
Sudah beberapa hari ini Laluna curiga dengan keadaan nya, lalu dia nekat membeli tespek dan mengecek nya sendiri. Dua garis merah menandakan jika dia memang positif hamil.
Laluna pun menyimpan benda pipih itu ke dalam sebuah kotak lalu membungkus nya berlapis-lapis dengan puluhan kertas.
***
Divo baru saja pulang dari kantor, ia langsung menjatuhkan tubuhnya ke atas ranjang
"Hooaaahhhh melelahkan". gumam nya.
Kemudian Laluna menghampiri nya sembari memberikan bungkusan yang berukuran sedang.
"Ini untuk mu!". seru nya.
"Apa..? aku kan gak ulang tahun". Divo heran.
"Buka aja, jangan cerewet!".
Lalu Divo membuka bungkusan itu, namun setelah beberapa kali di buka selalu ada lapisan baru, terus menerus sampe tangan nya pegal untuk membuka.
"Ayolah.. jangan bercanda, aku lagi capek sayang".
"Ayok, kamu pasti bisa!".
hingga di lapisan ke 93, barulah terlihat kotak kecil.
"Jangan bilang di dalem nya banyak lagi kotak".
"Nggak kok, hahaha". Laluna tertawa puas.
__ADS_1
Dan ketika kotak itu di buka, iya melihat benda pipih dengan dua garis merah.
Divo beberapa kali mengucek mata tak percaya dengan apa yang di lihat nya "Sayang, ini yang kamu?".
Laluna mengangguk.
"Syukurlah.... akhirnya aku jadi ayah!".
Divo langsung berdiri dan berjingkrak bahagia seperti anak kecil yang mendapatkan mainan.
"Hore.... aku berhasil!!!... aku berhasil.... Gol...". teriak nya girang.
"Sayang ih, duduk... nanti jatuh". Laluna malu sendiri melihat tingkah suaminya.
"Mumpung masih bisa, sekarang mending..??".
Ucapan Divo tidak di lanjutkan, ia langsung berbaring lalu menarik istri nya membuat Laluna terjatuh ke atas tubuh Divo.
"Main nya yang lembut ya, aku kan lagi hamil!". seru Laluna.
"Ia sayang, lembut.. lembut.. kayak kamu".
Mereka pun melakukan olahraga erotis di siang bolong seperti ini.
****
9 bulan kemudian, Laluna telah melahirkan seorang bayi cantik yang di beri nama Maezzura Shezani.
Kini lengkpa sudah keluarga Mahendra, dengan dua anak laki-laki kecil dan 1 cucu perempuan.
__ADS_1
Semenjak kelahiran May Kedua paman kecil nya selalu menemani dia berjemur di halaman. Varo yang mau menginjak usia 1 tahun sedang senang-senangnya berjalan di halaman sementara Syauqi yang baru berusia dua bulan ikut berjemur bersama baby May.
Melihat kedua anak dan cucu nya, Mahes sangat bahagia, tempramen nya juga berubah menjadi lebih baik. semenjak Varo lahir dia juga tidak pernah lagi melakukan tindakan kasar pada Ira. sementara Dania yang kini sudah sepenuhnya nya ikhlas untuk menjalani rumah tangga bersama Mahes dan madunya.
*
o
*
o
*
Malam pun tibaa, semua anggota makan bersama. Namun momen kebersamaan ini begitu jauh lebih menyenangkan daripada sebelum-sebelumnya nya.
Sebab di dalam kini terdapat saling sayang, saling menerima, saling memaafkan, dan saling mengiklaskan.
Setelah selesai, di dalam kamar Divo dan Laluna Berbaring di tempat tidur, ia memeluk sang istri dan Laluna menyimpan kepalanya di dada Divo.
"Aku gak nyangka, kalo kita bakal sebahagia ini... papa udah berubah, mamah juga udah punya Sauqi. dan kita punya Maezzura.". ucap Divo.
"Iya... aku juga bahagia, mestipun mbak Ira bermadu dengan Dania, tapi sekarang mereka lebih kompak dan saling mendukung". timpal Laluna.
"Terimakasih ya, Laluna". Divo mempererat pelukannya.
"Kamu sudah hadir dalam hidup ku, dan menjadi cahaya dalam gelap ku". sambung Divo.
Merekapun berciuman
__ADS_1
AND..