
DI desa , di panti asuhan . dimana anak anak sudah pergi ke sekolah dan tersisa kak rose yang tengah gelisah karena zaki masih belum memberinya kabar lewat telepon. "zaki adikku dimana kau , mengapa kau masih belum memberi kabar setelah 3 hari " ia tak dapat duduk saja ia terus mondar mandir tanda ia begitu gelisah karena tidak ada kabar dari adik tercintanya itu.
wanita yang berumur 30 tahunan itu menggigit bibirnya, keringat mengucur di kulit wajah lebutnya . dia tak percaya zaki akan melupakan jajinya yang akan meneleponya setelah ia sampai ke tempat seleksinya .
"ayolah sayang teleponlah" melihat handphone di meja yang terus ia pandang
detik demi detik........
menit demi menit.....
dan jam demi jam .....
kak rose masih setia menunggu , hingga ia hampir tertidur dibuatnya.hingga saat suasana sunyi dan dia akan pergi......
nuuud nuuud nuuud...... suara getara handphone nya , menyadarkannya dan dengan segera menerimapanggilan telepon itu, di dalam telepon "hallo" suara zaki. mata kak rose berkaca kaca dan sembari kesal ia berkata di telepon. "hiks hiks zaki kenapa kau baru menelepon kakak, asa apaapa kau punya masalah disana , apa handphone mu hilang, bagaimana kabarmu mengapa kau dia saja adik brengsek hiks" mengusap air matanya.
zaki merasa bersalah karena melupakan kakanya itu, "huuuu maafkan aku kak , hingga aku lupa . ini semua salahku. aku terlalu fokus pada tujuanku sendiri hingga , aku melupakan keluargaku hiksmaafkan aku maafkan aku" zaki menangis dan meminta maaf sejadi jadinya atas apa yang sudah ia lakukan, ia tak percaya jika dia dapat melupakan janjinya dia membuat kakanya menunggu dan gelisah karena tak mendapatkan kabar darinya .
dia benar benar malu pada dirinya sendiri yang berharap dapat membahagiakan mereka. dia malah melupakan mereka hanya karena fokus pada tujuannya sendiri.
__ADS_1
mendengar zaki yang hanya bisa menangis kak rose mengerti karena dia tahu jika adiknya itu adalah tipikal orang yang fokus. "ooo sudahlah adikku yang hebat , kakak mengerti sekarang . maafkan kakak juga karena memarahimu sayang" tanda menyayangi adiknya itu.
setelah berkeluh kesah , zaki mengatakan yang sejujurnya pada kakanya itu. "kak sebenarnya......" ragu ragu untuk mengatakannya. . kakanya yang merasa begitu nampak sedikit gelisah. "sayang ada apa? . katakan pada kakak ayo" dengan suara lembutnya di telepon.
"sebenarnya aku mendapatkan kontrak di klub belgia dan lusa .... lusa aku akan pergi ke belgia . maaf karena aku baru mengatakannya" zaki yang merasa bersalah karena baru memberitahu kaka tercintanya itu.
tak ada suara ....
zaki sempat mengira dia tidak akan mendapatkan persetujuan dari kakanya itu.
"astaga sayang itu berita bagus, apa masalahnya. kau akan menjadi pemain terkenal sesuai impianmu bukan!" kata kak rose yang nampak senang."tapi kak , apa kakak tak khawatir karena aku pergi akan sangat lama nantinya dan entah kapan aku pulang !" tandasnya pada kakanya itu.
"aku faham apa maksudmu sayangku, tapi aku mengerti dan aku tahu kau akan kuat kau adalah adikku , apa yang aku khawatirkan sayang, tenanglah ...... kakak tahu karena kakak sudah merawatmu sjak kau masih kecil, saat itu kau selalu ingin menjadi yang terbaik haha dengar sayang apapun yang kau lakukan kakak tahu kau pasti bisa " menyemangati zaki
........................................................................................................................................................................................
zaki memberikan teleponnya pada robert , sembari mengusap air matanya . "maaf pak menghabiskan pulsamu", dia tak enak padanya. "oh sudahlah zaki , dia memiliki 1 juta pulsa yang baru ia beli" luke menunjuk pada robert.
dia menganggukan kepalanya. luke dan robert tahu jika zaki adalah orang baik, dan dia juga menyayangi keluarganya .entah ini takdir atau kebetulan semenjak bertemu dengannya robert dan luke merasa jika mereka tak bisa lagi memalingkan wajah mereka darinya lagi. pria polos dengan pengetahuan yang tinggi dan juga orang yang enak diajak bicara .
__ADS_1
mereka saat ini berada di depan hotel. setelah dari stadion zaki menandatangani kontrak yang sudah dibicarakan oleh mereka bertiga itu. yang mana zaki akan menjadi pemain dari klub belgia YR KV Mechelen. dan robert dan luke menjadi agen zaki . dan zaki menjadi pemain kedua yang menandatangani kontrak dengan mereka .
"terima kasih pak" zaki keluar dari hotel dengan koper yang dibawanya. luke menunggu diluar sedangkan robert menunggu di mobil . "sudah semua zaki?" kata luke bertanya padanya.
"ya sudah semua pak" tandas zaki. "bagus kita akan ke bandara , untuk transit di singapura" katanya sembari zaki yang menenteng kopernya menuju bagasi mobil.
setelah memasukan kopernya zaki masuk di kursi belakang , robert yang mengemudi membuat luke sedikit menjahilinya. "ayo maju pak supir, pesawat kita akan berngkat 2 jam lagi" dengan nada mengesalkan.
robert melihat ke arahnya , mereka saing bertukar pandang. "kau tua bangka sialan" pada luke . pria yang rambutnya sudah rontok satu persatu itu hanya tersenyum dan melihat ke arah jalanan yang ramai di jam 12 siang itu. "hahahah orang tua , " zaki tertawa karena sikap kekanak kanakan mereka.
.
"hahaha sampai berjumpa lagi " , di restoran asia di selatan jakarta sang ketua AI industry yang sepertinya sudah melakukan pertemuan dengan orang orang penting.
saat mereka pergi teleponnya berdering, ia mengangkatnya . " hallo " ucapnya pada si pria penelpon
"pak dia pergi , dia menolak man united untuk klub yang akan degradasi pak !" KATA PRIA PENELPON SERIUS
*"*BEGITUKAH? HAHAHAHAHA AKU TAK DAPAT MEMIKIRKAN ISI KEPALANYA ITU\, BAHKAN IA MENOLAK YANG TERBAIK. BIARKAN OH SOAL PEMAIN BERNAMA ADAM ITU TOLONG ATUR DIA UNTUK BERTEMU DENGANKU"
__ADS_1
aku mempunyai rencana untuknya.......
apa yang direncanakan oleh sir freddy sebenarnya hingga melibatkan adam!!!1