
Disaat matahari sedang berada diatas, seorang laki laki dan juga lain'nya sangat menikmati sarapan pagi yang disiapkan oleh mentari. sesudah'nya sarapan ia dan juga sang asisten langsung menuju ke teras utama untuk menuju mobil'nya ROLLS-ROYCE BOAT TAIL menjadi mobil baru termahal di dunia. Mobil ini istimewa hanya dibuat untuk tiga konsumen khusus. Harganya pun luar biasa mencapai 28 juta dolar AS atau nyaris Rp.400 miliar. Harga fantastis dan produk yang sangat eksklusif membuat banyak orang penasaran...
dan tak banyak pula orang yang bisa memasuki mobil tersebut kecuali perintah dari sang pemilik.
Seperti biasa ia akan pergi menuju tempat yang bagi'nya bagian hidupnya ditemani dengan beberapa mobil dibelakang'nya sebagai pengawalnya
Disaat sampai di kantor'nya ia langsungΒ memasuki lobynya dan seperti biasa sapaan dari setiap karyawan namun tak ada respon dari presdir'nya namun dibalas senyum manis oleh sang asisten hingga membuat setiap karyawan laki lakiΒ disana terpana akan senyumannya ken yang menyadari hal itu pun langsung berhenti mendadak tepat didepan asistennya hingga membuat sang asisten menabrak punggung nya
''auuu.. bisa tidak berhentinya jangan mendadak ke.. em tuan kenzo'' ujarnya sambil mengelus dahinya
''kembali keruangan dan meja masing" ujar ken tetap fokus serta ditemani dengan wajah datar'nya
ia pun langsung menuju ke ruangannya dengan menaiki lift. disaat Saat lift mulai terbuka ia langsung menekan tombol 37 untuk menuju ruangan teratas'nya. Tak berapa lama kemudian bunyi lift terdengar menandakan lift telah terbuka. Ia langsung keluar dari lift dan langsung berjalan menuju ruangan'nya dengan disambut asisten'nya kembali bernama Reyhan
''kau sudah masuk rey'' tanya ken
''ia tuan saya bosan dirumah''
ken pun langsung pergi menuju ruangannya
__ADS_1
''tuan rey kemaren kenapa tidak masuk?'' tanya mentari
''ada urusan, dan panggil aku ray saja'' jawabnya datar
''baikla'' ucapnya lalu pergi menuju ruangan'nya meninggalkan rey
''ouuhh apa ini, apa harus aku bertemu dua laki laki kulkas itu setiap hari'nya, untung saja satu teman'nya tidak seperti itu'' batin tari sambil berjalan menuju ruangan'nya
πππππ
dimansion yang cukup besar terdapat dua wanita parubaya yang sedang bercengkam krama dengan sangat antusias entah apa yang mereka rencanakan sebelum menuju kampung'nya tak ada tanda tanda perpisahan disana hanya ada tawa dan senyum licik menandakan rencana telah disusun dan segera dilaksanakan
''iya aku juga yakin dan sekarang pekerjaan ku bertambah disini'' ucap'nya antusiasi
''sekarang aku harus mengurus anak ulat bulu itu dulu kalau tidak bisa saja tari dan ken tidak bersatu, aku yakin dia menyukai ken karna sesuatu. dia pasti sangat licik dalam hal ini dan maka dari itu kita harus jauh lebih licik dari dia'' imbuh'nya lagi
''ya tidak apala bukan kah kebahagian ken prioritas mu''
''iya si tapi aku paling tidak suka berhadapan dengan mahluk seperti itu'' jawabnya dengan nada kesal dan dengan seremoak mereka menarik napas lalu menghembuskannya kasar
__ADS_1
BERSAMBUNG
πππππ
*
*
*
*
*
jangan lupa like komen dan vote aku yaπ
ini novel pertama aku semoga kalian suka ya
eitsss jangan lupa follow aku juga yaπ’πΏ
__ADS_1