
'' e e enggak''jawab tari Terbata bata
''yaudah sana buetin'' usir'Nya dan tari pun langsung pergi meninggalkan ruangan itu menuju dapur untuk membuatkan teh
πππππ
dua wanita cantik sedang masuk kekantor Wijaya putra dengan langkah yang elegan dan baju yang cukup menggoda iman para laki laki di sana ia pun langsung menuju ke meja resepsionis
''mbak saya mau ketemu Presdir'' ujar wanita itu dengan angkuhnya
''maaf sebelumnya apa ibu sudah membuat janji dengan Presdir'' jawab'nya tetap sopan
brakkk
ia mengebrak meja resepsionis itu dan membuat seluruh orang yang sedang berada di area itu melirik termasuk satpam yang sedang berjaga didepan pintu kaca minimalis satpam itu pun mendekat
''ada apa bu, tolong Jangan buat keributan disini'' ucap'nya dengan nada tegas
''saya ini kekasih dari Presdir kalian, berani sekali kalian memaki ku'' cecar'nya
''maaf Bu kami tidak ada sedikit pun memaki ibu tolong jangan meng ada-ada'' jawab resepsionis itu yang mulai terbuai emosi
__ADS_1
''begini saja kamu telpon Presdir dan bilang jika nona Keisha disini'' ujar teman'nya melerai perdebatan itu dengan nada yang cetus, resepsionis itu pun mulai menelpon Ken mengenai Keisha dan Ken menyuru Keisha untuk masuk keruang'nya
Keisha pun mulai masuk ke lift khusus karyawan sebenarnya ia ingin lewat lift Presdir namun ia langsung dicegah oleh satpam disana sedangkan teman'nya hanya menunggu di lobby
ia pun masuk keruang Ken dan langsung duduk di'sofa atas perintah Ken
''mau apa kamu kesini'' ucap'nya datar sambil meneliti berkas ditangannya
''ou ya sayang kamu udah makan belum'' ujar nya bergelayut dilengan Ken dengan cepat Ken menepis'nya
''lo tu apa apaan sih, kita tu gak ada hubungan apa apa jadi jangan sok kayak pasangan sebenarnya deh''
''tapi aku mau kok kita lanjutin ini semua''
tanpa mereka sadari seseorang sedang mendengarkan perbincangan mereka dengan amat teliti dan entah mengapa ia sangat senang dengan apa yang ia dengar, ia sangat lega dan terukir senyum dibibir'nya dengan ponsel yang berada digenggaman ternyata ia merekam semua itu, ia pun masuk seolah tidak tau apa apa, dengan tangan yang sekarang memegang nampan
''permisi'' ucap'nya dan disaat ia masuk Keisha pun ternyata beranjak akan pergi mereka pun saling tersenyum, ia meletakkan teh di meja tempat Ken sedang duduk dan ia pun ikut duduk di samping ken dengan berhadapan langsung
''hem Ken aku mau cuty beberapa hari boleh gak''
''kemana''
__ADS_1
''pulang kampung''
''aku pikir pikir dulu''
''yaudah kalau gitu aku juga mau pikir pikir'' ucap'nya mengeluarkan handphone
''pikir pikir untuk apa'' tanpa ba-bi-bu tari pun memutar rekamannya dan dengan gerak cepat Ken ingin mengambil handphone tari, namun tari Langsung memundurkan badannya hingga membuat Ken pun terjatuh dengan bibir yang menempel pada bibir tari, hingga beberapa detik Meraka terbuai akan cumbuan itu dan sepertinya mereka sama sama menikmati
ceklekkkkk seseorang membuka pintu dan keduanya pun terkejut dan langsung melepaskan tautan itu
''maaf tuan'' ucap asisten Rei
''ada apa Rei?''
''15 menit lagi akan meeting'' ucap'nya dan pergi
''cepat hapus'' ucap Ken kaku
''kalo mau di hapus ijinin aku pulkam''
''iyaaa, cepet hapus''tari pun langsung menghapus'nya dan langsung pergi
__ADS_1
πππππ
BERSAMBUNG