Transmigrasi Gadis Cupu

Transmigrasi Gadis Cupu
Chap.39


__ADS_3

Tika percaya jika Rainna bukannya anak adopsian seperti yang di beritakan itu.Tapi Tika kini menelepon Rainna hanya ingin menanyakan kondisinya bukan menanyakan tentang berita yang kini tersebar di media sosial sekolahnya.


"gue di rumah, kenapa?" tanya Rainna cuek.Sebenarnya dirinya pun ingin marah dengan tuduhan berita itu.Tapi pada siapa Rainna akan marah.jika dirinya adalah Karin, dia pasti akan menerima semua berita itu karena memang dirinya berasal dari panti.


tapi ini Rainna, Rainna yang berasal dari keluarga pengusaha dan terkenal.Tak mungkin adalah anak adopsian.Dia tak ingin citra mamah dan papahnya menjadi buruk karena datang ke sebuah yayasan.


"lo udah liat berita yang lagi viral di grup sekolah belum?" tanya Tika dengan panik.


"udah,kenapa bisa foto gue kesebar kaya gitu sih?" tanya Rainna.


"lo nanya gue, gue pun nanya sama lo.Kok bisa lo ada di foto itu, lagian lo ngapain juga datang ke panti asuhan itu? siapa yang udah fotoin lo kaya gitu?" Tika yang bertanya secara berentetan.


"Lo tenang dulu, yang jelas gue ke sana cuma mau cari temen gue doang,dan siapa yang udah fotoin gue saat disana gue juga gak tau, perasaan gak ada yang ngikutin gue deh" ucap Rainna.


Tapi Rainna ingat, jika tadi siang dia pamit ke mamah Rena untuk mengerjakan tugas jika mamah Rena tahu kalau Rainna berbohong sama aja dia juga salah.Yang paling penting sekarang Rainna harus mencari alasan kenapa bisa ada di panti itu.


"tapi sekarang gue minta bantuan lo ,boleh gak?" ucap Rainna pada Tika yang masih tersambung dengan teleponnya itu.


"bantuan apa?" tanya Tika.


"nanti kalo bokap nyokap gue tanya, gue ke sana sama lo dan lagi nyari temen lo ya,,pliis" ucapnya memohon pada Tika.


"kenapa mesti boong sih, gue gak ngerti, jadi beneran lo berasal dari sana?" tanya Tika.


"iihh bukan, nanti di sekolah semuanya gue jelasin sama lo, yang penting lo bantuin gue dulu ya, soalnya gue kemarin bilang nyokap gue pamit ngerjain tugas bareng elo" jelas Rainna.


"OMG ,, Rainna Rainna bisa-bisanya ya lo boong bawa-bawa nama gue" ucap Tika yang sedikit kesal.


"iya udah tapi lo harus janji kalo lo mau jelasin semuanya, dan berita ini berarti hoax dong"


"iya lah masa iya lo gak tau bokap gue siapa" jawab Rainna yang malah menyombongkan kedua orang tuanya.

__ADS_1


" fix seminggu ke depan lo harus traktir gue di kantin" kesal Tika lalu menutup teleponnya.


"whaat,, eeh bukan gitu maksud gue " Rainna belum menjelaskan Tika malah sudah menutup sambungan teleponnya itu.


"dasar bocahh, lo beruntung nna punya temen kaya dia, coba aja dari dulu lo temanan sama dia bukan si Evan nyebelin itu" gumam Rainna.


Waktu sudah menunjukkan jam makan malam, hari ini Rainna sedikit takut untuk berkumpul dengan Pak Ryan dan mamah Rena.Jika mereka tahu tentang berita di grup sekolah bagaimana dia menjelaskannya.Apa Mereka akan percaya jika menyebutkan kesana berkunjung dengan Tika.Rainna masih mondar mandir di kamarnya memikirkan alasan yang tepat jika orang tuanya menanyakan berita itu .


"haduhh gue mesti gimana nih kalo mereka tau" gumam Rainna sedikit panik.


Tak lama panggilan mamah Rena terdengar oleh Rainna untuk mengajaknya makan malam.Buru-buru Rainna berjalan ke bawah menuju ke lantai bawah.


"malam sayang" sapa Pak Ryan yang sudah terlihat segar karena baru selesai membersihkan badannya.


"ma-malam pah, malam mah" jawab Rainna sedikit gugup.


