Zamrud Mistis

Zamrud Mistis
Bab.15 Artha sakit


__ADS_3

Artha terlambat bangun lagi ,karena semalaman batuk - batuk,Artha sudah janji dengan papanya untuk datang hari ini.


Artha sudah sampai di rumah orang tuanya .


kebetulan papa Pri dan mama Ida sedang sarapan .


"Nah akhirnya datang juga anak papa yang ganteng ini,"ujar papa."He ... he ... he ,iyalah kan sudah janji mau datang,"ujar Artha.


Terdengar Artha mulai batuk - batuk lagi,aduh kamu sakit ya ?


Mama langsung bangun dan meraba dahi Artha .


"Hah ... kamu rada panas ini badannya ,ke dokter ya Tha' diantar supir sebentar kalau sudah sarapan,"ucap mama Ida.


Artha tak bisa menolak permintaan mama,memang badannya juga terasa lemas.


Artha menelepon pak Jeffry "Pak aku sakit nih batuk - batuk sekarang ada di dokter ,ke sini ya!,"ujar Artha.


Tidak seberapa lama pak Jeffry datang dan menurut informasi dokter Artha kena radang tenggorokan ,Artha


diharuskan istirahat dulu .


Artha menyerahkan kunci mobilnya yg


diparkir di rumah papanya kepada pak Jeffry.


Pak Jeffry mengantar Artha pulang.


Papa Pri menunda pembicaraannya karena Artha sakit.


Dan langsung lapor ke kantor bahwa besok Artha tidak bisa hadir karena sakit berita ini  sampai terdengar Linda.


Pagi itu mbak Aulia dan Linda datang ke kantor 'Celeb Star' untuk mencoba lagu baru yang special untuk Linda.


Lagu itu terdengar cocok untuk Linda.


Linda coba menyanyikan lagu tersebut dan memahami arti lirik lagu itu,sejenak Linda melihat kursi di depannya kosong ,biasanya Artha juga hadir.


▪️


Suasana pagi begitu cerah matahari juga terlihat tembus ke ruangan tamu ,terlihat Artha sudah mulai sehat setelah dua hari absen ke kantor Celeb Star ,Artha


dijemput pak Jeffry.


Artha langsung menuju studio.


"Hai semua ... Artha menyapa kru - kru di ruangan tersebut ,mereka tersenyum melihat Artha dan merasa lega Artha sudah bisa kembali bekerja.


Seorang kru memberikan kertas lagu ,untuk Artha pelajari.


"Nih lagu baru coba deh ! ... siapa tau cocok dengan suaramu


"Ok ... ,"ujar Artha.


Artha langsung ke ruang rekaman dan menggunakan headset ,sambil mencoba bernyanyi,tapi Artha kesulitan.


Terus - menerus terdengar sumbang dan serak ,kru - kru di luar heran.


Pak Tirta kebetulan hadir di ruangan tersebut.


"Tha' kamu break dulu deh ,atau istirahat lagi,cek ke dokter ya!,"ujar pak Tirta.


Artha melepas headset dengan wajah muram dan sedih sambil memegang lehernya.


Kenapa aku ya?


Kok hilang suaraku ?


Artha kesal ,dan merasa terpukul selama dimobil Artha coba untuk bersuara ... aa ... uu ... tapi suara terdengar begitu serak ... parau.


Sesampai di rumah artha coba lagi latihan sambil duduk di depan piano ,Artha coba mainkan nada - nada lagu tersebut ,lagu itu terdengar indah ,Artha memainkannya


benar - benar bagus ,tapi begitu Artha mau mencoba untuk ke refrain,tiba - tiba suara Artha hilang,Artha coba lagi,dan coba lagi suaranya tetap hilang dan sumbang.


"Eh ... aku ini kenapa ya,"tanya Artha bicara sendiri.


Tiba - tiba suara bel pintu terdengar .


"Aduh ... siapa sih itu !sambil menggerutu membukakan pintunya.


"Ach ... si kakak datang ,"ujar Artha.

__ADS_1


"Ya ... aku dengar kau sakit maka itu aku bawakan makanan.


"Nih ... sambil menyodorkan kotak makanan.


