Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya

Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya
tidur sekamar


__ADS_3

''hahh!! wanita itu cukup pandai cara memuaskan ku'' ucap Leo sambil menghempaskan tubuhnya dikasur empuk kesayangan'nya seraya membayangkan tubuh indah serta pergulatan yang sangat ia suka'i itu


siapa sangka ternyata mereka melakukan hal yang terlarang itu bahkan Leo Sangat puas dan ia ingin wanita itu menemani'nya jika ia sedang butuh vitamin wanita yang agresif, lincah dan hobi bermain. baginya wanita seperti itu cukup langka bahkan selama ia bermain dengan beberapa wanita sangat jarang ia temui wanita yang handal sepertinya


''tapi sepertinya aku tidak asing dengan nya, bukan karna ia sering di bar, tapi jika aku mengenalnya berarti aku pernah bertemu dengan'nya lalu dimana kami bertemu'' gumam'nya ''akhhhhh'' ucapnya seakan frustasi akibat ia terlalu berpikir keras Mengingat siapa Amelia ningrat


''tapi untuk apa juga aku mengingat'nya sangat tidak penting, lebih baik aku memikirkan bagaimana cara'nya agar aku bisa memakainya untuk pemuas hasrat ku'' imbuhnya kembali dengan senyum kuda


****tringg**** (anggap saja getaran handphone leo menandakan adanya notifikasi masuk)


+62..........: terima kasih untuk yang semalam karna telah memuaskan ku🤭


melihat isi pesan itu pun Leo langsung tersenyum smirk, ia tau dari siapa pesan itu


me: sama sama kalo butuh hubungi saja aku" (balas nya seolah ia tidak membutuhkan wanita yang baginya pemuas hasrat nya itu"


+62..........: pastinya 😚


sungguh hati Leo sangat berbunga-bunga saat ini akan isi pesan itu namun ada juga sedikit kesal


Karena seakan akan wanita itu mengganggap ia seperti laki laki yang menjual dirinya padahal disana jelas ia yang membayar dengan nominal yang setimpal akan kenikmatan yang ia dapatkan


namun berbeda dengan wanita yang diseberang sana, saat ini ia sedang memikirkan sesuatu ia masih memikirkan tentang laki laki yang ia puaskan hasrat nya,


''aduhh bagaimanan jika ia mengenaliku'' ucapnya sambil memutar balikan handphone yang ia genggam dan sesekali ia mondar mandir di depan spring bed nya


''sepertinya tadi ia pergi dengan asisten kesayangan Ken tapi ada hubungan apa mereka atau jangan jangan mereka masih berkeluarga'' tebaknya dengan pemikiran yang terlintas di kepalanya


''tapi jika mereka masih berkeluarga bagus dong dari sana aku bisa masuk ke kehidupan Ken lagi'' ucap'nya sambil bertepuk tangan seolah apa yang ia inginkan ini akan berhasil


''tapi aku harus menyingkirkan wanita itu dulu karna dia juga akan menghancurkan rencana ku ini'' ucapnya sambil membayangkan yang ia dengar sewaktu ia kerumah Ken


flashback on

__ADS_1


waktu itu ia sedang melakukan tugasnya namun seketika ia mengernyitkan dahinya ketika melihat orang yang menyuruh tidak ada ditempat, ia pun mulai menyusuri setiap tempat hingga akhirnya ia menemukan orang tersebut di sudut rumah sambil bertelpon ria


'aku yakin jika kau melihatnya langsung, kau tidak akan menjeda tawa mu''


"......."


''dan kau tau dia sangat berbeda dengan tari ku''


''aku hanya ingin tari Kula yang menjadi menantu ku dan melahirkan bibit Wijaya putra yang tampan seperti Ken dan cantik seperti tari ku'' lanjut orang tersebut diiring dengan tawa yang terbahak bahak namun segera ia tutup dengan telapak tangan nya


"......."


''yasudah, assalamualaikum''


''......''


telpon pun terputus dan wanita itu langsung saja pergi untuk menyelesaikan tugas'nya kembali


flashback off


entah mengapa saat ia mulai mengenal seorang CEO Wijaya putra dan bertambah lagi kehidupan yang selalu bergelimang harta ia mulai menyukai sosok itu, ya walaupun ia tau saat itu ia hanya bersinggah ke kehidupan CEO itu sementara dan hanya sebatas kontrak ibaratnya, namun ia sangat suka karna dari bayaran yang sangat menggiurkan itu ia bisa bertahan hidup karna sudah lama ia tidak menirima kontrak dari perusahaan manapun


🍭🍭🍭🍭🍭


seketika tari dibuat menganga akan pemandangan yang ia lihat saat ini jendela kamar yang bisa melihat area luar, serta langit langit pesawat yang tembus pandang yang bisa melihat kembali betapa indah nya pemandangan malam ini bintang yang berkelap-kelip, serta Sinaran bulan yang saat ini sedang mengarah ke arah pesawat mereka dan menambah terang nya pesawat mereka saat ini


''kau menyukai nya bukan'' ucap Ken dari balik telinga tari


''hemmmm'' hanya dibalas deheman oleh tari, Ken yang mendengar Jawaban itupun kesal namun ia tidak sadar betapa kesalnya setiap orang selama ini yang selalu ia jawab seperti itu..Ken pun langsung saja masuk dan merebahkan tubuhnya di sofa empuk dalam kamar itu


''loh loh Ken kamu ngapain rebahan disini juga'' protes tari sambil berjalan menuju sofa


''ya aku tidur di sofa terus kamu tidur di spring bed'' ucapnya sambil menunjuk kasur itu dengan mengangkat kepalanya

__ADS_1


''kan kamu Bisa tidur dikamar lain'' sunggut'nya dengan nada yang sedikit meninggi


''disini hanya ada satu kamar'' kilah'nya sambil menutup kepala'nya dengan bantal


mendengar jawaban Ken pun ia kesal dan menghentak kan kakinya menuju spring bed itu dengan bibir yang manyun, ken yang melihat tingkah tari dari balik bantal pun ikut tersenyum bukan main akhirnya ia bisa mengerjai tari dan tidur dalam kamar yang sama ya walaupun pun bukan tempat tidur yang sama setidaknya ia bisa melihat keindahan wajah tari saat ia sedang tertidur pulas dan memotret'nya untuk dibuat foto dinding kamar Ken dan melihat reaksi tari


drtttttt


drtttttt


telpon tari yang sedang berada diatas nakas pun bergetar, sudah berkali-kali Ken mendengar nya namun tak ada juga Jawaban dari sang pemilik.


hingga akhirnya Ken pun mengambil handphone itu dan mengangkat'nya, ya terkejut pastinya seorang laki laki menelpon tari di malam malam seperti ini apalagi Ken sangat mengenali laki laki itu


CEO Myanmar: ''halo tar'' ucap seseorang diseberang sana dengan nada yang lemah lembutbdan dibuat buat


me: ya ada apa'' jawab ken dengan nada tegasnya menandakan ia tidak menyukai suara itu


CEO Myanmar: "upss maaf mengganggu pak Ken apa disana ada sekretaris anda?'' tanya nya tanpa rasa malu, ya sekarang ia sadar jika yang Ken bicarakan waktu itu adalah kebohongan untuk ia menjauhi tari


me: ''kekasih ku sedang tidur'' jawabnya dan tutttt telpon pun terputus dengan sepihak oleh Ken


*


*


*


*


*


Hay Hay reader jangan lupa like, comen, follow, vote dan jadi'in novel aku favorit kalian ya, mkci Semua ❤️

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2