Mereka pun kini berkumpul di meja makan, dengan hidangan yang sudah tersaji di atas meja.


"gimana sekolah kamu, gak ada masalah kan?" tanya Papah Ryan pada Rainna.Sontak saja itu membuat Rainna terkejut mendengarnya,dia berpikir apa Papahnya mengetahui berita yang baru saja tadi menyebar.


"syukurlah kalo begitu, mamah gak akan tenang kalo kamu itu diganggu terus di sekolahan, pokoknya kalau ada apa-apa kamu harus bilang sama mama atau papa ya" ucap mamah Rena yang menyendokkan nasi dan lauknya untuk pak Ryan.


Rainna pun mengangguk dan tersenyum saat Mamah Rena benar-benar sangat perhatian pada dirinya.


Memgingat kejadian tadi di panti, selama ini dia hanya merasa Bunda saja yang mengkhawatirkannya, tapi sekarang dia senang jika mamah Rena dan papah Ryan pun ikut mengkhawatirkannya dan menyayanginya.


setelah semua makan malam selesai,Rainna buru-buru pamit untuk masuk ke dalam kamarnya terlebih dahulu.Dia pun berjalan menuju ke arah kamarnya.Dalam kamar Rainna bisa bernapas sedikit lega,karena orang tuanya belum mengetahui berita viral itu.


Saat Rainna membuka ponselnya, banyak oesan yang masuk ke aplikasi pesan yang berada di ponselnya.Ada beberapa yang mengomentari tidak percaya jika Rainna berasal dari panti asuhan, ada juga yang menghinanya karena hanya anak adopsian.


"siapa sih sebenernya yang nyebarin foto ini" gumam Rainna kesal.

__ADS_1


" kalo ketahuan udah gue buat bonyok nih orang" kesalnya.


Rainna pun terus-terusan membaca beberapa pesan yang masuk, itu merupakan komentar-komentar terhadap foto yang tersebar.


"nna, gue minta maaf ya, gue gak tau kalo bawa tubuh lo ke panti bikin lo di hujat gini' Rainna benar-benar menyesal karena keputusannya ke panti membuat dirinya terkena masalah.Padahal dirinya hanya ingin bertemu dengan tubuh aslinya dan siapa yang menempati tubuh aslinya, bisa saja Rainna asli berada disana.Tapi kenapa dengan menyebarnya Video itu banyak fitnahan kepadanya.


sebuah pesan masuk entah dari siapa hanya menanyakan keadannya.


"lo gak apa-apa kan?"


" siapa nih yang ngirim pesan?" tanya Rainna yang membaca pesan itu, hanya tertera nomor ponselnya saja, berarti dia tak menyimpan nomor itu.


"Rainna? lo gak apa-apakan" si pengirim pesan mengiriminya lagi karena belum ada jawaban dari Rainna.


Rainna pen menjawab pesan itu, tak lama ponselnya berdering saat Rainna membalas pesan itu.


"hallo?" tanya Rainna.


"nna ,lo beneran gak apa-apa kan?" jawab seseorang lelaki di seberang telepon itu.


"ini siapa sih?" tanya Rainna.


"gue abim, Abimana temen sekolah lo" jawabnya, Abim berpikir masa Rainna tak menyimpan nomor ponselnya sih hingga menanyakan siapa yang meneleponnya itu.


"gue kirain siapa.gue gak apa-apa kok, cuma gue kesel aja siapa yang udah nyebarin foto gue dan fitnah gue kalo gue itu anak adopsian sih" ketus Rainna dengan kesal


"syukurlah kalo lo gak apa-apa, gue juga gak tau siapa yang pertamanya nyebarin foto lo itu, gue belum sempet ngecek langsung kepikiran kondisi lo aja" ucap Abim.


"gue gak apa-apa kok, soalnya gue gak ngerasa juga, emang salah ya gue berkunjung ke panti asuhan hanya sekedar main doang" jawabnya.


"iya gue tau lo kok, gue janji bakal bantuin siapa dalang penyebar foto itu nna" ucap Abim pada Rainna.

__ADS_1


"iya secepatnya deh lo temuin dalangnya, gue bikin bonyok tuh anak, main-main sama Rainna" ucapnya kesel.


"hehe, sabar..nanti gue kabarin kalo udah ketemu siapa dalangnya. yang terpenting kondisi lo sekarang baik-baik aja dulu,udah cukup buat gue" ucap Abim.


__ADS_2