
pagi ini tari sudah bersiap akan pulang ke kampung'nya dengan barang yang hanya satu yaitu koper kecil yang ia bawa serta beberapa oleh oleh yang telah diberikan oleh senja selepas ia mengunjungi salonnya yang berada di mall
''tar ayo sarapan dulu ntar kamu masuk angin loh'' papar senja sambil memoleskan selai blueberry ke sandwich yang ia siapkan untuk mentari, senja sudah mulai mengetahui kesukaan tari sedikit demi sedikit
''iya ma'' tuturnya sambil menerima sandwich itu
''ken kamu Uda packing baju untuk berangkat ntar sore''
''gak usa ma ntar beli aja'' ucap'nya enteng
''itu namanya pemborosan!!" sentak senja ia pun sedikit terkejut akan penuturan yang ia ucap kan tadi
"BODOK"ucap'nya berlalu pergi dan menyalam punggung tangan sang mama
🍭🍭🍭🍭🍭
disebuah rumah sakit ia sangat pusing dengan berbagai pasien yang ia tangani hari ini. namun ia juga tak ingin mengeluh ia harus bersemangat apalagi jika yang ia tangani wanita muda nan cantik ia pasti akan sangat sangat bahagia, matahari mulai terbenam ia memutuskan untuk menelpon sang sahabat'nya
''halo rey'' sapa nya terlebih dahulu
''kenapa, tumben Lo sopan ngomong sama gue biasanya aja nyerocos
''bos Lo Uda berangkat belum''
''uda''
__ADS_1
''malem ini temenin gue ritual ya'' ucap'nua dengan nada memohon
''hemm gimana ya, ya Lo taula gue tu jarang banget……"
"iya gue ngerti 10juta untuk lo"
"ohh Leo kau sungguh pengertian terhadap ku"
"ya iya la, Lo tu gak jauh dari itu soalnya''
''oke berangkat nya jam berapa''
''jam 7''
diperjalanan jalan tol ia mulai menjauh dari kota itu ia sengaja memilih jalan tol agar lebih cepat dan ingin beristirahat penuh untuk hari esok
🍭🍭🍭🍭🍭
''wah kak ini mobil siapa keren banget'' ucap anak perempuan itu dengan mata yang berbinar
''gak tau dek tapi kenapa parkir depan rumah kita''
''langit!! bintang!!" ucap seseorang orang berteriak dari kejauhan memanggil keduanya "ini mobil siapa" tanya ibu itu dengan ke'kepoan
ya teriakan ibu itu sudah membuat sang pemilik rumah keluar dengan anak perempuannya dan laki laki tampan yang jarang mereka lihat dikampung ini bahkan ketampanan nya mengalahkan anak kades yang selalu mereka dambakan ketampanan laki laki itu bagaikan magnet dikampung itu para wanita yang sedang lewat pun ikut memandangi wajahnya
__ADS_1
''wah bening pisan ey'' ucap seorang wanita yang pakaian nya sangat minim
''eleh eleh Eneng teh bajunya selalu kurang bahan'' jawab ibu ibu dengan hijab syar'i nya
''hem tari sibening itu siapa?..pacar kamu ya'' tanya ibu itu dengan tatapan seolah ingin membunuh
''pasti uda kawin dulu ini teh'' jawab ibu satunya sinis
''aduh jadi itu pekerjaan kamu tar, kawin terus kebobolan nikah deh'' ucap ibu yang lainnya lagi dan orang yang disana pun tertawa bersama
''gak jadi ah suka sama sibening dia suka kawin soalnya'' ucap wanita dengan pakaian minim itu serta menatap tari sinis
''tarii'' teriak wanita yang baru datang dan langsung menghambur kan pelukan nya terhadap tari dengan senang hati tari pun menerima nya dan membalas memeluknya lagi
''kalian teh ngapain disini ayo ayo bubar'' ucap wanita itu selepas memeluk tari
.
.
.
.
.
__ADS_1
hayhay jangan lupa tinggalin jejak'nya ya❤️
BERSAMBUNG