinya sampai di jalan raya , Zaki yang menunggu di tepi jalan mendengar suara seorang gadis perlahan-lahan, ia melihat ke kanan dan ke kiri tidak ada siapapun hingga.


baaaa


seorang gadis mengagetkan dari belakang dan membuatnya terkejut, "astaga!".


seorang gadis cantik dengan kacamata dan rambut hitam terurai membuat Zaki terpana, dan berusaha mengingat siapa dia sebenarnya.


hingga ia teringat pada satu nama , " Jasmine?"


melihat wajah Zaki yang bingung, membuat Jasmine marah dan lantas memalingkan wajahnya. Zaki tidak mengerti sama sekali situasi ini dan berusaha mengajaknya bicara , namun gadis itu terus memalingkan wajahnya.


"kenapa kau tidak memanggilku dengan nama khusus kita?"


Jasmine yang cemberut memalingkan wajahnya


tambah bingung lagi Zaki , dan berusaha untuk mengerti apa yang terjadi hingga ia teringat jika wanita yang ada di depannya ini adalah orang yang selalu bersamanya di masa depan nanti , dia selalu berusaha menguatkan Zaki , dan salah satu orang yang selalu mensupport nya dalam kondisi apapun.


dan ia ingat jika hubungan mereka putus setelah Zaki tidak memperdulikannya lagi, karena fokus pada bola.


"ayolah cantik, jangan marah begitu..... honey"


setelah mengatakan itu Jasmine tidak bereaksi dan tidak mengeluarkan suara.


melihat wajahnya masih berpaling membuat Zaki menyerah dan melanjutkan menunggu angkot yang sebentar lagi akan lewat.


'huuh aku memang tak pandai memahami hati wanita'


tak lama angkot sudah tiba , Zaki yang melihat Jasmine marah , menunggu hingga Jasmine naik duluan .


"gimana ? mau naik"


tidak ada suara


ketika sudah naik , Zaki duduk di dekatnya dan anehnya sekilas dia melihat Jasmine tersenyum.


entah apa yang ia lihat itu benar atau tidak, tapi sepertinya dia sudah tidak marah lagi.


bruummm


angkot pun maju dengan kecepatan yang normal, di dalam penumpang mulai padat yang membuat Zaki harus lebih dekat dengan Jasmine, ada sekitar 10 orang di dalam yang semestinya 9 kapasitas penumpang sih, tapi karena ada 2 orang bertubuh subur ya begitulah jadinya.


' yah mau gimana lagi, tapi kenapa dia selalu memalingkan wajahnya, dan lagi wajahnya memerah , apa mungkin dia sakit'


dikarenakan hari ini hari Kamis mereka berdua memakai baju Pramuka yang bahannya lumayan membuat berkeringat ketika di tempat sempit.


"SMP pelita agung"


sang sopir berhenti di sebuah sekolah.


Zaki dan Jasmine segera turun karena mereka sudah sampai tujuan mereka, diperlihatkan muka Jasmine setelah zaki mengatakan honey padanya.


karena Zaki masih mengira mereka pacaran, padahal belum .


muka Jasmine yang memerah menandakan dia ada perasaan pada Zaki dan ketika ia mengatakan Honey padanya itu membuatnya berdebar kencang.


sabar Jasmine apa yang kau pikirkan, tidak mungkin, aku dan Zaki adalah teman sejak dia pindah ke tempat ku tinggal, tapi kenapa aku jadi malu,

__ADS_1


Jasmine yang dari tadi melamun menunduk membuat Zaki makin penasaran , ia lantas membungkuk dan melihat wajahnya, "kau kenapa? apa kau sakit Jasmine"


"as- ti ti tidak, aku tak apa Zaki aku ingin es krim sekolah, bhwis, aku pergi dulu ke kelas"


Jasmine yang malu lantas pergi ke kelasnya


karena tidak peka Zaki lanjut berjalan dan di tunggu oleh 3 orang temannya.


sebenarnya SMP ini tidak menjadi SMP favorit untuk pelajar yang jago di bidang akademik, karena biasanya di sini lebih fokus ke olahraga dan seni. prestasi disini sudah sangat terkenal karena prestasinya bahkan sepakbola disini bisa menembus ke final dan menjadi juara tingkat nasional.


