Wanita 35 Th & Brondong Gay.

Wanita 35 Th & Brondong Gay.
Reuni.


__ADS_3

Beberapa pekan lalu salah satu teman sekolah Laluna dulu mengirimi dia chat akan mengadakan reuni. Tentu hal pertama yang dia pikirkan adalah pertanyaan-pertanyaan setan yang pasti akan dia dapatkan dari para teman sekolah nya dulu.


Hari reuni pun tiba, semua orang datang dengan membawa pacar, pasangan dan anak-anak nya. Terkecuali Laluna yang di dapati hanya menghadiri acara seorang diri dengan menaiki taxi.


Sina, Teman Laluna yang mengirim pesan undangan itu, melambaikan tangan nya ke arah Laluna yang baru memasuki pintu Cafe tempat mereka mengadakan acara.


"Hai.... sini!". Seru Sina.


Dengan senang hati Laluna pun segera menghampiri Sina. Sina menanyakan kabar dan memperkanalkan tunagan nya.


"Kamu apa kabar, ko kamu sendiri...? oh ya kenalin ini tunagan aku Revan.". Ucap nya.


"Hmmm iya..". Jawab Laluna.


"Oh yah... yuk gabung sama yang lain, masa di sini gak enak". Seru Sina.


Dan mereka pun pindah ke tempat yang lain nya.


Semua terlihat sibuk dengan pasangan nya masing-masing dan ada beberapa yang ngobrol dengan teman lain guna mencurahkan rasa kangen dan bernostalgia.


Setelah cukup lama mengobrol, tibalah di mana pertanyaan-pertanyaan setan yang dari waktu lalu Laluna sudah resah di buat nya.

__ADS_1


"Lun.. ko aku liat kamu datang sendiri, suami kamu kemana? atau jangan-jangan kamu belum nikah ya". Lontar salah satu teman.


"Wah jangan-jangan kamu belum jugak tunangan...". Timpal teman yang lain nya.


Berkat pertanyaan itu, tatapan semua orang pun tertuju padanya. Antara kepo dan nyinyir.


"Yaampun jangan bilang semua nya bener... masa udah mau kepala 4 masih jadi jomblo, perawan tua dong.. nanti keburu gak ada yang mau hihihi". Sindir Anya yang di ketahui adalah salah satu yang tidak menyukai Laluna di masa sekolahnya.


"Liat dong... suami ku.. dia pengusaha restoran terkenal dan anakku pun sudah gadis dan secantik aku ini". Sambung nya.


Beberapa orang pun merasa lucu dan tertawa mendengar ucapan itu, tapi ada jugak sebagian yang merasa risih atas perlakuan Anya.


Melihat wajah Laluna yang mulai pucat, Sina pun membentak keras Anya.


"Duuuhhhhh... udah Sin, jangan di ladenin lagi". Laluna mencoba menenangkan Sina.


Sementara Anya yang merasa di permalukan terdiam kesal.


.


.

__ADS_1


.


Perjamuan pun selesai, saat semua orang hendak pulang, di luar tiba-tiba turun hujan deras.


Membuat semua nya terpaksa berdiam di depan cafe menunggu hujan reda. Setelah cukup lama menunggu di antara deras nya hujan, berhentilah sebuah mobil sport mewah yang hanya ada 7 unit di seluruh dunia parkir di depan cafe, membuat semua orang penasaran dan takjub. Beberapa saat kemudian turunlah seorang pria tampan dengan setelah jas brand ternama dari mobil tersebut dengan memakai payung. Perlahan pria itu melangkah kan kakinya ke arah mereka. Semua perempuan di buat terpesona terkecuali Laluna. Dan betapa heboh nya ketika pria itu berhenti di depan Laluna.


"Sayang... yuk pulang... bayi kita ingin minum susu!". Serua pria itu sembari menggapai tangan Laluna.


"Wahhhh.... jadi kamu udah punya bayi... suami kamu ganteng banget... kayak masih muda ya!". Ucap salah satu wanita.


"Heeh... suami kamu ganteng banget... tunangan aku aja kalah deh". Bisik Sina.


"Apaan sih... aku.. aku...".


Ucapan Laluna terpotong oleh pria itu.


"Ayo sayang... cepetan!".


Dan pada akhirnya pria itu menarik tangan Laluna pergi dan melindungi nya di bawah payung bersama.


Sampai tidak bisa pamit terlibih dahulu pada Sina.

__ADS_1


"Hei... kenapa buru-buru, suaminya belum di kenalin loh..". Teriak Sina.


Semua teman perempuan nya di buat iri dan baper, termasuk Anya yang dari tadi mengatai nya.


__ADS_2