"Terima kasih kak !,"ucap Artha.


"Eh ... kamu awalnya kenapa kok bisa begitu suaranya ,"tanya kakak .


"Artha sambil berpikir ,ga' tahu juga kak apa kebanyakan latihan kali?


Kak Alysia memang selalu paling perhatian kalau Artha lagi sakit.


"Coba kamu ke dokter lagi deh ,"ujar kak Alysia.


Tiba - tiba terdengar lagi suara bel berbunyi ,Artha dan kakak berpandangan ,siapa ya ?


Mereka berdua berjalan ke depan pintu,melihat siapa yang datang .


"Oh ...


Terlihat Linda dan asistennya berdiri bingung melihat wanita di samping Artha.


Kamu siapa ?,berbarengan mereka bertanya.


Artha pun tertawa geli.


"Ayo masuk sambil menarik tangan Linda sang asisten ikut masuk mengikuti Linda.


"Duduk !..


Sambil menunjuk ke asisten Linda .


Sang kakak heran ,siapa mereka Tha?


Ini Linda ,yang mbak ini satunya asisten Linda, penyanyi baru di label aku,"ungkap Artha.


Linda dan mbak Aulia tersenyum mendengar penjelasan Artha.


"Oh ... begitu ?,kamu belum pernah bawa wanita masuk ke sini.


Artha mengangguk !!


Linda dan asistennya langsung melihat wanita yang di samping Artha ... dan seakan melemparkan pertanyaan ke arah wanita di samping Artha??


"Oh ... Linda terlihat sedikit tenang mengetahui ,wanita itu kakaknya.


"Ok lah ... aku pamit dulu ya sambil mengambil tasnya yang tergeletak di sofa,kalian santai saja," ucap kak Alysia.


"Jangan lupa di makan ya Tha' ,makanan yang kakak bawa tadi," ujar kak Alysia.


Alysia berjalan pulang.


"Eh ... kok tumben ada apa nih?


repot - repot datang,"tanya Artha.


Linda sedikit gugup.


"Ah ... mau liat kondisi kamu ,katanya sakit? soalnya aku dengar kita akan tampil duet.


"Oh begitu ?Kapan itu ?," tanya Artha.


"Minggu depan sepertinya ,tanggalnya belum pasti menurut ibu sinta,"ucap mba Aulia.


Linda tidak memperdulikan tatapan aneh Artha ke Linda .


Linda berlaga masa bodoh dan tak mau ambil pusing apa yang ada di pikiran Artha.


Melihat Linda datang ke rumahnya,membuat Artha bingung sebelumnya mereka seperti bermusuhan,"ucap Artha dalam hati.


Artha terdiam sambil menghempaskan tubuhnya di sofa ,menutup mukanya dengan kedua tangannya.


Artha masih pusing memikirkan suaranya yang tiba - tiba hilang ,suaranya itu modal utama seorang penyanyi,kepanikan di wajah Artha terlihat jelas .


Tapi kedatangan Linda membuat hati Artha begitu berbunga - bunga ,perasaan yang campur aduk tak terelakkan.


Artha menyadari kalau mulai tumbuh rasa suka kepada gadis ini.


Apalagi melihat Linda kemarin berdandan seperti itu,membuat Artha cemburu bila ada yang meminta foto bareng atau mendekati Linda.


Dan hari ini,di mana Artha sedang ada masalah Linda datang ke rumahnya ,membuat hati Artha bertanya-tanya ,apa Linda juga senang dengannya atau hanya karena ingin latihan saja dan memastikan bahwa Artha dalam keadaan baik,atau apa?

__ADS_1


Artha memandang Linda yang sedang melihat foto - foto di ruangan makan ,terlihat Linda dengan serius memandang foto kedua orang tua Artha.


"Ya itu papa Pri dan itu mama Ida," ucap Artha.


"Oh ... Kita latihan yuk ,sambil berbalik badan .


He ... ternyata Artha berdiri tepat di belakang Linda hanya jarak beberapa centimeter saja membuat Linda terpepet ke tembok.


Artha menatap Linda .


Kenapa kamu begitu perhatian denganku? ,dengan tangan Artha yang bersandar ke tembok seakan membuat Linda tak bisa bergerak dan sesak napas .


