
pagi menyapa bumi, cahaya keemasan menyinari kemana mana, kini dapat dilihat keturunan hawa terus berkutat dengan pekerjaan masing masing untuk menyiapkan pasangan Adam mereka yang akan memulai pagi nya untuk mencari nafkah.
terlihat jelas Sirat kebahagiaan dari wajah laki laki tampan yang kini sedang berhadapan dengan belahan jiwanya, tak puas hanya untuk melihat ia pun menghujani wanitanya dengan ciuman,
Si wanita yang mendapat perlakuan dari suaminya seperti itu pun merasa geli hingga ia nampak tak fokus membenahi dasi serta jas yang akan ia pakaikan pada suaminya itu.
''aku Masi gak nyangka kalau kita bakal nikah yank,, padahal awal pertemuan kita saja kita sudah sering berdebat'' ujar laki laki tampan itu yang kini sedang memakai sepatunya sedangkan istrinya menyiapkan tas untuk di bawa ke kantor
''mungkin itulah pembukaan cinta kita honey'' jawab'nya sambil mengiringi suaminya untuk keluar kamar dan berjalan menuju meja makan
''hey sayang kamu gak ngantor'' ucap senja pada tari yang hanya berpakaian rumahan
''iya ma tari mau istirahat dulu biar sembuh total'' jawabnya sambil menyedokan nasi goreng ke piring Ken
''ya memang harusnya gitu sayang kamu tu gak bole terlalu capek, dan perbanyak istirahat ya''
''tari gak ngantor berkat Ken ma, kalau enggak dipaksa mana mau dia istirahat, maunya ngantor terus'' jawab Ken sambil terus menyuap dirinya sendiri
ya tadi memang keduanya sempat berdebat perihal untuk pergi ke kantor, Ken terus melarang tari untuk bekerja namun tari tetap saja kekeh hingga akhirnya Ken pun menelpon kan Bu meli untuk melarang tari bekerja, ya! mau tak tari pun mengikuti saran sang ibu karena ini juga demi kebaikan nya.
''yasudah kalau gitu Ken pamit dulu ya ma'' ucap Ken yang sudah sarapan begitupun dengan istri dan ibunya yang telah mengakhiri acara sarapan
tari pun mengantarkan Ken hingga ke depan teras rumah, setelah sampai depan teras tari Langsung mencium punggung tangan Ken begitupun dengan Ken yang membalasnya dengan mengkiis dahi tari.
''ingat istirahat yang cukup jangan ngerjain apa pun'' ujar Ken memeringati
''iya'' balas tari lembut ''lagian ini Uda sembuh kok kenapa juga harus dihalangi untuk kerja huhh hidup ku seperti judul film suami posesif'' batin tari yang ingin sekali mengatakan itu namun tertahan mungkin suaminya itu memang menyayanginya maka itu ia melakukan hal seperti ini
sepanjang perjalanan Ken terus saja tersenyum membayangkan hidupnya dengan tari yang baginya sangat romantis, ia sangat ingin jika tari hanya mengurusi nya dirumah tanpa bekerja namun sepertinya itu tidak mungkin karena tari baru merasakan bekerja yang nyaman setelah kehidupannya yang sulit.
__ADS_1
setiap senyum yang terbit diwajahnya tak pernah lepas dari pandangan Reyhan Alexander sang asisten pribadinya itu
''busyeet!! dulu aja nolak nolak sekarang Uda kayak orang kesetanan Lo gara gara bini lo'' ujar Reyhan menyengir seolah ejekan
"berisik lo..makanya cepetan nikah biar tau rasanya diperhatiin dan cinta,, apalagi kawin''
''tapi Lo harus ingat dengan Keisha, gue yakin dia punya niat buruk ditambah lagi dia deketin Leo kemarin, itu pasti biar dia bisa Deket lagi dengan Lo ken, bukan ke elo nya sih sebenarnya! tapi ke duit Lo yang mau dia deketin, apa lagi gue dengar dia diberhenti'in dari dunia modeling gara gara sedang kepergok berhubungan dengan om om gitu la, tapi kalau mau jelas tanya ke Ariel aja Kan dia juga model'' ujar Rey memberikan informasi tentang Ariel yang mungkin belum diketahui oleh Ken dan tak lupa ia juga memberi masukan untuk sahabatnya itu.
''gue serahin sama Lo aja Rey karena bagi gue masalah dia gak susah susah amat'' ujar Ken yang langsung diangguki oleh Rey dengan yakin karena Rey pun berpikir begitu Keisha bisa ditangani dengan baik
tanpa terasa kini mereka telah berada di kantor dan Ken langsung dihadapkan oleh tumpukan beberapa berkas yang harus ia tanda tangani dan sebentar lagi pula ia akan dihadapkan oleh beberapa meeting yang tertunda kemarin.
🍭🍭🍭🍭🍭
tepat pukul 10 kini tari sedang menonton bersama senja, tak ada yang ia kerjakan selain menonton sungguh ia sangat bosan namun ia juga tak bisa berbuat apa-apa.
''nak kamu mau ke kamar atau mau kemana gak apa apa kok biar mama nonton sendiri kalau kamu Uda gak betah'' imbuh senja
''kalau tari ke kantor Ken boleh gak ma, tari sumpek ma dirumah terus''
''mam tanya Ken dulu ya''
''gak usa ma karena pasti ken ngelarang, sekalian aku juga mau bawain Ken makan siang'' usul tari dengan wajah yang memelas agar mendapatkan izin
''yasudah gi kamu siap siap biar mana yang siapin''
''gak usa ma biar tari aja'' ujarnya merasa tak enak
''mama yang siapin atau kamu gak pergi!!?"
__ADS_1
"yaudah tari siap siap dulu ma"
⛔(episode selanjutnya)
Ting
suara lift terbuka dan tari segera keluar menuju ruangan sang suami yang pasti sangat sibuk hari ini karena telah bolos deminya kemarin
ceklekkkkk
byurrr
rantang yang berada digenggaman tari pun terjatuh melihat adegan mesra Ken Dengan
⛔
Hay Hay reader jangan lupa like coment follow and vote aku ya supaya halu ku semakin lancar😘
mkci semua ❤️
Jangan lupa hadiahnya ya hehe:(💖
🗣️ follow Ig: @ptr_drwni
Tik tok: @ptr.drwni
mampir juga ke novel aku yang satu nya (one night in the bar)
note: chat story' ala aku juga akan segera meluncur pada awal bulan Maret ya.. plis dukungannya
__ADS_1