
''aku tidak tau, kita bahas ini nanti saja aku masih capek'' ucapnya lalu menarik tangan'nya dari genggaman Ken dan langsung menutup kembali seluruh tubuhnya menggunakan selimut
Ken pun balik kembali ke sofa, ia pun masih berusaha memutar otak'nya bagaimana cara ia berjuang untuk mendapatkan tari, mulai sekarang tujuan'nya mencari semua tentang tari untuk meluluhkan hati'nya
🍭🍭🍭🍭🍭
lama mereka menunggu akhirnya pesawat pun dinyatakan landing di bandara internasional (羽田空港 Haneda Kūkō) Jepang, bandara yang lebih dikenal dengan sebutan Haneda itu ialah bandara terbesar dan penerbangan yang menjadi pusat di negara 'sakura' atau 'negara matahari terbit'
kini negara itu sedang dilanda musim salju seketika dinginnya negara itu sangat terasa menyentuh seluruh kulit, ken yang melihat tari sedang berdekap dengan tangan nya pun langsung mendekat dan memberikan jaketnya sebagai pelindung
''apa kamu tidak kedinginan'' tanya tari yang melihat musim itu amat sangat dingin mana mungkin Ken tidak merasa kan udara yang menusuk pori pori itu, ya kecuali ia sudah terbiasa akan udara ini
''tidak'' ujarnya disertai gelengan kepala
mereka pun berjalan menuju mobil yang akan mereka kendarai sedangkan koper mereka telah dibawa oleh beberapa orang kepercayaan Ken yang sedang berada di Jepang, kini bandara itu masih terlihat seperti siang hari karna orang yang masih banyak berlalu lalang di dalam bandara internasional yang menjadi pusat penerbangan
''おかえりなさい'' ucap salah satu orang kepercayaan Ken sambil mempersilahkan Ken memasuki mobil dengan pintu yang sudah terbuka
(selamat datang kembali tuan) translate
"ここの状況はどうですか"tanya Ken yang kini sudah membelah jalan sakura itu dengan kecepatan yang standar karna sedang membawa tari semua itu atas perintah sang tuannya yaitu KENZO(bagaimana keadaan disini apa semunya baik) translate
''すべてが管理下にあります'' jawab orang itu cepat
(Semua Aman terkendali tuan) translate
''あなたの妻は何ですか ,でもあなたが結婚するのを聞いたことがないように'' lanjut orang itu kembali, ia memang tak perna sungkan untuk bertanya apa pun kepada Ken Karena keduanya memang sudah sangat dekat dari dulu
(apa itu istri anda tuan,tapi seperti nya aku tidak pernah mendengar anda menikah) translate
__ADS_1
''do'a kan saja bert'' ucap ken dan diangguki Robert itu dengan senyum yang mengembang Robert tak menyangka bahwa seorang Ken akhirnya akan memiliki pendamping Dimana seorang CEO yang dikenal dengan sifat dingin terhadap wanita mungkin wanita itu hanya memiliki keberuntungan maka itu ia bisa mendapatkan hati seorang Ken
''apa kau masih mengantuk'' Tanya Ken yang melihat nyawa tari seperti Belum terkumpul penuh
''tidak'' ucap tari acuh namun matanya masih berkelap-kelip dan dan melut'nya menguap menandakan ia masih mengantuk
Ken yang Melihat tari bereaksi seperti itu pun langsung menyentuh kepala tari dan menyenderkan ia ke bahu Ken sambil menepuk nepuk lengan tari. tari yang diperlukan seperti itu seketika ia menghangat senyum mengembang langsung dibibir'nya, ia suka dengan perlakuan halus Ken dan bahkan akhir akhir ini mereka jarang berdebat hal yang tidak penting seperti biasa'nya
sekitar setengah jam'an perjalanan mereka pun akhirnya sampai pula di Apartemen yang sudah disiapkan oleh tuan Xiong Lang
tuan Xiong Lang sudah menyiapkan ruang khusus untuk ditempatkan pada rekan bisnisnya, apartemen termegah yang berada di tengah tengah perkotaan negara Jepang,
setelah mereka masuk ke apartemen tari dan Ken pun langsung menuju ke kamar mereka masing masing, kamar yang bersebelahan khusus untuk mereka tempati.
setelah masuk kedalam kamar tari langsung saja menjatuhkan badannya ke kasur karna baru kali ini ia merasakan penat di seluruh tubuhnya, entah karna ia sudah lama tidak perna bepergian jauh lagi atau karna lainnya. sedangkan Ken kini ia lebih memilih menikmati pemandangan yang berada di balkon kamarnya gedung gedung yang bersinaran, dinginnya sanju yang sedang turun dan bunga Sakura yang runtuh berterbangan kemana mana
sekitar satu jam'an tari tertidur dan kini matanya sudah terbuka lebar ia langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket ia merendam kan seluruh tubuhnya kedalam bathtub yang sudah diberi aroma mawar, aroma terapi yang kini lebih merilekskan tubuh nya,aroma yang menusuk hidung sangat nikmat rasanya
cklek
pintu pun terbuka dan terlihat jelas disana Ken dengan pakaian casualnya sedang duduk di balkon ditemani dengan secangkir sarutahiko coffe nya
''ken'' panggil tari
''ya'' jawab ken dan langsung menoleh ke sumber suara, dengan susah paya Ken menelan Saliva nya
''emm aku mau bertanya pakaian ku''
''disana'' tunjuk Ken pada sebuah ruangan tertutup yaitu walk in closed
__ADS_1
''langsung ganti disana saja'' lanjut nya
tari pun akhirnya telah berganti pakaian dengan piyama yang biasa ia kenakan untuk tidur
''kau tidak mandi?'' ucap tari yang melihat Ken masih menggunakan pakaian casualnya
''nanti saja, tar'' ucap Ken sambil menepuk sofa disampingnya untuk menyuruh tari duduk disampingnya, tari pun menurut
''kau mau minuman'' tanya Ken pada tari sambil menyerahkan beberapa daftar minuman dan makanan serta cemilan lainnya
''emmm Ginza renior saja'' ucapnya sambil tersenyum, Ken pun langsung memanggil waiters dan memberikan pesanan yang diinginkan oleh tari dan beberapa cemilan untuk menemani mereka duduk bersantai menikmati pemandangan indah
''emm tar habis ini kamu ke kampung lagi''
''iya, soal'nya ana mau ikut dia mau kerja di perusahaan orang kenalan dia, di bagian IT'' jawab tari
''perusahaan? IT?'' tanya Ken kebingungan ia tau sekarang banyak orang yang mengaku ngaku memiliki jabatan tinggi ternyata itu bohong apalagi sekarang dengan tugas IT baginya itu hanyalah sebuah lelucon sedangkan ia melihat ana kemarin ia juga tidak yakin ia mampu mengendalikan program IT
''katanya sih begitu aku juga tidak yakin ana mampu, aku juga yakin orang itu cuma mau membohongi ana'' jawab tari jujur dari dalam hatinya, apalagi orang itu hanya ana kenal melalui telpon tanpa tau identitas yang sebenarnya
*
*
*
*
*
__ADS_1
Hay Hay reader jangan lupa like, comen, follow, vote dan jadi'in novel aku favorit kalian ya, mkci Semua ❤️
BERSAMBUNG