Zamrud Mistis

Zamrud Mistis
Bab.35 Alysia menerima cinta Adam


__ADS_3

Alysia masih sibuk di kantor ,minta tolong asistennya Cyntia untuk membawa beberapa contoh gambar dari gudang .


kring ... kring ...


Tiba - tiba ponsel berdering ,terlihat sekilas nama pak Adam.


Adam : hallo


Alysia : Sore pak


Adam : Sore ,gambar saya sudah siap


belum?


Alysia : Oh sudah pak .


Adam : Ok ,aku ke sana ya ,bisa kan?


Alysia : bisa pak.


Hubungan telepon itu terputus.


Alysia mempersiapkan segalanya ,contoh gambar sudah menumpuk di meja Cyntia.


Tidak berapa lama ,pak Adam sudah sampai dipelataran kantor.


Begitu cepatnya ,Alysia belum sempat makan siang perutnya kroncongan karena ke buru - buru menyelesaikan gambar taman punya pak Adam.


Seorang staf kantor memberitahukan bahwa ada tamu .


"Oh suruh masuk saja ya ,"perintah Alysia


tercium aroma harum sepanjang koridor .


laki - laki ini begitu harum ,Alysia bisa tahu ini pasti parfum mahal bisa tercium harumnya ke mana - mana.


Suara langkah sepatu terdengar jelas ,begitu juga detak jantung Alysia ,berpacu semakin kencang .


"Kenapa aku harus deg ... deg ya ,"ucap Alysia dalam hati.


Wajah kaku tapi keren ,itulah Adam potongan rambut model sekarang ,agak cepak di bawah telinga.


Alysia menarik napas panjang.


Cyntia hanya senyum - senyum saja .Cyntia paham liat Alysia kaya orang panik kena strum listrik .


"Sore ... Suara tegas berwibawa berdiri tegap di depan pintu.


Alysia masih diam saja.


Langsung Cyntia senggol tangan Alysia ,supaya sadar jangan bengong aja.


"Oh ...


"Silakan masuk!


Adam dengan senyum yang mempesona duduk di kursi dengan tenang,wajah keren dengan tatapannya sangat tajam.


"Bagaimana Alysia mana gambarnya," tanya pak Adam.


Alysia tersadar ,oh ... Alysia berjalan mendekat ke pak Adam ,semakin sesak dada Alysia mencium harum yang memabukkan itu.


Mabuk karena terpesona.


Alysia coba menjelaskan dan pak Adam denah taman ruang atas ,tanpak pak Adam juga serius mendengarkannya.


Sudah gambar ke 2 Alysia coba jelaskan.


Tapi tiba - tiba perut Alysia tidak bisa di ajak kompromi karena memang belum makan dari siang .


Perut Alysia terdengar berbunyi ,tidak bisa di sembunyikan lagi.


Pak Adam menunjuk ke perut Alysia .


Maaf aku belum sempat makan siang ,tapi tidak apa - apa kita lanjutkan saja pak jangan di pikirkan ya pak ,dengan wajah memelas memandang pak Adam.

__ADS_1


Pak Adam langsung meraih kunci di meja dan menarik Alysia ,tanpa kata ,sedang Cyntia hanya bengong saja .


Mau ke mana itu?


Alysia juga tak bisa bicara apa - apa.


Hanya bisa menurut mengikuti langkah kaki pak Adam .


Alysia seperti orang bego saja.


Baru di depan kantor Alysia tersadar.


"Pak !


"Kita mau ke mana ?


Dengan memandang Alysia ,pak Adam menunjuk perut Alysia kembali.


"Itu perlu diisi ,nanti sakit magnya," ujar pak Adam.


Membuat Alysia tersenyum geli melihat tingkah pak Adam.


"Pak saya tidak apa - apa ,nanti juga malam saya makan ," bantah Alysia.


"Masuk !


Mendengar suara pak Adam ,seperti tidak ada kekuatan untuk menolaknya.


Alysia terpaksa masuk ke mobil ,dan senyum - senyum sendiri .


"Kamu suka makanan apa ?


"Makanan indonesia atau barat ?," tanya Adam.


"Indonesia saja pak ,"ucap Alysia.


"Ok!


Kita siap meluncur ," ucap pak Adam.


Alysia belum pernah ke tempat itu didalamnya ada banyak burung hias juga taman yang cantik ,mereka membuat saluran air memanjang berisi ikan koi.


Alysia senang lihat pemandangan cantik itu.


Tiba - tiba seorang ibu yang sudah berumur kira - kira usianya 60 tahun ke atas menyapa Adam.


