
Laluna adalah wanita dewasa yang sudah berusia sangat matang untuk membina rumah tangga. Namun karena dorongan situasi membuat dia tidak terlalu memikirkan masa depan dan mempokuskan diri sebagai wanita karir. Kini usia nya genap 35 tahun, dengan pipi chubby dan murah senyum, membuat dia terlihat jauh lebih muda dari pada usianya. Banyak teman sekantor nya yang mengajak dia untuk hubungan yang serius atau sekedar mengajak nya berkencan, namun dia menolak mereka dengan alasan tidak memiliki waktu untuk bersantai. Tapi di sisi lain, hati kecil nya tidak dapat di bohongi, ia menambakan seseorang yang bisa menerima dan mencintai nya. Dia juga sering merasa ingin menjadi seorang ibu setiap dia melihat teman-teman nya yang sudah memiliki momongan.
Hal itu semakin membuat dia merasa tertekan, dengan ucapan-ucapan tidak mengenakan dari lingkungan kerjanya, lingkungan rumah maupun lingkungan keluarga nya sendiri.
"Kapan Nikah?" itu yang sering dia dengar dari setiap mulut yang dia temui.
Kapan Nikah adalah kata-kata yang lumrah namun menyimpan perasaan ejekan bagi orang yang menerima nya. kata-kata yang bisa membuat orang sakit hati mesti tak ada maksud menghina di dalam nya. Jadi, tolong hentikan kebiasaan bertanya kapan Nikah.
__ADS_1
Laluna juga seorang manager di salah satu perusahaan besar di kota G, dia sangat menikmati semua pekerjaan nya sehingga tidak merasakan lelah mesti bekerja seharian.
Dia tinggal bersama adik sepupu wanita nya yang bernama Dania.
Dania adalah gadis cantik, periang dan ramah. Kini usia nya sudah menginjak 21 tahun.
Dia jugak memiliki pacar bernama Angga dan dalam hati nya ingin meresmikan hubungan mereka namun merasa tidak enak oleh kakak nya Laluna.
__ADS_1
Kebetulan apartemen nya berada di samping tempat hiburan malam yang di peruntukan hanya untuk para LGBT saja, membuat sepupu kakak beradik itu sudah terbiasa melihat pasangan sesama jenis di lingkungan nya.
LGBT adalah segolongan orang yang kisah asmara nya di anggap tabuh, dan di anggap tidak bermoral di lingkungan masyarakat, apalagi masyarakat Indonesia yang notabene nya menjunjung tinggi norma dan agama. Membuat mereka di pandang sebelah mata, dan tidak sedikit masyarakat yang memberi kritik pedas dan hujatan yang terkadang tidak manusiawi. Padahal, cinta tidak dapat menentukan kemana dia akan berlabuh. Meski terlarang, namun pada hakikat nya, perasaan mereka tidak bersalah, hanya hati yang salah menempatkan.
Di sebelah kanan apartemen nya jugak terdapat apartemen seorang Gay bernama Divo Mahendra. Di sana dia tinggal berdua bersama pembantu nya bernama bi Sugeng, BI Sugeng jugak sering memberikan Laluna dan Dania makanan sehingga membuat mereka akrab.
Divo adalah pria muda tampan yang usia nya satu tahun lebih muda dari pada Dania. Dengan wajah putih mulus berseri bak porselin, dan bibir merah seperti apel Washington. Membuat para gadis yang tidak tahu aslinya akan takluk di hadapan nya.
__ADS_1
Divo jugak dikenal sebagai pria ramah, baik dan murah senyum. Namun karena kelainan seksual nya membuat dia di pandang rendah oleh tetangga dan orang-orang yang berada di sekitar nya.
Lalu apa yang akan terjadi kedepan nya?