
hari berganti hari dan tepat hari ini sepuluh hari sudah ibu mentari berada di rumah sakit dikamar VVIP dan keadaan nya semakin membaik bahkan tim dokter pun sudah memberi tau bu meli untuk bisa pulang hari ini juga
''akhirnya ibu pulang juga langit sama bintang pasti seneng banget waktu kita beri tau ibu sudah bisa pulang'' ucap mentari dengan wajah yang bebinar sambil mendorong kursi sang ibu
''iya sayang! akhirnya ibu pulang juga hari ini ibu seneng banget dan kita tidak bole melupakan tante senja mu itu karna ia yang sudah membawa ibu kesini'' ujar meli sambil melihat senja dan mentari yang berada di dekatnya
''hehe iya bu makasi banyak ya bu'' ucap mentari sambil melihat ke arah senja
''iya sama sama! dan yaa semua ini tidak gratis kamu harus membayar semua ini mentari karna ibu mu tidak akan sanggup membayar nya'' ucap nya dan sontak saja mentari terkejut dengan apa yang di ucap senja namun tidak dengan meli ia hanya senyum senyum mendengar penuturan sahabatnya itu
''oouh tuhan ternyata semua ini tidak gratis ku pikir sahabat ibu itu akan membantu dengan ikhlas!! ya walaupun aku memang harus membayar semua ini tapi tidak untuk dibahas sekarang juga'' batin mentari dengan hembusan napas kasarnya
flasback on
__ADS_1
disaat di ruang rawat VVIP itu hanya terdapat dua wanita paru baya dan disana la mereka mengobrol panjang lebar mengingat semua kenangan yang baik bagi mereka dan juga untuk menyatukan kedua anaknya
''aku sunggu tidak sabar menggendong cucu pertama ku dari ken dan mentari semoga saja memang mereka berjodoh ya'' ucap senja dengan antusias nya
''ya semoga saja' dan ya apa mungkin mentari dan ken berjodoh mentari sangat tidak pantas dengan ken sen'' balas nya dengan sedikit sedih karna tidak akan mungkin mau dengan mentari yang biasa saja itu
''stttt kau ini^ kau harus yakin bagi ku mereka cocok bahkan sangat cocok dan ya untuk semua biaya pengobatan mu ini kau harus bisa mengikhlas kan mentari untuk ken''' ujar senja
''ihhh kau ini bukan begitu maksud ku eem sudah la tak apa mereka juga pasti bisa dekat ya..
kau tidak keberatan kan bila mentari jadi asisten pribadi ken karna dengan itu mereka bisa berdekatan'' ujar senha
''yasudah tak apa anggap saja dengan memberi izin mentari bekerja kau bisa meluangkan waktu untuk ku membayar semua biaya ku ini'' ucap meli
__ADS_1
''iyaaa anggap saja itu lunas hehe'' ucap senja dengan senyum nya tapi tidak dengan meli yang langsung menggelengkan kepalanya
flasback of
mereka semua naik ke mobil yang sudah disiapkan oleh senja mereka akan pulang ke mansion senja terlebih dahulu untuk sementara waktu mereka akan tinggal disana
gerbang mansion kediaman senja pun terbuka menampakan air mancur di pinggiran jalan menuju ke mansion bak istana itu dengan disambut para maid yang sudah berjejer di pintu utama
''wah wah ini rumah atau istana besar sekali bahkan pelayan pun berjejer banyak nya pelayan disini aaa rumah impian sekali tapi sayang itu mimpi bagi ku hiks hiks'' tangis mentari dalam hatii karna sangat kagum melihat semua ini
ππππππ
hy guys ini novel pertama aku tolong di like comen dan ikutin terus aku yaππ
__ADS_1