"Hei apa kabarnya kamu Dam?," sapa ibu tua itu.


"Baik bu ?


"Ini sapa ,memandang ke arahku," tanya ibu tua itu.


"Ini ...


"Ya sudah tidak usah di jawab ,bu tua itu mengerti ."Ya ... ayo mau makan apa tinggal pesan aja.


Alysia salah tingkah .


"Ayo duduk ,kok berdiri aja ," tegur pak Adam.


"Yo ... mau makan apa ?


Pak Adam memandang aku ?


"Eh ... makan soto ayam saja ,biar saya pesan sendiri ," ucap Alysia.


Alysia coba bangun dan baru beberapa kaki melangkah tiba - tiba tangan Alysia dipegang kuat oleh pak Adam.


"Mau ke mana ?


"Mau pesan soto! ,"ucap Alysia.


"Duduk !,biar aku yang panggil mereka,"ujar pak Adam .


"Aduh lupa semua tas ,ponsel ," ucap alysia.

__ADS_1


"Sudah makan dulu ,ok !," ujar pak Adam.


Pak Adam memanggil pelayannya dan memesan soto ayam dan satai untuk dirinya.


Makanan itu sudah ada di hadapan mereka.


"Ayo silakan di makan ,"ujar pak Adam.


Karena lapar makanan itu tidak tersisakan alias tandas.


Pak Adam tersenyum melihat mangkuk yang kosong .


"Terima kasih pak ," ucap Alysia .


Pak Adam membuka sebuah kotak kecil dari tas kecilnya ,ternyata isinya beberapa batang rokok dan langsung mengisapnya.


"Al ... terdengar suara pak Adam ,memanggil Alysia perlahan.


Ya pak !


"Mulai hari ini kamu jangan panggil saya pak ya .


"Panggil saya Adam saja ," ucap Adam.


"Oh ... kenapa ?," tanya Alysia.


"Karena ... karena aku suka sama kamu Al," ujar Adam.


"Ach bapak bercanda aja ,"ucap Alysia dengan muka memerah malu.


"Aku bicara serius aku 'ga suka bertele - tele ," ucap Adam.


"Kamu suka tidak sama saya ?


Alysia yang di tanya seperti itu ,panik dan rasanya mules perutnya seketika,karakter Adam yang spontan begitu membuat adrenalin Alysia terpacu dengan cepat .


Adam menatap Alysia seakan meminta jawaban dan keputusan tegas seperti sedang di sidang petugas polisi.


Sepertinya Alysia harus siap dengan sikap Adam yang suka terang - terangan ungkap perasaannya.


Sebenarnya Alysia sudah suka dengan Adam dari awal bertemu ,sudah kagum dengan foto - foto penghargaannya yang terpajang di ruangnya sewaktu Alysia datang berkunjung untuk tugas land scape.


Tetapi ,tidak berharap secepat kilat untuk dapat ungkapan cinta Adam.


Beda dengan Frans menyediakan surprise untuk mengungkapkan perasaannya.


Walau akhirnya tidak jadi.


Adam jauh dari kata romantis ,tidak ada acara kejutan atau hadiah.


"Kok diam! ayo jawab dong ,"ujar Adam dengan suara sedikit di turunkan sambil melihat ke sebelah bangku.


Takut ada yang liat dengan suara seperti berbisik .


"Huk ... Tenggorokan Alysia terasa susah menelan ludahnya sendiri.


Alysia tertawa gemas liat Adam seperti itu.


"Aku benar - benar jatuh cinta sama kamu dan aku tidak bisa tidur memikirkanmu setiap hari ,perasaanku tersiksa ,dengan suara seperti berbisik,tiba - tiba tangan Alysia di pegangnya.


Dengar Al ... Aku tulus mencintaimu.


Sambil melihat lagi ke bangku sebelahnya.


"Pasti kamu pikir aku konyol banget seperti ini ,"ujar Adam.


"Ok ... Karena ini di tempat umum seperti ini cukup kamu menganggukkan kepalamu jika kamu menerimaku.


Adam menunggu jawaban Alysia sambil memegang tangan Alysia ,memandang mesra Alysia .


Anggukan perlahan kepala Alysia ,menandakan cinta tak bertepuk sebelah tangan.


Adam bisa bernafas lega sekarang .


"Ayo kita pulang ke kantor ,sambil terus menggenggam tangan Alysia ,seakan enggan dilepaskan.

__ADS_1


------\_\_\_\_\_-----


__ADS_2