"Aku ... hanya ... mau latihan saja biar kita keliatan kompak dipanggung nanti ,"ujar Linda dengan terbata - bata.


Tatapan mata Artha seakan menembus mata Linda ,dan jantung Linda berdetak kencang,hembusan napas Artha membuat merah pipi Linda terlihat jelas.


Betul ... ?


Hanya mau latihan saja?,"tanya Artha.


Mbak Aulia yang sedang di dapur siap membawa minuman ,jadi terpaku melihat adegan itu dan mundur kembali ke dapur ,sambil mengibaskan napasnya ... uu .


"Wah ... apa Artha suka dengan Linda ?? .


Mbak Aulia hanya bisa diam sebentar.


Bagaimana kalau sampai pak Tirta tahu bisa runyam nih ?


Mbak Aulia sedikit kuatir.


"Ach ... sudahlah tidak usah terlalu aku kuatirkan ,"ucap mbak Aulia sambil berjalan kembali ke ruang tengah.


"Em ... suara mbak Aulia ,membuat Artha sadar bahwa ada orang lain yang memperhatikan mereka berdua.


Artha melonggarkan tangannya ,sedang Linda merasa haus seketika ,langsung Linda tenggak minuman sampai tandas .


Artha bergegas berjalan


ke arah piano dan mulai memainkan lagu tersebut.


Tampak Artha kesulitan terus di setiap nada tinggi.


Artha kesal sampai menggebrak tuts piano agak kencang,membuat Linda dan mbak Aulia kaget.


Linda menyarankan Artha ke dokter lagi besok ,Artha berdiri lagi melangkah ke arah Linda dan menariknya.


"Kenapa sih kamu perhatian banget ke aku ? Linda terasa pelukan Artha kali ini begitu kencang.


"Sekali lagi kamu perhatian ke Aku,aku tidak akan melepaskanmu,"ujar Artha.


"hem ... hem ... Hah ... Kamu sedang apa Artha ,"tanya mbak Aulia coba melepaskan Linda dari pelukan Artha.


"Ayo kita pulang saja ,Artha lagi ke sambet listrik kali sambil menarik tangan Linda.


Artha mengucek - ngucek rambut dan pipinya ,seakan bingung liat Linda ,yang mendadak digeret pulang oleh mbak Aulia, padahal Artha maksudnya gemas banget dengan tingkah Linda ,dan ingin sayangi gadis itu.


Mbak Aulia payah nih ,"ujar Artha kesal.


▪️


Sesampainya di rumah ,Linda melihat ayah memegang kepalanya,sepertinya mau berdiri tapi tak kuat,Linda langsung memapah ayah ke tempat tidur .


Karena sudah malam Linda rencana mau membawa ayah ke dokter besok pagi .


Esok paginya Linda dan ayah sudah berada di rumah sakit sambil menggandeng ayah ke dalam ,tidak sengaja Linda melihat wajah yang mirip Artha yang sedang berdiri di depan Linda sambil menelepon seseorang.


Linda tak perlu menghindar karena beliau tidak kenal Linda.


Linda hanya ingat wajahnya dari foto.


Sepertinya tebakan Linda benar ,ini pasti ayahnya Artha.


"Ya ... hallo dok ... iya bagaimana tolong saya lah dok?


"Kita kan sudah lama kenal,aku ingin Artha bisa menggantikan posisi aku di kantor ,ini kesempatan kalau dia sudah tak mungkin lagi nyanyi dengan kondisi suara seperti itu ... bantu aku dok ,"ungkap ayahnya Artha.


"Nanti aku akan kirim Artha ke singapore untuk operasi,tenang saja berapa biayanya akan aku transfer jangan kuatir ,supaya Artha biasa melupakan nyanyi - menyanyinya ok dok,"ucap ayahnya Artha.


Aku berpikir apa yang di maksud dengan pembicaraan ayahnya Artha itu,begitu baru sadar.


"Hah ... Linda kaget dan sedikit melirik ke arah ayahnya Artha yang berlalu dariku.

__ADS_1


"Tega benar ...," ujar Linda.


🔸️🔸️🔸️🔸️🔸️


__ADS_2