
"sial , aku benar benar malu menanyakan pertanyaan bodoh itu" adam yang duduk diikuti arthur yang memikirkan perkataan zaki beberapa menit lalu. sedangkan khan malah sibuk dengan esnya yang susah dibuka , sedangkan zaki membawa semua es yang dibelinya . "biskah kau diam , dan berpikir" ucap arthur yang tak tahan melihatnya.
"ayolah bantu dia membuka es kalengan itu" ucap adam yang kasihan dibuatnya. arthur pun membantu membuka kaleng yang sebenarnya mudah dibuka olehnya hanya dengan satu kali percobaan . "ahhh terima kasih , " meminum es itu .
sudah 15 menit sejak zaki pergi, mereka mempuyai 5 menit sebelum pengumuman siapa saja yang lolos seleksi dari keduatim yang sudah bertanding. yah begitulah cara mereka menyeleksi. mereka tak menyamakan waktu siapa yang lolos dengan tim lain . karena mungkin akan memakan banyak waktu. namun..... entahlah. "hey adam jamku mengatakan 5 menit lagi sebelum pengumuman seleksi , ayo kau juga khan" arthur yang melihat jam romleknya yang menunjukan waktunya . mereka berdua pergi dari timur parkiran menuju selatan yang merupakan pintu masuk menuju ke ruangan yang sudah dikatakan panitia pagi tadi,
"apa kau tahu , aku hanya memakai nukia untuk hidupku" khan mengajak mengobrol arthur . "bullsh*t, mana bisa manusia hidup di masa sekarang dengan handphone dari jaman purba " ucapnya pada khan yang menunjukan telepon genggam yang dimaksud . sembari mereka mengobrol adam diam dingin .
saat mereka tengah berjalan adam melihat zaki di depan jalan itu, disana bukan hanya zaki namun juga ia bersama lelaki tua yang pernah ia temui sebelumnya. "bukankah itu zaki"kata khan yang menyadari hal yang sama . "wih siapa wanita itu, cantik bener" adam terpesona oleh wanita yang tengah mengobrol dengan pria tua . dia bagai bunga mawar merah dimata arthur.
zaki yang tengah mengobrol, mendengar seseorang meneriaki namanya . " zakki!" teriak adam. zaki menoleh ke belakang disana ada adam yang melambaikan tangan ke padanya ,melihat itu zaki menyuruh mereka untuk mendekat . "kemarilah kalian !" ucapnya .
setelah mereka semua mendekatinya arthur yang fokus ke wanita itu samar samar melihat wajah dari orang tua yang tengah mengbrol dengan wanita itu. perlahan namun pasti langkah kakinya melewati pria tua yang memblakanginya itu. saat sudah melihat wajahnya ia seperti mengingat seseorang namun ia lupa. ia berusaha menyelidiki penasarannya itu dengan menoleh lahi ke wajah pria tua itu dengan saksama.'sepertinya aku pernah melihat wajah itu..... tapi dimana' pikirnya.
__ADS_1
"kau tengah apa ? mengapa kau belum kedalam , bukankah kau ingin mendengar hasilnya" adam yang sudah sampai pada zaki. zaki lalu mengatakan yang sebenarnya pada adam arthur dan khan . bahwa salnya ia sudah mendapatkan kontraknya pada klub belgia. "apa bagus sekali , kalau begitu selamat ya" adam senang dibuatnya. begitu juga khan yang nampak bahagia hingga memeluk zaki. "selamat selamat kau sudah kuduga huhuu" menaiki zaki dan memeluknya. "hey kau anak kecil kau bisa turun , kau ini sudah 17 tahun" ucap arthur.
arthur mengucapkan selamat pada pria itu. khan yang kesal melihat kedua pria bule di belakang zaki. dia dengan kepercayaan diri tinggi . menyapa mereka dengan bahasa inggris yang ia ketahui. "eem howe y you tingking" ucapnya dengan percaya diri. luke yang mendengar itu menahan tawanya . sedangkan robert heran dibuatnya.
arthur yang mendengar khan itu tertawa sembari meledeknya. "hahahahah apa apaan itu , bahkan anak tk saja tahu cara menyapa dalam bahasa inggris , hahahahah " ucapnya meledek pada khan yang tadinya dangat percaya diri. adam juga tertawa dibuat kebodohannya. , zaki lalu memberitahu apa arti dari yang khan katakan sembari menahan tawanya.
"haha itu artinya apa yang pikirkan !" ucap zaki . khan yang tadinya percaya diri langsung malu. dang seakan ingin hilang dari dunia karena kebodohannya .
"maafkan dia pak " ucap arthur yang masih tak dapat menahan tawanya . setelah itu arthur yang masih ingin memuaskan rasa ingin tahunya bertanya pada zaki tentang pria berkacamata itu. zaki melihat padanya . "ayolah arthur apa kau tak ingat dengan legenda manager united ?"
"itu sir alex!" teriak arthur . mendengar itu sontak membuat khan dan adam terkejut. mereka tak percaya ada legenda di negara ini. untuk itu arthur berlari ke arahnya . sir alex nampak menyadari hal tersebut, untuk itu ia melambai pada mereka. "tidak mungkin". khan di belakang arthur yang tak percaya.
ya mereka menjadi gila dibuatnya , mereka berlari menuju sir alex seperti seorang anak kecil yang baru saja mendapatkanhadiah yang diinginkannya . mereka berubah 180 derajat menjadi gila. "tolong tanda tangan di sini" arthur menunjukan sarung tangannya . mereka bertiga meminta tanda tangan seperti meminta bansos dari pemerintah. adam yang pendiam sekarang menjadi orang yang tengah terkena santet.
__ADS_1
"astaga mereka benar benar gila" ucap robert . "yah tapi mereka adalah emas " zaki tersenyum . luke hanya bisa terdiam dibuatnya . linda yang melihat kedatangan mereka merasa kesal karena ia tak bisa lagi berbicara dengannya .
"sial " linda pergi dan pamit kepada robert dan luke yang menunggunya . namun ia tak menghiraukan zaki dan malah berlalu pergi melewatinya yang menjulurkan tangannya. ah rasanya seperti hatiku hancur huhu aku belum pernah merasa begini bahkan di kehidupan yang lalu. "yah sepertinya aku memang ditakdirkan hanya memiliki 1 orang wanita saja " ucapnya yang membatu.
setelah berurusan dengan ketiga orang itu yang tak percaya mendapatkan tanda tangan sekaligus bertemunya langsung lantas mendekati zaki untuk pamit . "astaga ereka benar benar mempunyai energi, " katanya pada zaki. zaki nampak tak terlalu peduli , "kau mau pergi pak tua?" tanya zaki . dengan menghela nafas ia terpaksa pergi karena suatu hal yang tak dapat dikatakan.
"baiklah aku mengerti" zaki tersenyum
sir alex juga berpamitan dengan luke serta robert
dia perlahan pergi , pergi walaupun masih tak merelakan jika zaki menolaknya , ia kini tahu akan ada seseorang yang mengguncang dunia sepakbola di masa depan dan dia percaya mungkin hal itu akan terjadi 1 tahun dari sekarang . seseorang dengan pemikiran dan merupakan otak permainan. pemain dengan paket lengkap . pemain dengan potensi terbaik setelah beberapa tahun tak ada sepertinya . mungkin saja dia adalah orang yang akan membawa perubahan bagi sepakbola indonesia. "mengapa kau tersenyum sir" tanya andrew yang heran.
"yah nothing, nothing hahah" tertawa
__ADS_1
"astaga semakin aku bersama denganmu aku tak dapat mengira isi kepalamu "