Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya

Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya
yiel dan Iyo


__ADS_3

kini Ariel pun sudah menuruni anak tangga bersama tari dengan tangan yang selalu setia memegang koper berwarna navy nya tak lupa tari pun juga ikut serta dalam pengemasannya, Ariel juga tak segan segan untuk menceritakan masa lalu nya pada tari.


''kak gak sebaiknya kakak pulang besok aja'' imbuh tari


''enggak tar kakak uda bilang kemarin kalau acara mama Uda selesai kakak langsung balik lagi, semakin lama Kaka disini dan semakin banyak pula lihat dia maka kakak akan lebih sulit untuk melupakannya'' jawab Ariel yang sebisa mungkin menahan air matanya mengingat kembali kenangannya bersama Leo


Flassback oN


Restoran A tempat yang sudah menjadi favorit orang yang saling mencintai ini, tempat dimana keduanya ditemukan karena acara berkumpulnya keluarga persahabatan sang adik.


lima tahun bukanlah waktu yang singkat. sebelumnya keduanya sudah saling kenal cukup jauh mereka pun memutuskan untuk berpacaran hingga lima tahun lamanya keduanya menjalin kasih yang sangat romantis bahkan siapa saja yang melihatnya cara mereka berpacaran akan merasakan iri.


dan tepat dihari aniversary yang ke 5 tahun mereka merayakan kencan di restoran A kencan yang dilakukan di ruang VVIP khusus untuk keduanya.


setelah menghabiskan hidangan mereka pun memutuskan untuk berdansa bersama diiringi dengan lagu yang seirama akan gerakan keduanya, tak lupa senyuman tak pernah pudar dari bibir keduanya.


seusai itu keduanya berbincang cukup jauh bercanda hingga mengeluarkan deretan gigi yang tersusun rapi.


''apa yang harus aku omongin sama Leo, aku gak mungkin merusak momen indah ini, tapi aku juga mau capai cita cita aku bukankah aku juga Uda sering omongin ini sama Leo tapi aku cuma takut Leo gak terima untuk keputusan aku'' pikir Ariel dalam hati, ya jujur saja ia sangat ingin menjadi model karena itulah impiannya namun disisi lain ia juga takut Leo kecewa akan keputusan yang ia ambil


''yiel apa yang kamu pikirin'' imbuh Leo yang melihat kekasihnya sedang melamun (note: yiel? panggilan kesayangan Leo ke ariel)


''eng..enggak ada apa apa kok'' jawabnya grogi


''I know you're lying didn't we promise to be open to each other and there will never be a lie'' imbuh Leo dengan nada lembutnya sambil membelai pipi kekasihnya


(aku tahu kamu bohong bukankah kita sudah berjanji untuk saling terbuka dan tak akan perna ada kebohongan)


''tapi kamu jangan marah ya'' ujar ariel dan dibalas anggukan oleh Leo


''aku Uda daftar jadi model dan satu Minggu lagi aku akan casting di Jerman'' jawab'nya dengan kepala yang tertunduk karena takut untuk melihat wajah kekasihnya saat ini

__ADS_1


''gak!!" tolak Leo tegas ia sangat tidak setuju bila kekasihnya memasuki kawasan permodelan


"tapi itu impian aku Iyo, dan aku juga gak bisa selalu bergantung pada ken kamu tau kan aku hanya anak angkat di keluarga 'Wijaya'' imbuh Ariel lagi (note: iyo? panggilan kesayangan Ariel untuk Leo)


''enggak yiel kalau kamu nikah sama aku, aku yang bakal tanggung semua'nya, dan Ken juga ikhlas untuk semua ini''


''iyo kamu tau kan papa Uda kuliahin aku tinggi tinggi dan dengan mudahnya kamu bilang nikah, gak aku mau capai'in cita cita aku dulu, aku mau buat papa bangga dan ngerasa gak sia sia udah kuliahin aku'' jawab Ariel dengan air mata yang sudah menetes


''okey fine, intinya sekarang kamu mau capai'in cita cita kamu untuk jadi model dan sekarang kamu pilih, kita udahan atau stop untuk jadi model, masih banyak pekerjaan lain yiel yang lebih layak untuk kamu'' pungkas Leo dengan sedihnya ia takut jika Ariel lebih mengutamakan cita cita nya dan melupakan kenangan lima tahun mereka


''gak Iyo aku sayang sama kamu aku cinta sama kamu, aku cuma mau capai'in cita cita aku tanpa harus kita break'' lirih Ariel


''gak yiel kamu harus pilih salah satu'' tegas Leo dengan nafas yang tercekat


''sorry Iyo aku harus pilih jadi model kamu tau kan ini impian aku''


''oke'' jawab Leo yang ikut menitikan air mata'nya ''aku anter kamu pulang''


tanpa terasa mereka pun telah sampai tepat di depan mansion Wijaya


''satu yang harus kamu tau, aku sangat cinta sama kamu iyo'' ucap Ariel yang segera turun dari mobil


flashback off


kini mereka pun telah berdiri diteras untuk mengantarkan Ariel.


''kamu hari hati ya sayang, jangan lupa sholat dan terus jaga kesehatan kamu, ingat mungkin papa gak ngeharapin lagi cita cita kamu sayang, karena papa bakal sedih karena cita cita kamu kita jadi jarang berkumpul'' ucap senja dengan air mata yang terus saja menetes tiada henti


''mam gak usah nangis, aku janji bakal lebih sering ke indo, stop cry plis'' imbuh tari yang sama tak hentinya menangis melihat mamanya menangis.


''ken jaga mama ya sayang'' ucap Ariel yang kini beralih memeluk Ken

__ADS_1


''bu, tar Ariel titip mama ya'' ucapnya kini memeluk meli Dan juga tari


''dek sekolah yang rajin ya'' pungkas Ariel menggosokkan telapak tangannya pada kepala bintang dan juga langit


Leo yang sedari tadi berdiri didekat sana pun ikut menitikan air matanya, cukup untuk 15 belas bulan ini ia dan Ariel berpisah, ia sudah tak sanggup lagi bila harus berpisah dengan orang yang ia cintai.


Leo pun mulai mendekat ke arah mereka dan langsung menghampiri Ariel yang kini akan menaiki mobil.


*


*


*


*


*


Hay Hay reader jangan lupa like coment follow and vote aku ya supaya halu ku semakin lancar😘


mkci semua ❤️


Jangan lupa hadiahnya ya hehe:(💖


🗣️ follow Ig: @ptr_drwni


Tik tok: @ptr.drwni


mampir juga ke novel aku yang satu nya (one night in the bar)


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2