Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya

Tuan CEO Dan Sekertaris Pribadinya
malam pertama


__ADS_3

setelah kedua pengantin itu mulai meninggalkan keramaian, tari pun bergegas masuk kekamar mandi tanpa memperdulikan ken, sungguh saat ini jantung berpacu dengan sangat cepat, ia masih membayangkan bagaimana mana sakit nya malam pertama.


tak lupa tari mengunci pintu kamar mandi dan ia berkaca sembari memegang jantungnya yang selalu mengeluarkan nada yang sama, baru ia akan mandi namun gaunnya ternyata susah untuk dilepas mau tidak mau ia pun keluar dan minta tolong dengan Ken


''bukan kah kau akan mandi untuk memuaskan ku'' goda Ken sambil menutup kembali kotak yang akan ia buka lalu menghampiri sang istri yang sepertinya sedang kesusahan


''ehmm ehmm tolong Bu buka kan resleting ku'' ucap tari yang kini sudah membelakangi Ken, dengan senang hati Ken pun menurut 'wah!' kata itula yang pantas untuk diucapkan saat melihat punggung tari yang hanya dilapisi oleh sebuah kain putih tipis dan terlihat jelas bahwa punggung itu sangat la idaman bagi orang


''so beautiful'' ucap Ken, setelah merasakan pakaian agar sedikit melar menandakan sudah terbuka ia pun segera berlari menuju kamar mandi


''so cute'' gumam Ken melihat tingkah tari dan kini ia pun kembali membuka kotak, Ken membelalakan matanya melihat isi dan sebuah surat itu


'kalo Lo masih loyo dan gak kuat Lo bisa pakai ini untuk membangkitkan gairah lo' isi surat dengan ditemani oleh sebuah botol yang diyakini sebagai obat perangsang


ia pun kembali membuka kotak kecil berwarna abu abu itu lagi dan lagi ia mendapatkan hadiah yang sama membuat nya ingin sekali menghampiri si pemberi namun ia harus sabar! bukan?


'gue pernah bilang kan, kalo lo gak mau sama tari Lo bisa kasih ke gue dan hadiah ini buat jaga jaga hati Lo mungkin masih goyah untuk tari, setiap main pakai ini kalau Lo udah mantep dengan hati Lo baru gak usa dipakai lagi' isi surat itu menjelaskan panjang lebar dengan ditemani sebuah plastik berwarna merah yang berinisial K/S yang didalamnya terdapat sebuah benda seperti karet


"ohh ****, kau terlalu meremehkan kunrey dan kau Leo kau akan mendapatkan balasan dari ku'' umpat Ken kesal sambil menyeringai


lama tari bersemedi di kamar mandi hingga hampir 30menitan ia masih tak kunjung untuk keluar membuat Ken seketika menjadi takut akan terjadi apa apa pada tari, kini Ken sedang berada didepan pintu dan bersiap untuk mengetoknya, namun?


ceklekkkkk' pintu terbuka lebih dahulu mendapatkan tari yang hanya berbalutkan kain tipis seperti jaring ikan versi lubang halus namun masih sedikit ditutupi oleh kimono putih polosnya, karena ia malu jika harus menggunakan pakaian yang sering disebut lingerie

__ADS_1


''sayang'' dengan suara yang serak Ken menyebutkan kata itu dengan susah payah Ken menelan Salivanya dan jakunnya sudah naik turun bagaimana tidak kini dua benjolan yang sangat disukai balita terpampang jelas didepan matanya


''ken mandi dulu gih ntar baru dilanjutin sepuasnya okey'' imbuh tari dengan jantung yang deg degan sambil mendorong dada bidang Ken masuk ke kamar mandi karena Ken sedikit lagi akan menghantam nya


''okay, but remember as much!!'' ucapnya menyerah karena menginginkan kata terakhir dari tari sedangkan tari hanya tersenyum getir membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya beberapa jam lagi (baikla, tapi ingat sepuasnya!!)


cukup lima menit untuk Ken mandi karena sudah tidak sabar untuk melepas masa perjaka nya pada malam ini, hanya dengan balutan handuk di pinggang kini Ken pun langsung menghampiri tari yang sedang duduk di meja riasnya


''sayang aku udah gak tahan'' ucap Ken masih dengan suara beratnya sambil menggenggam tangan tari lalu mengarahkan nya pada sang adik kecil, seketika mata tari membola setelah merasakan apa yang baru saja ia sentuh.


Ken pun mengarahkan tari untuk menghadap ke arahnya tanpa bertanya Ken pun langsung mencium seluruh wajah tari hingga berakhir di bibir tari, Ken pun mulai menciumi bibir itu dengan lembut, hingga mulai merubah menjadi sebuah kumatan yang masih sama lembutnya tak lupa lidah keduanya bergelut didalam sana, awalnya tari masih tidak bisa namun dengan arahan serta kelembutan Ken ia pun mulai berusaha hingga sedikit demi sedikit ia mulai sedikit mengimbangi.


kini Ken pun mengangkat tubuh mungil tari ke ranjang big size nya merebahkannya masih dengan pangutan yang tak lepas lepas hingga Ken mulai jengah dan beralih ke leher jenjang tari tak lupa Ken pun meninggalkan beberapa Kiss Mark nya hingga tak bisa dihitung lagi.


lama bermain disana Ken pun mulai turun kembali dan menemukan dua gundukan yang telah ia amati sedari tadi ia memulai aksinya mulai dari meremas, menjilat serta memainkan dua roka nya dengan tangan yang masi bergerilya Ken pun merobek kain tipis itu hanya dengan sekali tarikan, jangan tanya lagi keadaan tari ia hanya bisa mengeluarkan suara sexy nya yang tertahan karena malu jika sampai ditelinga Ken, namun Ken hanya tersenyum mendengar tari yang sudah beberapa kali kelepasan akan leguhanny.


''yankk'' ujar Ken masih mempertahankan suara yang tak bisa diubah itu, tari yang tau maksud Ken pun hanya bisa mengangguk tanda menyetujui


''but, pekan pelan yeah'' ucap tari dengan wajah memerah padam dan hanya mendapat senyuman dari Ken


Ken mulai mempermainkan nya dengan lamban untuk membuka goa itu agar muda terbuka dengan lebar, leguhan demi leguhan kini keluar karena tari sudah tak dapat lagi menahannya apalagi Ken yang selalu berkata ' keluarkan lah',, tari hanya bisa mencengkram bahu Ken dengan keras untuk membagi rasa sakitnya.


setelah perjuangan keras akhirnya goa dapat diterobos dengan cepat, Ken mulai memainkan pinggulnya dengan gerakan lambat lalu lama kelamaan naik ke level teratas dan kini Ken sudah memompa pinggulnya dengan sangat keras hingga membuat keduanya seperti sama sama menikmati setelah merasakan sakit diawal

__ADS_1


malam ini disaksikan oleh gelapnya malam serta kamar dan dinding sebagai pendengar serta pintu si penjaga rahasia dapat menyaksikan bagaimana semua proses keduanya saat harus melepas kepentingan pada diri masing-masing


*


*


* note: maunya sampai sepuluh komen eh ternyata


... gak sampai ya hehe tapi dukung terus aku ya ...


*


*


Hay Hay reader jangan lupa like coment follow and vote aku ya supaya halu ku semakin lancar😘


mkci semua ❤️


Jangan lupa hadiahnya ya hehe:(💖


🗣️ follow Ig: @ptr_drwni


Tik tok: @ptr.drwni

__ADS_1


mampir juga ke novel aku yang satu nya (one night in the bar)


BERSAMBUNG


__ADS_2