
masin di kamar zaki , setelah mendengar kata kata zaki tak ada jawaban dari jessica , dia masih memeras sembari bergetar , dia seakan merasa jika zaki merasakan perasaan padanya . "maaf aku akn pergi" katanya untuk membuat zaki membuka badannya untuk tak menghalangi pintunya .
untuk itu zaki membuka pintunya sembari tak memalingkan pandangan dari wajahnya.
setelah ia pergi zaki berkata. "apa sudah menganalisis" katanya .
[menganalisis selesai, tak ada tanda tandanya ] jawab sistem .
yang ternyata setelah melihat jessica sistem yang berada di dalam kepalanya , langsung memberikan arahan pada zaki untuk menatap wanita itu dengan serius karena ia akan menganasianya , entah karena alasan apa sistem meminta hal tersebut.
zaki juga sempat mempertanyakannya pada sistem , namun tak ada jawaban dan membuatnya harus menatap wjah wanita itu dengan serius karena sistem terus menyuruhnya begitu. "hey sistem apa yang membuatmu tiba tiba ingin menganalisinya , dan menyuruhku mengatakan itu". zaki bertanya .
[...... karena sistem telah di upgrade , sistem mendapatkan emosi , untuk itu hasil analisanya , wanita bernama jessica berasal dari russia , tingkat kecantikan 89 % , tingkat menyukai player bertambah menjadi 70% ]
setelah mengatakan itu zaki hanya bisa menghela nafasnya sembari mengangkat gelas munuman proteinnya untuk meminumnya , 'sialan sistem ini menjadi menyebalkan stelah di upgrade , aku tak tahu sistem di upgrade saat itu aku tertidur yah yang pasti aku mempelajari hal baru lagi, dimana setiap aku melakukan sesatu ataupun mendapatkan peningkatan entah itu saat bermain atau saat berlatih sistem akan menaikan exp nya seperti game untuk menaikan levelnya , ' dia meminum minuman protein itu yang tak berasa apapun .
karena isinya hanya minuman protein,oats tanpa gula 1 pisang yang belum matang dan lainnya .
di tempat lain, jessica di dapur masih membayangkan apa yang dikatakan zaki tadi , ia bahkan melamun saat mencuci piring . untuk itu zeke yang selesai membersihkan beberapa tempat mengagetkannya .
'ya ampun capknya, oh lihat siapa itu , hehe dia senyum senyum sendiri , baiklah aku akan menyadarkannya' berjalan pelan pelan menuju belakang tubuhnya . lalu ketika merasa tak ada siapapun di dapur lagi karena waktunya untuk pulang , dia....
"waktunya pulang" teriaknya dengan menyentuh bahu jessica .
__ADS_1
dia yang melamun langsung sadar dan menjatuhkan , piringnya ke tempat cucian , lalu karena masih kaget dengan apa yang terjadi tangannya yang menggunakan sarung tangan mencuci dan masih berbusah . mendaratkan tamparan ke belakang tubuhnya yang mengarah ke wajah zeke.
plak
busa menempel di wajahnya
"astaga sialan wajahku jess" memegangi wajahnya yang dipenuhi busa.
"hahahahah lihat itu menempel tepat diwajahmu hahaha bagus jess" kepala pelayan yang kembali masuk untuk mengambil tasnya yang melihat kejadian itu tertawa terbahak bahak dibuatnya dan membuat air matanya sampai keluar. zeke yang melihat kepala pelayan yang masih ada merasa malu dan bergegas pergi ke kamar mandi untuk membasus wajahnya yang dipenuhi busa.
"hahahaha ha itu sangat lucu " mengelap air matanya.
"hey jessica mengapa kau belum pulang , bukanya besok kau harus pergi ke sekolah sebelumm masuk ke universitas" ucapnya pada jessica yang mengelap busa yang jatuh dilantai,.
.
.
.
di panti asuhan rumah dan kampung haaman zaki, terlihat banyak perabotan, batu bata pasir dan juga semen yang menumpuk di halaman panti asuhan , yang mana itu adalah sumbangan dari orang yang tidak diketahui namanya . kak rose yang membawakan air minum untuk para pekerja yang sedang bekerja . "ayo bapak bapak turun aku sudah membuat minuman untuk kalian yang lelah sebelum pulang" katanya pada para pekerja.
"eh suster rose , tunggu , letakan saja di batu bata itu , nanti biar kami ambil sendiri" jawab salah seorang pekerja , yang diikuti oleh yang lainnya .
__ADS_1
sudah 3 hari sejak pembangunan dilakukan, awalnya kak rose agak terkejut dengan banyaknya material yang terpampang di halaman panti saat pagi , karena tak ada yang mengatakan pengirimnya , lalu kak rose juga kaget karena banyaknya pekerja yang sudah dibayar untuk merenovasi panti asuhan itu.
dia sempat mempertanyakan pada para pekerja tentang siapa yang membayar mereka dan mempekerjakan mereka , jawaban mereka semuanya sama , kak rose hanya diberi tahu untuk menanyakan itu ke RT sekitar sana karena hanya dia yang tahu. namun setelah menanyakan pertanyaan yang sama ke rt jawabanya hanya itu semua dari pemerintah yang membantu mereka.
kak rose tak sepenuhnya percaya itu , namun karena sudah terjadi ia tak dapat menolak bantuan dari orang lain yang ingin membantu.
setelah bertemu mereka , kak rose mengangkat telepon nya. dia menelepon nomor zaki "hallo sayang bagaimana kabarmu" tanyanya dalam panggilan telepon.
"hah hah oh kak rose bagaimana kabar disana , ?"
jawab nya sembari terengah engah
"sayang ada apa apa kau sedang latihan, apa kakakmu itu mengganggu"
"tak kakaku aku hanya sedang melakukan beberapa hal di gym ada apa kakak menelepon di sore ini" jawab zaki.
mereka melanjutkan panggilan sekitar 30 menit di masing masing waktu yang berbeda, mereka hanya membicarakan beberapa hal tentang berita yang biasa terjadi di indonesia tentang zaki, dan pembangunan yang terjadi di panti asuhan . zaki sempat akan menanyakan siapa yang membantu mereka.
namun dia sepertinya sudah tahu siapa yang membantu zaki dengan material itu.
dan menutup panggilan itu..
di tempat gym yang cukup besar dan lengkap itu zaki memikirkan siapa yang telah membantu kakanya itu, ia mengelap keringatnya dan melamun di sepinya temoat itu karena sudah sore hari.
__ADS_1
"ah sialan lebih baik aku melanjutkan latihanku , karena 3 hari dari sekarang aku ada pertandingan pertamaku di liga anak anak itu, biar masalah itu akan kuselesaikan sendiri"