
Selesai acara resepsi pernikahan di Surabaya semua keluarga Nabila kembali ke Madiun. Sedangkan Nabila sendiri ikut dengan Gilang.
Mereka tinggal beberapa hari di rumah orang tua nya Gilang.
Saat ini mereka sedang dalam perjalanan pulang ke rumah orang tua Gilang. Dengan menggunakan mobil yang di bawa oleh sopir pribadi papanya Gilang.
"Kamu mau jalan-jalan kemana nih, mumpung kita masih di Surabaya." tanya Gilang
"Aku gak tahu tempat jalan-jalan di sini. Akukan gak pernah pergi jauh sendiri. Pasti ada keluarga yang ngajak. Jadi aku gak usah bingung sama tujuan atau jalannya." jawab Nabila
"Baiklah kalau begitu kita pulang dulu, istirahat dan besok baru kita jalan-jalan. Kamu mau kan"
"Iya, terserah kamu aja"
Keadaan kembali hening, Nabila yang asik dengan melihat pemandangan di luar mobil. Sedangkan Gilang yang fokus dengan hp nya. Karena dia juga harus memantau rumah sakit yang ada di Madiun.
Setibanya di rumah, mereka disambut baik oleh keluarga. Dan beberapa pembantu di rumah membantu untuk membawa barang-barang mereka.
Nabila dan Gilang masuk ke rumah bersama papa dan juga bunga.
"Kakak di sini berapa hari " tanya bunga pada Gilang
__ADS_1
"Tiga atau empat hari" jawab Gilang
"Kok sebentar sih, padahal aku mau ngajak kak Nabila jalan-jalan." ucap bunga dengan nada kesal
"Gak usah kesal gitu bunga, kakak kan masih disini. Jadi aku masih bisa nemenin kamu jalan-jalan." hibur Nabila
"Bener kak, pokok nya selama kakak disini pergi nya harus sama aku terus. Dan kakak tidurnya sama aku aja" minta bunga pada Nabila
"Gak bisa, enak aja kamu. Nabila tuh udah punya suami, jadi ya kalau jalan-jalan ya sama suaminya lah. Apalagi tidurnya, dia sekamar sama gue." ucap Gilang yang tak terima dengan permintaan adiknya
"Kak Nabila nya aja gak keberatan, iya kan kak" ucap bunga
"Dasar kakak nih, gak seru. " ucap bunga yang melihat Gilang dan Nabila sudah pergi
"Udah biarin mereka berdua dek. Gak usah cemberut gitu. " hibur papa
"Tau ah, aku mau ke kamar juga." jawab bunga yang pergi kekamar nya
Sedangkan Gilang masih setia mengandeng tangan Nabila. Dia ajak Nabila untuk beristirahat di kamar nya.
__ADS_1
"Nah ini sekarang kamar kita. Kamu mau kan sekamar dengan ku." tanya Gilang
"Harusnya kita sekamar lagi, aku sama bunga aja gimana" jawab Nabila dengan sedikit takut kalau nanti Gilang akan marah pada nya
"Gak ada pilihan lain dek, kitakan sudah menikah. Jadi gak ada salahnya jika kita sekamar. Lagian kita juga harus tau kekurangan dan kelebihan satu sama lain. Kalau kamu tidur sama bunga, terus aku tidur sendiri. Gak ada bedanya dong nikah sama belum nikah" ucap Gilang
"Baiklah aku mau sekamar dengan mu"
"Alhamdulillah... gitu kek dari tadi. Ya udah kamu mandi dan istirahat gih. Aku mau ngecek laporan dulu. " ucap Gilang seraya mencari laptop nya
"Kamar mandi nya dimana mas"
"Tuh di ujung" jawab Gilang sambil menunjuk ke arah kamar mandi
Nabila segera mengambil pakaiannya dan pergi kekamar mandi itu. Sedangkan Gilang masih sibuk dengan pekerjaannya.
Dua puluh menit kemudian Nabila sudah selesai mandi dan sudah keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang menutupi dirinya dan tak lupa memakai jilbab kesukaannya.
"Mas gak mau mandi dulu" tanya Nabila yang sudah berada di samping Gilang
__ADS_1
"Oh,,, kamu udah selesai."