
meli yang melihat gerak gerik keisha yang aneh itu pun langsung menyenggol siku senja sebagai pemberitahuan, ketika senja melihatnya pun ia langsung melihat meli dan mereka tersenyum smirk
tak ada obrolan apapun dimeja makan hanya dentingan sendok dan juga garpu yang bersahutan
''ken mama dan tante meli ke ruang utama duluan ya'' ucap senja beranjak di'ikuti meli mereka melewati keisha tak lupa senja juga mengelua kepala keisha
''keisha mama kedepan dulu ya'' ucap senja tersenyum lebar dan diangguki keisha dengan senyum tak kala lebar karna merasa senang sepertinya senja telah menerima ia sebagai menantu nantinya
''ibu juga kedepan ya sayang selamat makan'' ucap meli pada keisha dengan wajah bahagia
''iya bu'' ujarnya singkat
mereka pun pergi dari meja makan meninggalkan ken dan juga wanita'nya yang sedang menikmati makannya dengan nikmat.
bukan ruang utama yang mereka tuju namun kamar senja mereka
''sen apa kau lihat gerak gerik keisha tadi'' ucap meli
''tentu, aku yakin dia hanya memanfaatkan ken seperti yang sebelumnya''
__ADS_1
''maksudmu sebelumnya'' tanya meli kebingungan karna sepertinya senja telah mengenalnya
''aku kenal dia dari teman arisan ku jadi dia itu selain model...'' ucap senja panjang lebar menjelaskan siapa dan apa pekerjaan keisha yang sebenarnya tanpa banyak diketahui oleh semua orang kecuali ia dan juga teman teman arisan'nya' dan orang yang sudah pernah melihat dengan mata kepalanya
''astagfirullah sunggu menjijikan mengapa harus itu pekerjaannya dia kan cantik lagi pula gaji seorang model lumayan banyak iya kan'' ucap meli yang sedikit syok mendengar apa yang di ucapkan oleh sahabat'nya itu namun itula kenyataannya
πππππ
selesai ken makan ia langsung menuju ruang utama bersama keisha namun tak ada sang mama yang ia cari
''pamam will dimana mama'' tanya ken pada sang kepala pelayan
''tadi saya lihat nyonya ke'kamar bersama nyonya meli tuan muda''ucap nya sopan sembari menundukan kepalanya
''baiklah tuan muda''
will pun langsung memanggil senja dan juga meli dikamar'nya, setelah mendapatkan panggilan itu keduanya langsung menuju ruang utama
''hay uda selesai makan'nya'' ucap senja, mereka pun langsung duduk di sofa empuk itu
__ADS_1
''iya ma, bukannya mama bilang tadi mau ke ruang utama kok malah ke kamar'' ucap ken
''eh iya tadi ada yang mau mama sampaikan ke ibumu maka'nya mama kekamar dulu''
''kok ken gak liat mama naik tangga''
''kan ada lift ken lagian mama juga males naik turun tangga'' jawabnya santai karna memang mansion itu terdapat lift yang langsung menuju ke ruang atas dan hanya bisa di naikki oleh pemilik mansion
''ouh gitu, lagian mama mau ngomong apa si sama ibu kok harus ke kamar''
''besok ibu mau pulang nak makanya mau perpisahan dulu dengan mamamu dan cerita cerita sedikit,takutnya pas cerita malah hujan mendadak kan gak enak diliatin kalian atau pelayan yang lewat'' kilah meli pada ken
''kok mendadak bu bukannya ibu baru sembuh'' ucap ken
''ibu uda sangat sehat nak''
''tari uda tidur belum ya'' ucap senja bertanya
''memang'nya kenapa sen'' jawab meli
__ADS_1
''suruh dia kesini juga'' dan ia pun berniat memanggil senja dengan menyuru pelayan
''bi tolong panggilin tari dikamarnya ya, tapi kalau dia gak jawab gak usa dipanggil lagi'' senja juga takut jika menggangu waktu istirahat tari dihari pertama kali ia, bekerja