
''maksudnya'' tanyanya bingung namun tak di gubris lagi oleh mentari
hingga akhirnya tak ada lagi ucapan yang keluar dari keduanya, Mobil hitam doff itu membelah jalanan yang padat Oleh para pengendara yang akan memulai aktifitasnya
Beberapa saat kemudian mobilnya sudah sampai di kantor ken langsung memarkirkan mobilnya di basment khusus dia dan pemilik lainnya
mereka langsung masuk ke kantor, disitu pula pegawai pun telah berjejer menunggu sang presdir, para pegawai wanita pula melirik tak suka pada mentari yang berada disamping ken
setelah ken sudah melewati semua pegawai rey pun langsung menyapa ken, setelah itu mereka semua menghadap ke arah ken yang akan menyampaikan sesuatu
''perkenalkan disamping saya ini adalah sekretaris saya yang baru, mentari perkenalkan nama mu'' ucap ken
''perkenalkan nama saya mentari ammar abqori disini saya akan bekerja sebagai sekretaris pribadi tuan kenzo..'' ujarnya, ia belum selesai berbicara namun para pegawai langsung bergosip
'wajahnya lebih cantik dari Jesika ya'' ucap pegawai wanita
''iya aku tidak terima jika ia selalu bersama tuan ken'' ujar wanita lainnya
''sepertinya iya juga bukan tipe tuan ken lihat saja pakainya'' ujar pegawai yang lainnya dan masih banyak ucapan lainnya yang terucap kan oleh para pegawai lainnya
__ADS_1
''baikla apa kalian semua sudah berbicara' saya belum selesai bicara namun kalian langsung bergosip!!'' ucap mentari tegas namun mereka semua hanya menunduk
''saya juga mendengar ucapan kalian ya' namun bagi saya semua itu tudak perlu dijawab cukup kalian lihat nantinya!!'' ujarnya kembali tegas sedangkan ken dan rey yang berada di dekatnya hanya diam
"uda ken" ujar mentari berbisik pada ken
"baikla kakau begitu itu saja yang dapat ia sampaikan dan saya harap tak ada lagi diantara kalian yang membicarakan atasan kalian atau kalian akan tau akibatnya" ujar ken tegas meninggalkan karyawan diikut oleh mentari dan rey dari belakang mereka pun menasuki lift pribadi ken menuju ruangan masing masing
"rey tunjukan ruangannya, tari nanti ke ruangan aku" ujar ken berjalan meninggalkan mereka
rey pun langsung menunjukan ruangan tari
''permisi ken boleh aku masuk'' tanya tari
''masuk aja'' jawab ken dan langsung saja tari masuk dan duduk di bangku yang telah dipersilahkan oleh ken untuk ia duduki
''pertama aku mau kau memanggil ku tuan karna aku atasan mu'' ujar ken
''tidak bisa bagiku kau adalah kulkas'' kekeh mentari
__ADS_1
''kalau dirumah kau tetap memanggilku kenzo cukup didepan karyawan kau memanggil ku tuan'' ujar ken yang malu jika ada pegawai yang melihat mentari memanggilnya dengan sebutan nama
''baiklahhh'' ujarnya
''ini ada beberapa berkas yang cukup mudah dan kau langsung pelajari saja semoga kau bisa ya'' ujar ken sedikit memberikan semangat pada tari
''kau masih sehatkan'' ucapnya berdiri dan langsung menatap dahi ken dengan telapak tangannya
''ya masihla memangnya kenapa deng..'' ucap ken terhenti saat tari langsung keluar menuju pintu
''kamu aneh, bay tuan kulkas'' ucap nya dicelah pintu lalu menutupnya
ken hanya geleng melihat tingka mentari
''dicuekin di bilang kulkas di peduli'in malah di bilang sakit aduh wanita memang aneh ternyata'' ujar ken lalu menyenderkan kepalanya di kursi kebesaran nya
BERSAMBUNG!!
πππππ
__ADS_1