"hey Zaki lihat !" seorang dengan kacamata tebal berteriak


"diam bodoh, jangan berisik" tegur teman di sampingnya


Zaki tersenyum melihat mereka , mereka yang dianggap sahabat olehnya ada di depannya, Amir, Hamzah, dan Jack.


"kalian tidak pernah berubah, bahkan ketika aku dikembalikan ke masa lalu lagi aku akan tetap memilih kalian menjadi temanku '


mereka bertiga adalah sahabat Zaki yang sangat Zaki percayai, mereka tulus berteman dengannya bahkan saat ia dijauhi mereka tetap akan berteman dengan Zaki. si kacamata tebal Hamzah, si gemuk Amir , dan si bodoh Jack.


"astaga Zaki kau makan Gantar atau apa , tubuhmu meninggi kawan" Amir kaget


setelah basa basi mereka pergi ke kelas untuk mendengarkan sambutan dari kepala sekolah baru setelah semester pertama berakhir, dan tahun ini memasuki semester kedua.


.......


"astaga panas sekali, apakah pak kumis itu sudah selesai bicaranya kurasa kakiku akan copot"


semua mulai mengeluh karena pidato kepala sekolah baru sangat panjang hingga membuat beberapa murid tumbang .


"demikian terima kasih"


.


.


"baiklah"


"Zaki .... apa yang kau lakukan di pendaftaran klub sepakbola, sebaiknya kau ikut ke klub volley kawan, seperti Amir "


"ya kau bahkan tidak bisa menendang bola saat kau kelas 7 "


"hahahahahhahah"


mendengar itu Zaki hanya tersenyum sembari menulis formulir pendaftaran


lalu saat ia memberikan pada yang berjaga ia melihat layar aneh di sampingnya yang membuat Zaki beberapa kali mengusapkan matanya, dia tidak ingin mengatakan apapun dan hanya bisa kaget melihat itu.


[nama : agung]


[posisi: GK]


[kemampuan: 30]


[refleks: 50]


[penyelamatan: 30]


[operan: 40]


[tendangan: 50]

__ADS_1


[ rank: F]


"Astaga!"


Zaki terkejut , penjaga itu lantas menanyakan padanya apa yang terjadi , namun Zaki hanya beralasan jika ia lupa mengerjakan tugas dan lalu bergegas pergi ke WC sekolah.


Zaki yang bergegas ke kamar mandi lantas membanting pintu dengan keras


Bamm


yang mengagetkan orang orang di WC


"bangsad"


"kenapa tuh orang?"


"mungkin ingin mengeluarkan emas"


Astaga apa apaan tadi ? apa itu layar aneh itu lagi , apakah itu benar benar nyata, aku bahkan bisa melihat kemampuannya apakah itu sistem? seperti di sebuah komik . tidak mungkin ini tidak mungkin


[Ding!]


[ selamat siang pemain]


tiba tiba ia mendengar suara di dalam pikirannya yang membuatnya terkejut


kau ini sebenarnya siapa, apa? aku masih tidak mengerti apakah ini dunia yang nyata apa tidak.


[ pemain ingin mengetahui itu, maka biar aku demostrasi kan rasa sakit ke tubuh pemain untuk melihat apakah itu hanyalan atau nyata,]


[ peringatan!!!!! permintaan khusus tidak bisa dibatalkan]


ketika mendengar layar merah muncul yang membuat Zaki panik bukan main, namun alih alih berteriak , Zaki berusaha mungkin untuk tidak mengeluarkan suara , agar tidak disangka berbuat sesuatu.


[3]


[2]


[1]


pengekspor rasa sakit dimulai


apa!!!!!


tiba tiba tubuh Zaki seperti tersetrum listrik bertegangan tinggi yang membuatnya merasa kesakitan , bahkan ia seperti mati rasa saat petir itu selesai menyetrum tubuhnya


"AGHHHHH"


[proses selesai, apakah pemain ingin melakukanya lagi? tekan ya untuk melanjutkan]


Ku mohon aku percaya aku tidak sedang berhalusinasi, aku pilih ...


" tidak"


setelah menekan tidak tubuhnya mulai Pulih perlahan seperti semula yang membuat keluar dari WC dengan perasaan bingung.


sementara beberapa orang di WC mendengarkan suara buang air besar yang brutal.


"kurasa dia sudah mengeluarkan berlian"


seorang dengan kaget melihat ke arah Zaki yang keluar dengan mulut menganga

__ADS_1


__ADS_2