Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya

Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya
not kiss me


__ADS_3

''tapi ini dikantor yank'' jawab tari namun tak dihiraukan oleh Ken yang kini sudah memasukkan tangannya dan bermain pada dua gundukan tari.


''shutt,, aku sudah menutup pintu dan tirainya, ruangan ini juga kedap suara jadi kamu tenang aja okey'' jawab Ken sambil melucuti pakaian tari sedangkan pakainya sudah terlepaskan entah sejak kapan.


''kau tau sayang aku seminggu tidak olahraga badan terasa remuk'' ungkap Ken disela sela ciuman panas mereka.


''bukan kah kemarin pagi kau sudah berolahraga yank'' tungkas tari yang memang sebenarnya setiap hari weekend Ken selalu masuk keruang Gym nya untuk berolahraga.


''mengertilah yank, aku sudah tidak tahan'' ujar ken sambil membuat beberapa tanda kepemilikannya di dada tari dan tak lupa sesekali menyentil roka mini yang berada pada ujung gunung Lawu milik tari.


mendapat perlakuan dari Ken, tari hanya bisa meremas punggung Ken dengan sepuluh jarinya dengan mulut yang terus berkoar tidak jelas, mendapatkan pembalasan sebagai tanda lampu hijau dari tari Ken merasa sangat puas ia terus membuat banyak tanda dileher hingga ke dada sang istri.


''are yo ready'' dibalas anggukan oleh tari


''ken emphh'' leguhan tari mulai menggema diruangan kedap suara itu saat tangan Ken tak bisa diam dan terus saja bermain di area inti tari, bibir yang selalu menempel layaknya materai serta tangan lainnya yang berkeliaran.


''wet baby'' ucap Ken tersenyum nakal dan langsung memasukkan senjatanya karena tak tahan melihat tari sudah terbakar gairahnya, ia mulai memompa pinggulnya dengan tempo yang sangat cepat.


''ken''


''mentari'' ucap keduanya bersamaan saat sudah mencapai ******* kenikmatan yang tiada Tara, apalagi melakukannya dengan pasangan yang sudah halal.


Ken pun menghempaskan tubuhnya di samping tari dan menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka.


''your like?'' tanya Ken yang kini sudah membekap tari dalam dada bidangnya sedangkan tari hanya bisa mengangguk ya walaupun diawal kesal karena permintaan Ken namun ia juga sudah terbakar gairah oleh sentuhan Ken.

__ADS_1


''love you mentari Ammar abqori'' ucapnya lalu mencium dahi tari dan mengelap bekas keringat di dahi tari dengan bibirnya.


''love you more'' balas tari sambil mempererat pelukannya.


tari pun tertidur tanpa membersihkan diri lagi sedangkan Ken mandi dan bergegas langsung menunju bangku kebesarannya untuk menyelesaikan banyak tugas.


sesibuk apapun Ken namun ia akan menyempatkan diri untuk terus saja berolahraga dengan tari karena itu adalah vitamin penambah tenaganya.


AA ll


🍭🍭🍭🍭🍭


di sebuah perhotelan berbintang lima kini sepasang kekasih atau apalah itu sedang duduk bersama di ranjang yang sama namun nampaknya mereka tak melakukan hal hal yang aneh karena kedua pakaian mereka masih utuh hanya saja si wanita hanya memakai br* dan si laki laki hanya bermain di area itu tak lebih.


AA''apa kau datang bersama teman temanmu?'' tanya wanita itu dengan nada manjanya


''baikla aku akan menemanimu'' ucapnya tanpa ragu


''bagaimana jika kita membeli pakaian Couple'' ucap wanita itu antusias tanpa memperhatikan Leo yang sepertinya merasa jijik akan pakaian yang bernama Couple dengan pasangannya, apalagi Amelia yang hubungannya hanya sebatas teman ranjang dan kini hanya untuk memamerkan pada wanita kesayangan nya dulu.


''sepertinya tidak usa karena aku ada pakaian favorit ku sendiri untuk kesana'' jawab Leo dengan nada lembut


''baikla bagaimana jika temani aku ke mall'' ucap Keisha atau Amelia yang mengharapkan akan dibayarkan oleh Leo belanjaannya kelak


''aku ada jadwal operasi sebentar lagi, tapi kau bisa menagih ku nanti berapa hasil belanjaan mu'' jawab Leo yang paham akan akal bulusnya karena untuk kesekian kalinya ia sudah menemukan tipe wanita seperti itu.

__ADS_1


''emm terima kasih'' ucapnya dan langsung mengarahkan bibirnya untuk mencium bibir Leo namun dengan cepat Leo menolak karena ia paling tidak suka ada orang yang mencium area wajahnya apalagi bibirnya.


baginya bibir itu hanya bisa dicicipi oleh satu orang dan itupun ciuman terakhir yang ia dapatkan sejak dulu, bahkan keluarganya sendiri pun tak ada yang boleh mencium bibirnya kecuali pipi dan juga dahinya.


''not kiss me'' ucap Ken tegas dan langsung beranjak memakai jasnya dan keluar tanpa permisi terlebih dahulu.


*


*


*


*


*


Hay Hay reader jangan lupa like coment follow and vote aku ya supaya halu ku semakin lancar😘


mkci semua ❤️


Jangan lupa hadiahnya ya hehe:(💖


🗣️ follow Ig: @ptr_drwni


Tik tok: @ptr.drwni

__ADS_1


mampir juga ke novel aku yang satu nya (one night in the bar)


BERSAMBUNG


__ADS_2