
pagi hari di ibu kota cukup ramai awal dimana setiap khalayak memulai kegiatan masing serta anak sekolah yang kini sedang menunggu di halte untuk berangkat ke sekolah nya masing masing.
kini seorang laki laki dengan gelar dokter serta Casanova itu sedang mengemudi kan mobilnya dengan santai dan dapat terlihat jelas, tersirat wajah kebahagiaan diwajahnya saat ini, sambil bernyanyi di dalam mobil menampilkan kebahagiaan yang kini sudah kembali lagi setelah menghilang sekian lama.
dan kini tanpa terasa ia sudah sampai di sebuah apartemen berbintang disana, berjalan memasuki lift dan sampai di sebuah kamar.
''hay leo'' sapa wanita yang berada di kamar itu langsung memeluk Leo dengan posesif nya
''sorry Mel atau Keisha la yah, tujuan gue kesini cuma untuk bilang jangan lagi nampilin wajah Lo di depan gue maupun keluarga Ken dan terutama di depan Ariel'' ucap Leo datar karena kemarin Ariel berkata tidak suka dengan Keisha dan tidak mau lagi berhubungan dengan Keisha.
mendengar penuturan Leo, Keisha hanya bisa terdiam bagaimana tidak bukankah selama ini hubungannya dengan Leo cukup baik ya walaupun kadang Leo memang sedikit ketus itupun karena ia selalu berusaha untuk mengecup bibir leo yang baginya sangat menggiurkan.
''no le aku gak bisa gimana kalau nanti aku kangen kamu dan lagian aku juga gak mau untuk putus dari kamu'' ketus Keisha sambil berkacak pinggang
''hello Keisha!! kamu denger ya selama ini gue gak perna nyatain perasaan gue ke lo apalagi sampai nembak Lo untuk jadi pacar gue'' tungkas Leo
''tapi Leo aku...''
''gue gak peduli dan ini'' ucap Leo menyerahkan selembar kertas kepada Keisha dan meninggalkan apartemen Keisha
🍭🍭🍭🍭🍭
__ADS_1
dikantor yang menjulang tinggi itu terlihat kini seorang wanita cantik yang sedang bekerja dengan bibir yang memaju karena ulah sang suami, bagaimana tidak ketika jalanan sedang macet Ken malah meminta vitaminnya karena letih menunggu kemacetan alasannya.
tari tak pernah terpikir jika harus mendapatkan suami mesum seperti Ken, apalagi syarat yang Ken sempat ajukan semalam tari tak pernah berpikir pula bila Ken akan meminta haknya di dalam mobil hingga menyuruh sang supir untuk pulang sedangkan ia akan melanjutkannya jual telah usai.
''yank kamu masih marah ya'' ucap Ken yang sedari tadi bertanya pada tari namun tak mendapatkan respon apa pun dari sang empu
''aku minta maaf, hey liat aku'' ucap Ken lembut seraya mengambil beberapa lembar kertas yang terus menjadi perhatian tari.
''ihhh aku mau kerja'' gerutu tari dengan gumaman kecilnya
''iya udah habis ini kerja tapi liat aku dulu'' imbuh Ken memegang dagu tari dan menghadapkan ke arah dirinya.
''kamu ma...''
''gak bakal yank karena cuma orang yang didalam bisa liat keluar, sedangkan orang diluar gak bisa liat'' jelas Ken sambil menggenggam tangan tari dengan erat
''kalau ada yang denger suara kita gimana'' ucap tari sedikit tersipu akan apa yang ia lontarkan
''no beib, mobil kita kedap suara, sekarang Uda maafin aku kan'' jawab Ken lagi
''hem,, tapi malem ini gak dapet karena Uda yang tadi'' ucap tari mengambil kembali kertasnya dan fokus dengan pekerjaannya
__ADS_1
''hahh!! kok gitu yank aku gak bisa kalau tiap malem gak ada vitaminnya, aku gak bakal bisa tidur'' ucap Ken memalas ya sejak menikah Ken memang selalu mendapatkan vitamin sebelum tidur karena ia tak akan bisa tidur jika tidak diberi vitamin, terbukti saat pertama kali tari datang bulan ia tak bisa nyenyak tidur hingga tari la yang membantunya untuk tertidur pulas.
*
*
*
*
*
Hay Hay reader jangan lupa like coment follow and vote aku ya supaya halu ku semakin lancar😘
mkci semua ❤️
Jangan lupa hadiahnya ya hehe:(💖
🗣️ follow Ig: @ptr_drwni
Tik tok: @ptr.drwni
__ADS_1
mampir juga ke novel aku yang satu nya (one night in the bar)
BERSAMBUNG