Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya

Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya
Ken suka sama tari''


__ADS_3

CEO Myanmar: ''halo tar'' ucap seseorang diseberang sana dengan nada yang lemah lembut dan dibuat buat


me: ya ada apa'' jawab ken dengan nada tegasnya menandakan ia tidak menyukai suara itu


CEO Myanmar: "upss maaf mengganggu pak Ken apa disana ada sekretaris anda?'' tanya nya tanpa rasa malu, ya sekarang ia sadar jika yang Ken bicarakan waktu itu adalah kebohongan untuk ia menjauhi tari


me: ''kekasih ku sedang tidur'' jawabnya dan tutttt telpon pun terputus dengan sepihak oleh Ken


CEO asal Myanmar pun hanya tersenyum mendengar jawaban dari Ken ia tau saat ini Ken membohongi ia untuk yang kedua kalinya.


namun ia tidak menyerah akan hal itu masih ada banyak waktu untuk ia bertemu dengan seorang sekretaris pribadi dari perusahaan Wijaya putra apalagi saat ini ia diundang akan peresmian kapal pesiar milik Ken


''ku Pastikan tuan kenzo sekretaris anda akan jatuh ke pelukan saya sebelum anda menggenggam nya'' ucapnya dengan menyungging'kan senyum dibibir yang sedikit tebal


saat ini ia sedang menunggu hari dimana saat ia akan berjumpa kembali dengan tari ia sudah menyiapkan segalanya dari jauh jauh hari agar ia terlihat perfect dan paling mempesona di acara yang diadakan oleh dua perusahaan yang berbeda negara tersebut.


CEO itu tersenyum getir saat dimana ia mengetahui bahwa saat ia bermain kerumah Ken dikerjai namun ia juga sadar apa yang yang dilakukan Ken Karena menyukai asisten nya yang sudah tidur di rumahnya itu namun ken tidak berani mengungkapkan semua perasaan nya itu entah karena gengsi atau pun malu


dan dari situ Daniel pun berniat mengambil tari dari ken karna dendam yang selalu saja menjuru dalam lubuk hatinya yang paling dalam, Daniel masih ingat dengan jelas dimana Ken orang yang dianggap sebagai teman bukan rekaan bisnis yang sudah mengkhianati ia.


🍭🍭🍭🍭🍭


malam ini pun ia baru menyudahi merancang gaun pesanan seseorang yang paling termahal dan orang yang memesannya adalah orang yang cukup terpandang di kota besarnya. ia juga harus menampilkan kesan yang terbaik untuk itu apa lagi rancangan'nya akan dipakai oleh sepasang kekasih yang tampan dan cantik


dan kini harapan nya muncul kembali ia ingin Ken dan tari menikah dan menggunakan rancangan'nya sebagai pakaian yang akan dikenakan dihari yang bahagia memikirkan hal itu senja pun teringat kembali dengan sosok tari


saat ini senja sedang kesepian ia harus berpisah sementara dengan kedua remaja pekerja keras itu. sebenarnya tari sudah mengajak senja namun senja menolak karna ia harus mengurus butik yang sedang dipenuhi oleh pelanggan dan mengurus pakaian sepasang pengantin, karna keramaian di butiknya ia pun harus turun tangan untuk mengawasi semua nya.


''huhhhh'' hembusan nafas yang panjang kini sedang dilakukan oleh senja, senja merasa sedih karna ditinggal oleh anak'nya dan juga tari yang selalu menemani ia disetiap harinya ya walaupun keduanya hanya menemani ia di hari weekend dan ketika makan ataupun menonton tv di malam hari. rindu? ya kata itula yang tepat untuk mencerminkan hati senja saat ini.


sebenarnya senja sudah terbiasa ditinggal Ken pergi keluar negeri namun kali ini agak berbeda entah mengapa perasaan rindunya pada tari sudah teramat dalam bahkan rindunya melebihi rindunya pada ken padahal baru terpisah kan dua hari tapi seperti terasa berminggu-minggu

__ADS_1


''telpon tidak ya'' ucapnya dengan ragu


''tapi sepertinya mereka sedang di pesawat'' ucap'nya lagi sambil melirik ke arah jam dinding yang terkesan seperti bentuk lemari


''apa sebaiknya ku Telpon saja ya'' batinnya sambil melihat kontak tari yang siap untuk ia pencet logo telpon itu. lama ia berpikir dan akhirnya ia pun menelpon tari


me: ''halo ma'' ucap Ken sambil menampilkan wajah nya di layar telpon


mama:"kok kamu yang angkat ken?''


me: ''tari sedang tidur ma'' jawabnya langsung membalikkan kamera agar menghadap tari yang sedang tertidur pulas


'mama: ''kalian satu kamar ken?..''kamu gak ngapa-ngapain tari kan'' tanya senja dengan nada yang tak bisa diajak kompromi lagi sambil menyelidiki


me:''ya enggak la ma'' ucap'nya


mama: ''baikla ingat jagain tari hawas aja kalau sampai tari kenapa-kenapa''


mama:''apa''


me: ''kan waktu ibu meli dirumah sakit mama pernah bilang kalau tari itu calon nya ken''


mama: ''ya mau nya si gitu dulu, tapi kayaknya tari Uda ada yang suka'' kilah senja menakut nakuti Ken ia pun sedikit sadar sebenarnya Ken mulai menyukai tari namun gengsi Ken yang terlalu besar


me:''ma tolongin Ken dong'' mohon Ken dengan nada memelas nya


mama: "for what'' jawabnya tersenyum sumringah


me:''ma Ken suka sama tari'' ujarnya sedih dan dapat dilihat oleh senja dan kini bukan hanya senja yang melihat sedih diwajah Ken melainkan tari juga telah mendengar nan melihatnya sejak bunyi getaran handphone yang bersuara kan besar itu


''apa ini benar atau hanya mimpi Ken benar benar menyukai ku, cinta ku sudah terbalas kan, tidak-tidak Ken pasti hanya bercanda'' batin tari kebingungan akann apa yang ia dengar saat ini.

__ADS_1


bohong itula yang ia perkirakan akan ucapan ken mana mungkin seorang CEO terkenal menyukai ia sedangkan tari hanya wanita golongan terendah


mama:''kamu harus berjuang sayang'' ujar senja memberi semangat pada sang anak tercinta


me:''mama gak mau bantuin ken''


mama:''bukan'nya gitu tapi mama mau liat gimana cara kamu perjuangin tari, Ken wanita juga mau di perjuangin dia mau liat dari perjuangan itu seberapa besar cinta orang yang telah memperjuangkan dia''


mama:" Baikla kalau begitu mama tutup dulu ya Ken, assalamualaikum''


me:''waalaikumsalam ma'' telpon pun terputus


Ken mulai berpikir bagaimana cara nya ia bisa mendapatkan tari apalagi sekarang ia tau kalau Daniel pun menyukai tari dan bahkan akan merebut tari dari nya karna dendam yang Daniel miliki pada Ken, setelah berpikir panjang kini ia menghadap ke arah tari dan terkejutnya ia saat melihat tari sudah bersandar di spring bed. ia pun mendekat dan dengan duduk di sisi spring bed


"apa kau mendengar semua'nya?" tanya Ken melihat tari dengan jelas, Ken juga tau mata tari tidak seperti orang yang baru bangun tidur melainkan sudah lama


''kalau iya''


''apa kau akan membalas'nya?'' ucap sambil menggenggam tangan tari


*


*


*


*


*


Hay Hay reader jangan lupa like, comen, follow, vote dan jadi'in novel aku favorit kalian ya, mkci Semua ❤️

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2