Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya

Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya
calon menantu


__ADS_3

Hari yang ditunggu tunggu pun tiba hari yang selalu dinanti nanti setiap orang, terutama tari yang libur dalam hal kantor'nya hari ini ia juga ingin memanfaatkan waktunya karna letih yang sedang melanda badan'nya.


Setelah ia bangun ia langsung menuju dapur dan melihat beberapa pelayan yang sedap berhadapan dengan alat alat dapur "mbak mama uda turun?" Tanya'nya agak takut karna ia bangun saat waktu akan menuju jam sarapan


"Belum nona dan sepertinya nyonya masih tidur"


Ucap salah satu pelayan tersebut sembari menundukan kepala'nya


"Baikla kalian kalau gitu kalian cari pekerjaan lain saja masalah dapur aku yang urus ya"ucap mentari sopan


"Baik nona kami permisi" ucap pelayan tersebut kembali. lalu semua pelayan pun pergi meninggalkan dapur menyisahkan mentari


Mentari pun langsung menyiapkan semuanya ia mulai memasak semua'nya sendirian tanpa ditemani satu pelayan ia memang sangat menyukai memasak bahkan ia juga sangat suka mengikuti acara 17 agustus'an di kampung nya dan ia juga selalu menang bahkan mengalahkan para ibu rumah tangga lain'nya.


Hingga akhirnya selesai ia langsung menaruh' semua hasil masakan'nya ke meja makan dengan susunan yang sangat rapi


"Mbak mbak" ujar mentari memanggil salah satu pelayan


"Ya ada apa nona"


"Tolong panggil kan mama dan ken ya mbak"


"Baik nona" ujarnya lalu pergi

__ADS_1


Mentari pun pergi meninggalkan dapur dan langsung ke kamarnya untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum sarapan pagi


"Wah aroma'nya sangat nyaman pasti enak" ujar senja menyium aroma masakan yang tertata rapi dimeja makan


"Hari ini yang masak siapa bi" tanya senja


"Biasa nyonya nona muda" senja pun mengangguk sambil tersenyum


"Memang cocok menjadi menantuku ahh aku jadi punya ide" ucapnya terseyum mebayangkan ide'nya yang bagi'nya pasti akan berhasil hingga tak lama kemudian hentakan suara dari tangga pun berbunyi dan ternyata itu adalah ken


''morn ma'' ucap ken langsung mendudukan bokong'nya di kursi


''morning juga sayang'' jawab'nya dan kemudia tari pun datang dan langsung duduk


''pagi juga sayang'' ucapnya lalu mereka semua menyantap sarapan masing


''ouh iya ken nanti ajak pacar kamu kesini ya'' ucap nya dan sontak saja membuat ken yang mendegar'nya tersedak mendadak


uhukk uhukkk


''emang mau ngapain ma'' ucap'nya sedikit ragu


''ya gak apa apa si mama kangen saja'' ucapnya tersenyum

__ADS_1


''nanti ken ajak ma'' ucap'nya lalu memegang ponsel dan mengetik pesan untuk rey


''rey nanti kamu suruh keisha kerumah gue ya"


"emang mau ngapain"


"bentar lagi gue telopon ini gue lagi sarapan"


ken pun melanjutkan makanan'nya dan makan dengan bergegas hingga makanan itu tandas ia pun langsung menaiki tangga dan menelpon rey


"hallo ken"


"emm mama gue nyuru tu cewek kesini katanya kangen"


"aduuhh ken gimana kalau nyokap lo emang suka sama tu cewek terus nyokap lo mau jadi'in dia menantu"


"gila lo enggak la gue gak mau sama cewek cabe kayak dia, lagian gue mau sama tu cewek cuman mau buat si tari nggak ngatain gue aja"


"astaga ken tujuan lo aneh tau gak lagian masak iya lo kalah talak sama si tari sihh"


BERSAMBUNG


πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“*

__ADS_1


__ADS_2