Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya

Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya
melupakan


__ADS_3

sejak pagi tadi hingga siang pun akan muncul tak ada tanda-tanda Ariel akan keluar dari kamarnya, sejak kedatangan dua orang itu Ariel terus mengurung diri di kamarnya.


bagi Ariel untuk saat ini lebih baik tidak melihat sama sekali daripada harus teringat disetiap disetiap hari kedepannya, apalagi jika harus membuat momen yang akan menyakitkan pada orang yang telah memiliki pasangan.


kini ia sedang menggeser jarinya ke kiri dan ke kanan melihat beberapa foto masa dulu foto yang selalu mengingatkan ia akan sebuah kenangan, tak ada satupun kenangan dari galery itu yang ia hapus karena tetap ingin mengoleksi nya walaupun tak bersama lagi. namun mau bagaimana mana lagi inilah yang harus ia terima, jika dulu ia yang mencampakkan maka ia juga harus melupakan orangnya namun bukan kenangannya karena kenangan itu sulit dilupakan.


''kak ariel'' suara panggilan menyebut namanya diiringi dengan ketokan pintu


''ada apa'' tanya Ariel yang kini keduanya telah duduk bersama di ranjang Ariel


'' kak Ariel gak makan?'' tanya wanita itu yang tak lain adalah tari sang adik ipar


''enggak, emm ya tar kakak mau tanya sesuatu sama kamu boleh gak'' ucapnya memberanikan diri walaupun terlihat kaku untuk bertanya


''tanya aja kak'' walaupun dalam hati tari ada sedikit ketakutan karena ia baru kali ini bicara langsung pada Ariel berdua


''Kalau seandainya Kamu pacaran Uda lama sama Ken terus kamu putusin dia untuk sementara demi mimpi kamu, terus ken nya gak setuju dan lama lama kelamaan ternyata dia Uda punya pacar lagi, artinya Ken itu gimana yang sebenarnya''


''ya kalau menurut aku sih ada dua kemungkinan kak, pertama emang dia sebenarnya Uda move on dan ikhlasin aku untuk capai mimpi aku, kedua mungkin pacar barunya hanya untuk pelarian dia sementara'' jelas tari mengeluarkan pendapatnya walaupun sebenarnya ia tidak mengerti apa lagi kalau masalah pacaran karena ia tak pernah merasakan apa itu pacaran?.


''emm okey'' ujarnya sambil mengangguk sambil mencerna ucapan tari


''yaudah yuk kak makan, tadi aku disuruh mama untuk ajak kakak makan karena kakak sendiri yang belum makan'' ujar tari langsung menarik pergelangan tangan Ariel dengan lembut dan ya mau tak mau Ariel pun mengikuti


Ariel pun terkaget seketika setelah sampai dimeja makan karena disana masih ada Ken dan juga tiga laki laki lainnya, bukankah tari bilang jika semuanya telah selesai makan Tinggal dirinya yang belum.


''makan riel'' sapa Rey

__ADS_1


''ya silahkan'' jawabnya dan langsung menuju dapur mengambil minuman


''kak gak makan'' ucap Ken yang melihat Ariel telah kembali dari dapur dengan segelas jus yang berada didalam genggaman'nya


''uda'' jawab'nya singkat dan langsung terburu buru menaiki anak tangga namun sejenak melambat seketika mendengar salah satu orang dimeja makan bertelpon'an


''iya sayang''


***


"iya sekarang aku temenin kamu ya, sekarang kamu dimana''


***


''ya udah aku langsing kesana byee'' ucap orang itu yakni Leo mengakhiri sambungan telepon


''gue pamit dulu ya'' ucapnya dan langsung beranjak tanpa menunggu dari temannya sebangku nya, sekilas ia sempat melirik ke arah perempuan yang sedang menenteng minuman itu, sebenarnya bukan siapa siapa yang menelpon hanya sebuah alarm yang kebetulan sedang berbunyi.


🍭🍭🍭🍭🍭


''yaudah Ken gue pamit juga'' ucap Rey dan langsung meninggalkan meja makan


setelah mengantarkan Rey ke depan, Ken dan langit pun kembali ke kamar masing masing.


seperti biasa karena merasa kamarnya sendiri Ken pun langsung masuk tanpa harus mengetuknya terlebih dahulu


''akhhh'' pekik orang yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya berbalut dengan handuk

__ADS_1


''sayang'' ucap Ken langsung mendekat dan memeluk sang empu dengan paksa tanpa memperdulikan ringisan yang dikeluarkan oleh tari


''ini baru siang bahkan kita belum melakukannya dan kamu udah mandi'' ucap Ken menciumi ceruk leher tari Tampa henti


''emhh kamu pasti mau harum harum dulu ya baru mau main'' ucap Ken dan langsung mengangkat tari karena karena baginya aroma tari telah membangkitkan hasratnya dan inilah aroma yang selalu membuat ia candu


dan ya pergulatan penuh pahala dilakukan oleh sepasang suami istri yang kini sedang dimabuk asmara pun dilaksanakan, bukan sepasang tapi hanya seorang yakni Ken saja..


*


*


*


*


*


Hay Hay reader jangan lupa like coment follow and vote aku ya supaya halu ku semakin lancar😘


mkci semua ❤️


Jangan lupa hadiahnya ya hehe:(💖


🗣️ follow Ig: @ptr_drwni


Tik tok: @ptr.drwni

__ADS_1


mampir juga ke novel aku yang satu nya (one night in the bar)


BERSAMBUNG


__ADS_2