Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya

Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya
dini hari ke2


__ADS_3

euhhh leguhan dari mulut Ken kini keluar karena merasakan kantung kemihnya yang terasa penuh, ia pun segera berlari menuju kamar mandi dengan tubuh polosnya.


setelah usai ia segera meletakkan tubuhnya tepat disamping sang istri diliriknya jam sudah pukul 2 dinihari sedangkan mereka baru sudah bermain jam12 dinihari pula mungkin istirahat beberapa jam untuk tari sudah cukup baginya.


Ken pun mulai menyusuri wajah sang istri dikecupnya wajah itu mulai dari dahi hingga kini turun kebibir sexy tari, tari yang merasa tidurnya terganggu pun mulai melenguh apa lagi kini tangan Ken tak bisa diam, tangan itu kini mulai meraba area inti tari


tari pun mulai mengerjapkan matanya dilihatnya kini Ken sedang memainkan dua roka nya tak lupa ia juga membuat tanda Kiss Mark di dua gundukan tari.


''ken'' ucap tari diiringi dengan suara sensualnya


''one round'' jawab ken Dengan wajah memelasnya agar tari pun kasihan melihatnya


''tapi kan semalem dari jam 7 sampai jam 12 masa iya masih kurang'' gerutu tari ya walaupun ia juga tak bisa menolak bukan kah menolak akan berdosa?


''dia Uda bangun yank'' ujar Ken melihat kan adik kecilnya yang ingin segera terbang menyusuri cakrawala, tari hanya bisa memalingkan wajahnya melihatnya hanya sedikit ya sedikit memang sudah berdiri kokoh bak tiang bendera.


''fine'' jawab tari sekalipun ia menjawab 'tidak' apa mungkin Ken akan berhenti tidak mungkin kan


mereka pun mulai melakukan hal yang sudah seharusnya dilakukan oleh sepasang suami istri.


kini tari hanya bisa berpikir bagaimana jika Ken setiap harinya akan meminta haknya seperti ini, dan apa mungkin siang juga Ken akan meminta nya uuhhh mungkin ia akan merasakan encok sebelum umurnya, ia harus bermain seperti anjuran dokter yakni 3kali sehari uhh bagaimana ini, batin tari


setelah melakukan pertempuran kini mereka telah usai bermain pada jam lima pagi, tari pun langsung tertidur tanpa ingin sholat lagi kini ia baru merasakan sakitnya malam pertama namun sakit karena harus melakukan nya berjam jam hingga berulang kali, 3jam inikah yang dinamakan satu ronde bagaimana jika Ken akan meminta tiga atau empat ronde mungkin ia tidak bisa berdiri lagi dari tempat tidurnya.


🍭🍭🍭🍭🍭


kini pagi pun telah datang keluarga besar Ken dan tari langsung sarapan tanpa memperdulikan dua pengantin baru karena seperti biasa pikir mereka pengantin baru akan bangun pada siang hari.


kini mereka sedang menonton bersama sambil berbincang senja juga tak bisa berpisah dari Gabriel karena baginya ia sangat susah untuk bertemu dengan anaknya satu ini bahkan Gabriel pun harus tidur dikamar senja karena paksaan dari senja.

__ADS_1


''oiya kak kamu kenal gak sama model yang namanya Keisha'' tanya senja pada Gabriel karena mereka memiliki karir yang sama


''dia Uda gak dipakai lagi ma bahkan gak ada lagi yang mau kontrak dia'' jawab Gabriel tanpa mengalihkan pandangannya dari televisinya


senja dan meli yang mendengarnya pun ikut terkejut bagaimana mungkin bukankah waktu itu karirnya sedang merangkak bahkan terkenal dimana mana namun senja juga tau kalau Keisha suka berjualan apa mungkin ia sudah ketahuan.


''why'' jawab senja Seolah seperti orang tak tau apa apa


''dia ketahuan main sama om om gitu ma, kakak juga gak tau pastinya sih yang kakak denger cuma itu soalnya'' tungkas Gabriel memang hanya memiliki sedikit info tanpa kelengkapan karena ia bukan tipe orang yang suka gosip apa pun.


dikamar Ken, kini ia sudah mandi dan hanya mengunakan pakaian casualnya ia juga sudah menyiapkan air hangat untuk tari bahkan pakaian pula, ia pun segera ke ranjang big size nya bukan untuk membangunkan tari hanya untuk memandang wajah cantik istrinya tanpa ingin menganggu seperti sebelumnya, berkali kali ia mencium wajah polos itu dengan lembut agar tak membangunkan sang empu.


''ken'' ucap tari melihat pemandangan pertama dipagi hari itu sambil tersenyum walaupun ada kekesalan akibat ulah sang suami subuh tadi.


''mau makan atau mandi dulu'' pertanyaan Ken yang membuat tari merasa bahagia karena Ken sangat tau kalau ia sedang lapar namun ia juga merasa lengket sekujur tubuhnya.


''pantes aja aku lengket terus sama istri ku ini ternyata ada lemnya'' jawab ken sambil mencubit gemas dagu tari


''ihhh gomball'' jawab'nya dan langsung berdiri untuk ke kamar mandi ''awwww'' pekik tari merasakan area intinya agak perih, ternyata ini lebih sakit dari yang ia pikirkan sebelumnya.


dengan sigap dan tanpa bertanya Ken pun langsung mengangkat tubuh tari


''ken aku bisa jalan sendiri'' gumam tari namun tak diindahkan oleh Ken, ia langsung menaruh tari didalam bathtub yang sudah ada air hangatnya, kini tari hanya bisa menutupi dua areanya dengan kedua tangannya karena malu dilihat Ken apalagi jika adiknya bangun dan ingin lagi


Ken pun menggosok badan tari menyampo'i nya hingga ritual lainnya awalnya tari menolak namun Ken paling tidak suka penolakan mau tak mau ia juga harus menurut.


Ken pun memberikan pakaian yang sudah ia siapkan, tari merasa sangat bahagia karena ia bisa mendapatkan Ken yang sangat perhatian,


kini mereka menuruni anak tangga dengan tari yang selalu dituntut oleh Ken, Gabriel yang sedang berada di dapur melihat pemandangan itu pun tersenyum sambil menggoda Ken Yang kini sudah duduk disamping tari

__ADS_1


''wah wah jalannya harus dituntun banget ya, emang semalam berapa ronde sampai ba..'' melihat pelototan mata Ken pun Gabriel segera diam


''mending kak Ariel ke supermarket belanja daripada disini'' usir Ken dengan nada halusnya


''gak mau aku mau liat adik ipar dulu'' ucap Gabriel langsung mengambil apel duduk dihadapan keduanya


*


*


*


*


*


Hay Hay reader jangan lupa like coment follow and vote aku ya supaya halu ku semakin lancar😘


mkci semua ❤️


Jangan lupa hadiahnya ya hehe:(💖


🗣️ follow Ig: @ptr_drwni


Tik tok: @ptr.drwni


mampir juga ke novel aku yang satu nya (one night in the bar)


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2