
mateo yang merasa ada yang tak beres dengan zaki , dia mendekatinya yang tengah sangat fokus. "hey zaki apa yang kau lakukan" tanyanya pada zaki yang dengan cepat memalingkan pandangannya untuk merespon mato yang kesal didekatnya .
"ooh ada apa mateo ?" tanyanya yang dengan segera memalingkan pandangannya dari mateo.
dia yang kesal melihat zaki
"hey dengarkan aku sialan , aku sedang bicara" kesalnya mnarik bajunya . "baik baik aku mendengarkan" kata zaki yang melihatnya kesal .
dengan suara berguman dikuping zaki , mateo. "hey sialan aku tahu kau ingin terus memasukkan gol kegawang lawan . tapi apa kau lupa kau tadi bermain seperti untuk dirimu sendiri bukan tim , dan aku tak tahu kenapa ada yang salah bdenganmu aku tak peduli , tapi sebagai kapten aku mengharapkan banyak dengan mu" katanya sembari memelototi zaki .
zaki mulai memandang timnya yang memandangnya aneh dan beberapa kesal atas apa yang ia lakukan , mereka yang percaya dengan zaki mulai melepaskan kepercayaan satu persatu.
di pandangan khayalan zaki, dia dengan cepat memprediksi apa saja yang mereka katakan sesuai ekspresi mereka. untuk itu dia. menutup windownya dan tak memperdulikan waktu yang bergulir dan akan habis, bola kembali digulirkan , kali ini zaki agak mundur, ia tak gegabah dan agresif seperti sebelumnya . ia sebisa mungkin untuk tak memperdulikan perasaan yang lain yang menginginkan untuk memasukkan gol kembali.
"HEY figo jangan diam saja mundur dan lakukan cover pada siapapun yang kosong " teriaknya pada figo yang tengah berjalan santai.
mendengar itu jelas ia heran ,karena sikapnya yang berubah lagi. namun karena dia kaptennya figo tak dapat membantah nya.
julius kali ini sudah lebih tenang dari sebelumnya , bola kini di kaki pemain gent, mereka berhasil menguasai lapangan tengah dan membuat beberapa peluang , yang berundung nerkat kiper dan bek yang selalu tepat melakukan intersep dan recovery dibawah komando mateo . namun kiper masih saja grogi dan beberapa kali hampir memberikan bola pada lawan didekatnya .
"sialan dia grogi zak . apa yang harus kita lakukan " tanya figo yang tengah menyusut keringat ,. dia menunggu di tengah garis lapang tim anderlecht , karena tim gent mendapatkan corner kick.
zaki menjaga julius yang sangat besar dan 2 kali lebih besar tubuhnya dari zaki.
mereka sepertinya melakukan pembicaraan kecil di dalam kotak penalti . "hey kau" kata julius yang berada dibelakang zaki. "apa" zaki berusaha menjaganya agar tak pergi kemanapun . "apa kau tahu aku bisa sampai bahkan tanpa melompat?" tanyanya santai.
"tentu" serius zaki
__ADS_1
"kalau begitu mengapa kau yang menjagaku" kata julius
"apa kau belum pernah dikalahkan oleh orang sekecil aku hehe" jawab zaki sembari terus menjaganya.
tentu julius yang memiliki 2 keperibadian kesal dibuatnya yang angkuh dan bodoh.
bam......
si mulut robek menembak bola tepat kearah julius dan zaki. julius tidak bergerak . pemain yang ada didepannya berusaha menghalau bahkan menyundul bola itu, namun sepertinya bola itu hanya ingin ke arah julis .
bola itu melayang ke arah kepala julius . "naif lihat ini" bola disundol olehnya .
tepat ke arah titik kosong dan fatal gawang . namun zaki yang melepasnya , segera menahan bolanya dengan kepalanya .
bola berhasil dihalau oleh zaki . namun bola itu melambung keatas
bola itu melayang diatas , melayang sidekitar hampis seluruh pemain melihatnya . namun bola itu kembali ke tubuh julius yang diam . sedangkan zaki yang menghalau bola berdiri kembali setelah terjatuh karena menghalau bola dengan wajahnya.
semua mata tertuju padanya .
dia melakukan akrobatik dengan melayangkan badan besarnya kelangit , namun kali ini badannya seperti sisinya saja , dia memanyangkan badannya diudara untuk kemudian berusaha melakukan voli ke arah gawang yang 3 meter didepannya .
saat kakinya akan menyentuk bola , zaki yang bangkit melompat. "uagh" dia terbang layaknya elang , dengan ujung atas kepalanya , dia berhasil menghalau bola ke udara ,
"tidak itu berbahaya zaki!!!!" figo yang melihatnya dari belakang.
saat bola itu berhasil dihalau , kaki julius yang sudah akan menendang dengan kekuatan penuh , tak dapat dihentikan oleh tubuhnya sendiri.
__ADS_1
kakinya mengarah pada wajah zaki,
dalam waktu sekian detik suasana berubah menjadi mengerikan saat kaki berkekuatan julius menghantam tepat di pipi kanan zaki.
BUK!! suaranya dapat didengar oleh mereka yang didekat sana,
figo melotot dibuatnya saat melihat wajah zaki tertendang begitu keras.
bruk!
tubuh zaki terjatuh ketanah bagai tak bergerak , julius bahkan merasa bersalah saat melakukan itu . namun disaat semua orang tengah berkumpul didekatnya zaki yang masih sadar . berdiri seakan tak terjadi apapun.
ia berteriak ke arah figo yang berada diluar kotak penalti.
"SADAR ! TERIMA BOLA ITU FIGOOOOO" ia berteriak , bersamaan dengan itu darah keluar dari mulut dan hidungnya .
figo yang mendengar itu melihat bola sudah tepat ke arahnya . ia menahan bola itu dengan dadanya .
dia sepertilinglung dan bingung . "APA YANG KALIAN LIHAT . MAJU WASIT BELUM MENIUT PELUIT PELANGGARAN . MATEO JANGAN HIRAUKAN AKU KALIAN MAJU " darah semakin banyak memuhi baju ungu dengan garis putih yang zaki pakai ,
mendengar itu figo merasa bingung . untuk kemudian ia melihat mateo berlari ke arahnya untuk merebut bola dari kakinya .
"apa yang kau lakukan mateo apa kau tak lihat za-"
mateo memotong kata katanya. "apa kau tidak mendengar apa yang kau katakan , maju!!!!" katanya yang merebut bola dan berlari maju untuk memasukan gol ke arah gawang yang tanpa penjagaan .
figo masih bingung dia yang dengan muka bingung melihat ke kanan kekiri. dia melihat kebawah . tepat ke arah zaki yang melihatnya dengan serius dan darah yang mengucur di wajahnya.
__ADS_1
dia masih bingung apa yang harus dia lakukan. untuk kemudian . "PERGIIIIIII!!!!!!!!!!!!!" teriak zaki padanya , yang dengan segera membuat pemain itu berlari kedepan untuk mebantu serangan balik yang terjadi .
entah kenapa setelah mendengar teriakan itu , figoseperti harus mengikuti perintahnya . diikuti pemain gent dan pemain yang lain , figo berlari untuk membantu mateo yang akan menghadapi kiper yang keluar dari gawang untuk melakukan intersep pada zaki.